UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar

Sempat Kejar-kejaran, Enam Anjal di Banjarmasin Dijaring Pol PP

- Apahabar.com Minggu, 12 Mei 2019 - 02:29 WIB

Sempat Kejar-kejaran, Enam Anjal di Banjarmasin Dijaring Pol PP

Sejumlah anak jalanan dan pengamen yang diamankan dalam operasi penertiban dibawa ke kantor Satpol PP Banjarmasin, Minggu (12/5) dini hari. apahabar.com/Riyadh

apahabar.com, BANJARMASIN – Aksi kejar-kejaran antara petugas Satpol PP dan sejumlah anak jalanan (anjal) mewarnai operasi penertiban di sejumlah wilayah Banjarmasin, Minggu (12/5) dini hari.

Kalah cepat dengan petugas, sedikitnya enam anjal diamankan. Umumnya mereka adalah anak di bawah umur.

Pantauan apahabar.com, empat di antaranya diamankan di kawasan Sabilal Muhtadin. Sementara, sisanya di kawasan Jalan Antasari.

“Kegiatan malam ini upaya kami menegakkan Perda K4 nomer 14 tahun 2015,” terang Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian Satpol PP Banjarmasin, Noor Fahmi Arif Ridha kepada apahabar.com.

Para anak jalanan yang tertangkap rupanya adalah muka lama. “Mereka sudah sering terkena razia sebelumnya,” terang Noor.

Empat anjal di Sabilal merupakan satu keluarga. Sementara, sisanya di kawasan Antasari adalah pengamen.

Mereka hanya bisa pasrah diamankan saat tengah beristirahat di bahu jalan kawasan Sabilal. Kemudian digiring ke kantor Satpol PP untuk pendataan. Selanjutnya menuju rumah singgah guna pengarahan oleh Dinas Sosial.

Selain anjal, sejumlah tukang becak-becak yang ada di Jalan Ahmad Yani mendapat teguran karena melanggar ketertiban umum. Di sana, spanduk-spanduk yang telah lewat masa izin berlakunya juga ditertibkan.

“Kawasan ini (Ahmad Yani) harus steril dari tukang becak,” jelas petugas.

Secara keseluruhan, Noor mengklaim kegiatan para anjal di bulan suci ini mulai berkurang. “Semoga Dinas Sosial bisa memberikan pembinaan dengan baik agar mereka tak tertangkap lagi,” jelasnya.

Adapun operasi tersebut, kata Noor, guna menciptakan Kebersihan, Keindahan, Ketertiban dan Kesehatan Lingkungan, terutama saat Ramadan. Sasarannya memang gelandangan dan pengemis.

Reporter: AHC07
Editor: Fariz F

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hasil SBMPTN ULM Diumumkan, Simak Langkah Selanjutnya
apahabar.com

Kalsel

Buron Pencurian Toko di HSU Berhasil Diringkus Tim Buser
apahabar.com

Kalsel

Jalur Mandiri ULM, Fakultas Kehutanan Sepi Peminat
apahabar.com

Kalsel

Melihat Potensi Ekonomi, KEIN Kunjungi Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Lagi, Kabut Asap Lumpuhkan Syamsudin Noor
apahabar.com

Kalsel

Tak Nyambung Saat Diperiksa, Pembakar Lahan di Banjar Bakal Tes Kejiwaan
apahabar.com

Kalsel

Masyarakat Peduli Api PT JGB Amankan DAS dan IPPKH dari Karhutla
apahabar.com

Kalsel

Sowan ke Guru Danau, Ansharuddin: Beliau Seperti Orang Tua Saya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com