Viral Korban Banjir Kalsel Lahirkan di Jukung, Nama Anaknya Unik Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Banjir Kalsel Makan Korban Lagi, Bocah Hilang di Siring Banjarmasin Di Balikpapan, Ayah Ditangkap Gegara Anak Jual Tisu Link Live Streaming Mata Najwa Malam Ini, Kupas Tuntas Banjir Kalsel

Di Meratus, Etnomusikolog asal California Teliti Alat Musik Tradisional

- Apahabar.com Sabtu, 18 Mei 2019 - 17:25 WIB

Di Meratus, Etnomusikolog asal California Teliti Alat Musik Tradisional

TEKS: Kawasan Meratus kian terancam seiring rencana sejumlah perusahaan batu bara melakukan ekspansi pertambangan mereka. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Selain sumber daya alam yang melimpah, Kalimantan Selatan (Kalsel) juga dikenal dengan kekayaan seni dan budayanya.

Tak jarang, wisatawan dan para peneliti dari penjuru dunia datang untuk melakukan penelitian. Seperti yang dilakukan oleh Etnomusikolog asal California, Amerika Serikat, Palmer Keen.

Dalam penelitiannya, Palmer menjatuhkan pilihan di sejumlah wilayah. Meliputi, Tabalong (Upau), Balangan (Kapul/Halong), Hulu Sungai Selatan (Loksado dan Malinau), dan Hulu Sungai Tengah (Barikin).

Secara seksama, Palmer mengamati sejumlah alat musik tradisional, seperti Kalangkupak, Sentekong, Kalimpat, Kurung-Kurung, Gamalan Banjar dan Musik Panting.

Tak ada kesulitan selama proses pencarian data. Baik dari masyarakat maupun mencermati setiap bunyi dari musik tersebut.

“Masyakarat Dayak Meratus sangat terbuka dan welcome,” jelas Palmer saat menggelar diskusi publik di Banjarmasin, Jumat (17/5) kemarin.

Melalui program Aural Archipelago, Palmer berkeliling nusantara melakukan riset etnomusikologi terhadap musik nusantara.

Menurutnya, musik tradisional adalah musik yang hidup di masyarakat secara turun temurun dipertahankan sebagai sarana hiburan.

Selain untuk berbagai kepentingan masyarakat, musik tradisi dinilai perlu dikaji secara ilmiah menurut ilmu pengetahuan dengan tujuan mengetahui ilmu di balik pertunjukan dan perwujudan kesenian.

Begitu pula yang dilakukan oleh Palmer Keen selama ini. Sudah lebih dari 100 musik nusantara yang telah didokumentasikannya.

Melihat, mendengar dan mencatat (merekam) merupakan upaya para etnomusikolog memosisikan sejumlah musik tradisi yang masih hanya dinikmati oleh masyarakat pemiliknya saja, tanpa bisa diketahui dan diminati oleh masyarakat yang lebih luas.

Baca Juga: Etnomusikolog Asal California Terpukau dengan Keindahan Pegunungan Meratus

Baca Juga: Hardiknas 2019, Potret Buram Pendidikan di Meratus

Baca Juga: Masyarakat Adat Dayak Meratus Kabupaten Tapin Akhirnya Luluh

Baca Juga: Save Meratus, Dosen UGM Ingatkan Peran Masyarakat

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Arus Balik, Polisi Paringin Pantau Distribusi BBM
apahabar.com

Kalsel

Wacana Kunker Berjemaah ke Luar Negeri Dibantah Anggota Dewan
apahabar.com

Kalsel

Pengamat: Revisi Perda Minol di Banjarmasin Tak Penuhi Dua Aspek
apahabar.com

Kalsel

Waspada, Cuaca Buruk Meliputi 8 Wilayah Kalsel Hari Ini
Polres Tanbu

Kalsel

Polres Tanbu Ungkap 405 Kasus, Pencurian Kabel PJU Paling Menonjol
apahabar.com

Kalsel

Hari Ini, Hibah Majelis Taklim di Kotabaru Dipastikan Cair!
apahabar.com

Kalsel

Lewat Literasi Media, Masyarakat Dituntut Mengevaluasi Penyiaran
apahabar.com

Kalsel

Membangun Sinergitas, ‘Nette Boy’ Buka Puasa Bersama Masyarakat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com