Viral Jembatan Alalak II Patah Akibat Macet Parah, Cek Faktanya Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu

Dugaan Penggelembungan Suara, KPU Banjar Jemput Petugas PPK Karang Intan

- Apahabar.com Jumat, 10 Mei 2019 - 02:53 WIB

Dugaan Penggelembungan Suara, KPU Banjar Jemput Petugas PPK Karang Intan

Ketua KPU Kalsel, Sarmuji beserta KPU Kabupaten Banjar mencari kekeliruan suara pemilih saat rapat pleno rekapitulasi suara tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Hotel Rattan Inn, Jumat (10/5) malam. apahabar.com/Bahaudin

apahabar.com, BANJARMASIN – Rapat pleno rekapitulasi suara tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Hotel Rattan Inn, Jumat (10/5) dini hari, kembali mengalami penundaan.

Musababnya, terdapat partai yang merasa dirugikan dengan adanya dugaan pengurangan sekaligus penggelembungan suara.

Penundaan dilakukan lantaran berkas DA1 PPK Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar dan seluruh saksi parpol tidak sesuai.

Rencananya rapat bakal kembali dibuka pukul 02.20 Wita, sembari KPU Banjar menjemput petugas PPK Karang Intan. Guna mengetahui berkas laporan hasil pleno tingkat kecamatan itu.

“Kita akan ketemu lagi pukul 02.30 Wita atau pending 2 jam. Ini menunggu KPU Banjar menjemput petugas PPK Karang Intan,” ujar Ketua KPU Kalsel, Sarmuji sebelum mengetuk palu persidangan.

Partai yang merasa keberatan adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Partai besutan Muhaimin Iskandar ini merasa dirugikan dengan adanya pengurangan sekaligus pengelembungan suara terhadap calegnya di satu daerah pemilihan (dapil).

“Sebenarnya untuk kesalahan input tersebut hanya di lingkup internal KPU saja, antara DA1 kecamatan Karang Intan dengan DB1 (Pleno tingkat kabupaten) Kabupaten Banjar,” terang Sekretaris DPW PKB Kalsel, Hormansyah.

Meski begitu, kata dia, untuk jumlah total suara PKB secara keseluruhan tidak ada perubahan yang berarti. Hanya saja sejumlah caleg yang suaranya tergerus merasa merugi.

“Suara kita di PKB tidak berubah, tetapi hanya ada penggelembungan di salah satu caleg kita nomor urut 4 sekitar 400 suara untuk caleg nomor urut 1,” ucapnya.

Tak sampai di situ, Bawaslu Kalsel setidaknya menemukan sejumlah kejanggalan tentang rendahnya tingkat suara tidak sah untuk pilpres dibanding pemilihan DPD dan DPRD.

Kendati demikian, pemilihan dianggap tidak sinkron dengan bukti DA1 milik para saksi parpol dan lainnya yang merupakan salinan dari kecamatan.

Oleh karenanya, Komisioner KPU Kalsel Hatmiati meminta KPU Kabupaten Banjar untuk menghadirkan PPK Kecamatan Karang Intan guna menyelesaikan kekeliruan dan kesalahan.

“Kita meminta jemput PPK Karang Intan. Dan tunggu sekitar 2 jam untuk menjelaskan kekeliruan ini,” ungkapnya.

Secara keseluruhan, rekapitulasi Pemilu Kabupaten Banjar merupakan perhitungan terakhir di pleno yang telah menginjak hari ketiga ini.

Sebelumnya, KPU telah merampungkan pleno 11 kabupaten dari total 13 daerah dalam rapat rekapitulasi suara di Ballroom Calamus, Hotel Rattan Inn Banjarmasin itu.

Pada penghitungan suara Kabupaten Kotabaru sendiri, sempat beberapa kali diskors lantaran hujan interupsi dari saksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

RS Bhayangkara Banjarmasin Kini Punya PCR, Sanggup 360 Sampel per Hari
apahabar.com

Kalsel

New Normal, Rumah Ibadah di Banjarmasin Akan Segera Dibuka
Tabrakan Frontal di Tamban, Empat Korban Terpental

Kalsel

Tabrakan Frontal di Tamban, Empat Korban Terpental
apahabar.com

Kalsel

Bayi Lahir Tanpa Anus di HST Butuh Uluran Tangan
apahabar.com

Kalsel

Pria Tewas Diduga Usai Berhubungan Seks di Hotel Herlina Banjarbaru, Keluarga Buka Kejanggalan
apahabar.com

Kalsel

Gadis Muda di Balangan Tertangkap Nyabu Bersama 2 Pria
apahabar.com

Kalsel

Kabar Baik, Tanbu Tambah Pasien Sembuh dari Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Polda Kalsel Buat Video Tutorial Ujian SIM
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com