Usai Kios Pasar Kuripan Dibongkar, Pemkot Banjarmasin Incar Ruko dan TPS Veteran BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin

Demonstrasi Ricuh, Pedagang Emas Grogol Waspada

- Apahabar.com Rabu, 22 Mei 2019 - 14:58 WIB

Demonstrasi Ricuh, Pedagang Emas Grogol Waspada

Seorang pedagang emas di Pasar Grogol Jakarta Barat, Rabu (22/5). Pedagang mengaku waspada dengan tidak mengeluarkan stok dagangan secara penuh setelah kericuhan yang terjadi kemarin. Foto – Antara/Abdu Faisal

apahabar.com, JAKARTA – Pedagang emas di Pasar Grogol, Jakarta Barat, mengaku waspada setelah kericuhan yang terjadi saat demonstrasi di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pada Selasa (21/5/2019).

“Kami sekarang tidak mau mengeluarkan banyak barang, takutnya kenapa-kenapa. Biasanya stok penuh, tapi sekarang setengah,” ujar pedagang emas, Reza, di Jakarta, seperti dikutip Antara, Rabu (22/5/2019).

Baca Juga: Kominfo Minta Warganet Tidak Sebarkan Ujaran Kebencian

Reza mengatakan tindakan tersebut untuk mengantisipasi situasi yang tidak diinginkan seperti penjarahan dan perampokan. “Ini juga sudah mau tutup. Memang sih pendemo belum ke sini, tapi waspada saja,” ujar Reza.

Kepala Pasar Grogol, Sri Yati mengatakan sebagai langkah antisipasi, pengurus sudah menyampaikan surat edaran keamanan terpadu di antaranya dengan koordinator lingkungan, bongkar muat, parkir, pedagang, dan kebersihan terkait keamanan pasca demonstrasi yang ricuh pada Selasa (21/5).

“Kami sudah kumpulkan toko, pedagang, dan lingkungan. Kami juga koordinasi dengan wilayah Kapospol dan Bimas yang selalu siap selama 4 hari mulai 21 Mei 2019,” ujar Sri Yati.

Untuk saat ini, Sri yakin pedagang sudah mengerti, kompak dan siaga dengan jadwal piket yang ada.

Dalam sehari, menurut Sri, ada dua regu keamanan dalam yang siaga 1×24 jam. Selain itu, belajar dari tragedi 98, para pedagang yang rumahnya dekat pasar juga siap siaga mengamankan pasar dari tindak penjarahan dan pencurian.

“Kalau dulu, yang siaga malah pedagang-pedagang yang mengamankan pasar,” ujarnya.

Sri mengatakan transaksi pasar berlangsung normal setelah demonstrasi anarkis di Jakarta pada Selasa (21/5).

“Tidak ada gangguan keamanan, semua masih normal-normal saja,” ujar Sri.

Sri mewanti-wanti masyarakat lebih bertindak cerdas agar tidak terhasut pihak-pihak berkepentingan tertentu sehingga meresahkan keamanan dan ketertiban.

“Kita jangan melebih-lebihkan hingga terbentuk opini publik berlebihan karena saya rasa saat ini masyarakat sudah sadar politik,” ujar Sri.

Baca Juga: Moeldoko: Ada Kelompok Pendompleng Ingin Perkeruh Situasi

Editor: Aprianoor

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Nasib Nuril Kini Tergantung PK
apahabar.com

Kalsel

22 Juli, Pendaftaran Seleksi Calon Guru Penggerak Ditutup
Covid-19

Nasional

Kasus Kematian Capai Puluhan Ribu, Satgas Ingatkan Covid-19 Bukan Konspirasi
apahabar.com

Nasional

Polisi Pastikan Keamanan Rumah Korban Tsunami yang Ditinggal Mengungsi
apahabar.com

Nasional

Buruan, Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 5 Telah Dibuka Hari Ini
apahabar.com

Nasional

Jokowi Berikan Target Kepada Menteri untuk 100 Hari Kerja
apahabar.com

Nasional

Menahan Pastikan Pemindahan Ibu Kota Sudah Melalui Kajian Strategis
apahabar.com

Nasional

Tiga Faktor Penyebab Longsor Sukabumi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com