Waspada, Potensi Hujan Disertai Angin Kencang Ancam 9 Wilayah Kalsel Kanwil Kemenkum HAM Kalsel Dorong UMKM Bentuk Perseroan Perseorangan Catat, Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Banjar Berhadiah Umrah Longsor di Maradapan Pulau Sembilan Kotabaru, Puluhan Rumah Terdampak Aksi Heroik Bripka Aan Kotabaru Bantu Ibu Melahirkan di Ambulans

Dituduh Makar, Kivlan Zen Laporkan Balik Pelapornya

- Apahabar.com     Sabtu, 11 Mei 2019 - 17:50 WITA

Dituduh Makar, Kivlan Zen Laporkan Balik Pelapornya

Kuasa hukum Kivlan Zen, Pitra Romadoni, memberikan keterangan usai membuat laporan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Sabtu (11/5/2019). Foto-Antara/Dyah Dwi

apahabar.com, JAKARTA – Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen melaporkan balik pelapornya seorang wiraswasta bernama Jalaludin atas dugaan tindak pidana pengaduan palsu.

“Sudah diterima dengan baik oleh pihak SPKT Bareskrim Mabes Polri terhadap laporan Saudara Jalaludin terhadap Kivlan Zen, telah resmi kami lapor balik dengan Pasal 220 KUHP Jo 317 KUHP tentang keterangan palsu,” ujar kuasa hukum Kivlan Zen, Pitra Romadoni, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, seperti dilansir Antara, Sabtu (11/5/2019).

Barang bukti yang diserahkan antara lain video orasi Kivlan Zen, berita di media arus utama serta pernyataan Kivlan Zen dalam tulisan tangan terkait tidak pernah melakukan upaya makar.

Menurut Pitra, kliennya tidak melakukan dugaan makar karena tidak melakukan hal yang memenuhi unsur makar, di antaranya menggerakkan setengah rakyat Indonesia dan berupaya menggulingkan presiden.

Baca Juga: Pengamat Hukum Duga Penetapan Tersangka Makar Bernuansa Politik

Baca Juga: Buntut Seruan ‘People Power’, Eggi Sudjana Tersangka

Dalam video yang berisi orasi Kivlan Zen, tutur dia, merdeka yang disebut dapat berupa memerdekakan pikiran atau merdeka dari tekanan.

Pihaknya mengaku curiga video yang digunakan sebagai barang bukti laporan terhadap Kivlan Zen telah dipotong sehingga tidak menunjukkan orasi secara utuh.

Diketahui Kivlan Zen dilaporkan seorang wiraswasta dengan nomor laporan LP/B/0442/V/2019/BARESKRIM atas dugaan tindak pidana penyebaran berita bohong (hoaks) UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 dan/atau Pasal 15 terhadap keamanan negara/makar UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 107 juncto Pasal 87 dan/atau Pasal 163 bis juncto Pasal 107.

Bareskrim Polri telah melayangkan panggilan kepada Kivlan untuk pemeriksaan pada Senin (13/5).

Baca Juga: Dituding Dalang Kerusuhan ‘98, Wiranto Tantang Prabowo dan Kivlan Zen Sumpah Pocong

Baca Juga: Kerusuhan di Rutan Siak, Satu Polisi Tertembak!

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Polres Sintang Amankan Ribuan Batang Kayu Durian
Rekening Rp120 T

Nasional

Soal Rekening Rp120 T Sindikat Narkoba, DPR Bakal Panggil BNN

Nasional

Putra Ahok Balik Laporkan Ayu Thalia ke Polisi

Nasional

PPATK: Sumbangan Rp2 T Akidi Tio Hampir Dipastikan Bodong
apahabar.com

Nasional

Azis Syamsuddin Tersangka Dugaan Suap Terancam Hukuman Hanya 5 Tahun Penjara
apahabar.com

Nasional

Jokowi Sambangi Kalsel, Fazlur Rahman: Bentuk Perhatian Terhadap Banua

Nasional

Gus Yahya Sebut PWNU Kalsel Dukung Dirinya Jadi Ketum PBNU

Nasional

Menjelang Libur Panjang, BNPB Minta Warga Hindari Kerumunan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com