Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Dinsos Bangkitkan Usaha Madu Kelulut dan Lebah Meratus di Balangan

- Apahabar.com Minggu, 26 Mei 2019 - 10:50 WIB

Dinsos Bangkitkan Usaha Madu Kelulut dan Lebah Meratus di Balangan

Produk madu Kelompok Bersama (KUBE) Ajung Mandiri, Desa Ajung, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan. Foto-apahabar.com/AHC08

apahabar.com, PARINGIN – Berkat Bantuan Sosial Kelompok Usaha Bersama (KUBE) binaan Dinas Sosial Kabupaten Balangan, madu kelulut dan madu lebah pegunungan Meratus bisa dinikmati masyarakat.

Madu Kelulut dan Madu Lebah yang dikelola oleh Kelompok Bersama (KUBE) Ajung Mandiri, Desa Ajung, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan ini memiliki keistimewaan tersendiri dibanding madu sejenis.

Baca Juga: Permudah Pengurusan Tanah, BPN Tapin Luncurkan Program ‘LIMIT’

Selain dikemas secara apik dan telah mengantongi izin dari Dinas Kesehatan berupa nomor PIRT, juga berasal dari Kelulut dan Lebah yang hidup dengan memakan nektar bunga tanaman dari pegunungan Meratus langsung.

“Khasiat madu pegunungan Meratus, ini telah lama kami ketahui secara turun temurun bagi orang Dayak Pitap,” kata Ketua Kelompok Usaha bersama Ajung Mandiri, Martin.

apahabar.com

Ketua Kelompok Usaha bersama Ajung Mandiri, Martin menjelaskan perihal produk madu mereka. Foto-apahabar.com/AHC08

“Sebelumnya, para tetua adat kami di sini mengambilnya secara langsung di alam. Belum ada yang membudidayakannya. Namun, semenjak mendapat pengetahuan dari pemerintah daerah, terutama Dinas Sosial Kabupaten Balangan mulai tumbuh kesadaran untuk membudidayakannya. Lebih penting lagi, ternyata ini bisa meningkatkan ekonomi kerakyatan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Balangan menyampaikan melalui Kasi Penanganan Fakir Miskin dan Perkotaan Herry bahwa kelompok usaha bersama ini merupakan upaya pemerintah untuk menumbuhkan kesempatan bagi masyarakat prasejahtera untuk memiliki usaha. Dengan adanya usaha ini, diharapkan menjadi jalan mereka menjadi sejahtera.

“Masyarakat harus paham, KUBE ini adalah milik mereka, sebagai milik pribadi maka tentu ada harapan untuk melestarikannya.

Jatuh bangun dalam mengembangkan usaha adalah hal yang biasa, tidak ada usaha yang langsung jadi. Yakini dan jalani, maka ini pasti akan membawa perubahan,” tutupnya.

Baca Juga: Tradisi Menarik di 21 Ramadan, Desa Kahakan Gelar ‘Batatarangan’

Reporter: Ahc08
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Giliran AMPI Batola Bantu Korban Kebakaran Baliuk
apahabar.com

Kalsel

13 ASN Sekretariat DPRD Tala Terpapar Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Sejarah Amerongen (2); Kampung Eropa di Banjarmasin yang ‘Terlupakan’
apahabar.com

Kalsel

Pemkab Balangan Antusias Sambut Tour Pariwisata Pemko Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Geger Speed Boat Terbakar di Jembatan Dewi

Kalsel

Sekolah Tatap Muka di Tapin Tunggu Status Zona Covid-19 Berubah
apahabar.com

Kalsel

Kluster Gowa Muncul Lagi, Tambah Positif Covid-19 di Batola
Banjir

HST

Bupati Barito Utara Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir HST
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com