H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel Polda Kaltim Gagalkan Peredaran Sabu 6 Kg di Samarinda dan Balikpapan Banjarmasin Resmi Perpanjang Tanggap Darurat Banjir, Kecamatan Timur Terparah! Resmi! Banjarmasin Berlakukan Pembatasan Transisi Mulai Hari Ini Dear Korban Banjir Kalsel, Posko untuk Gugat Gubernur Sahbirin Segera Dibuka!

Dua Kali Razia, Warung Sakadup di Cendana Selalu Lolos

- Apahabar.com Selasa, 14 Mei 2019 - 13:57 WIB

Dua Kali Razia, Warung Sakadup di Cendana Selalu Lolos

Petugas mendapati warung nasi di Jalan Kinibalu berjualan di siang bolong selama Ramadan. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Dua kali merazia kawasan Jalan Cendana,  Banjarmasin Utara, Selasa (14/5), jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (PP) harus pulang dengan tangan hampa. Tak satupun petugas mendapati warung nasi di Jalan Kinibalu berjualan di siang bolong selama Ramadan.

“Kita bergerak sesuai laporan masyarakat. Di sana (Jalan Cendana) tadi masih seperti kemarin. Ada indikasi buka. Tapi saat didatangi tertutup rapat,” ujar Kepala Bidang Penegakkan Satpol PP Banjarmasin Mulyadi di sela razia kepada apahabar.com.

Meski begitu, dalam operasi penertiban hari pertama kemarin, satuan penegak Perda itu mendapati warga yang membungkus makanan di sana.

Makanan yang dibeli pun disita. Sementara, pengunjungnya mendapat peringatan keras dengan penyitaan KTP. Selain itu aparat juga mengendus adanya aktivitas masak-memasak.

“Seperti laporan masyarakat, warung nasi di jalan Cendana itu ada indikasi melayani warga pada siang hari selama Ramadaan,” ungkap dia.

Razia sendiri dimulai pukul 10.00. Menyasar enam warung yang berada di penjuru Kota Seribu Sungai.

Saat razia, petugas juga menemukan banyak makanan siap saji di dalam sebuah rumah makan. Tetapi pengelola berdalih belum menjualnya kepada pengunjung.

Di simpangan Jalan Sungai Biru petugas menemukan rombong atau gerobak bubur. Juga, di pasar Teluk Dalam. Di sana kebanyakan pengelola mengaku masih memasak. Kemudian baru dijual sore nanti.

Hasil dari giat Ramadan, aparat Satpol PP mengamankan pemilik rombong bubur di Jalan Sungai Biru dan pengelola warung di Jalan Kinibalu.

Menurut dia, personel Pol PP akan terus dikerahkan untuk menyisir tempat-tempat yang digunakan untuk memfasilitasi orang tidak berpuasa untuk makan di siang hari di warungnya.

Jika yang sudah ditertibkan masih juga kedapatan, petugas bakal membawa semua barangnya untuk disidangkan. “Karena sudah melanggar Perda 4 tahun 2005 tentang Ramadan dan kurungan 3 bulan serta denda Rp 50 juta,” jelas dia.

Sebagai pengingat, sebelum memasuki bulan suci, pemerintah daerah sudah melayangkan pemberitahuan ke pemilik dan pengelola rumah makan. Untuk tutup dari pagi hingga pukul 17.00 sore. Sementara untuk pasar Ramadan bisa buka sejak pukul 16.00 sore.

Baca Juga: Ramadan di Madinah, Rahmat Andy Diperebutkan Warga

Baca Juga: Hukum Puasa Ramadan bagi Pekerja Berat

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz F

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kembalikan Berkas ke Golkar, PDIP Usung Dua Calon Pendamping Birin
apahabar.com

Kalsel

Peduli Lingkungan, Relawan FKH Punguti Tusuk Pentol
apahabar.com

Kalsel

Sengketa Lahan RS Sultan Suriansyah, PN Banjarmasin Tolak Gugatan Warga
apahabar.com

Kalsel

PSC 119 RSUD Sultan Suriansyah Siapkan Layanan Panggil
Hutan Adat Kalsel

Kalsel

Tak Kantongi SK, Hutan Adat Kalsel Masih Terganjal Perda
apahabar.com

Kalsel

Tak Diusung PDI Perjuangan di Pilgub Kalsel, Muhidin: Maka Hatiku Sangat Sakit!
apahabar.com

Kalsel

Kronologis Lengkap Dugaan Percobaan Pembakaran Istri di Basirih Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Fraksi PKS DPRD Banjarmasin Sisihkan Gaji Lawan Corona
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com