Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Gelar SOTR, BPK Banjarmasin Berupaya Ubah Stigma Masyarakat

- Apahabar.com Minggu, 19 Mei 2019 - 10:23 WIB

Gelar SOTR, BPK Banjarmasin Berupaya Ubah Stigma Masyarakat

Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina saat melepas ratusan BPK di acara Sahur On The Road. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Fakta mengenai Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Kota Banjarmasin yang mengejar informasi kebakaran dengan  mengindahkan peraturan lalu lintas berakibat terciptanya stigma negatif dan diskriminasi di masyarakat.

Demi mengubah stigma negatif, BPK sedari pukul 00.00 Wita menyerbu Jalan Veteran atau di depan pangkalan militer Koramil 1007-01 Banjarmasin Timur, Minggu (19/5).

Keberadaan mereka di sana bukan untuk memadamkan kebakaran. Namun diarahkan melakukan Sahur On The Road (SOTR) yang diperuntukkan untuk warga Banjarmasin.

Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina membuka sekaligus melepas ratusan peserta BPK dengan memukul beduk dan mengibarkan bendera start.

Sebelum melepas secara resmi, Ibnu mengakui sangat mengapresiasi kegiatan SOTR yang digagas oleh Kodim 1007/Banjarmasin beserta jajaran ini.

Baca Juga: SOTR Ala Kalsel Mengaji

Menurutnya, dalam kegiatan tersirat manfaat yang sangat besar bagi anggota BPK dan warga yang ingin menjalani ibadah puasa Ramadan 1440 Hijriah.

“Kita biasa melihat BPK mengejar kebakaran, namun saat ini mereka konvoi dengan rapi, mudahan-mudahan SOTR bisa memberi contoh yang baik kepada warga untuk menjaga keamanan dan ketertiban dan kedamaian kota Banjarmasin selama bulan Ramadan,” ujar Ibnu.

Tradisi membangunkan orang untuk bersahur dengan metode begini, bagi Ibnu lebih menciptakan suasana yang religius dibandingkan mekanisme lainnya.

Sebab dengan adanya kolaborasi antar elemen masyarakat dengan cara tradisional seperti ini bisa terus menerus dilestarikan. Hal demikian bisa masuk dalam kalender event pariwisata religi Provinsi Kalimantan Selatan.

“Dengan kegiatan SOTR bisa menciptakan suasana silaturahmi, semoga saja ke depan bisa menjadi agenda event wisata tahunan sekaligus menjadi tradisi di level Provinsi Kalsel,” terangnya.

Sementara itu, Dandim 1007/Banjarmasin, Letkol Inf Nofid Arif dalam kegiatan ini bertujuan ingin menimbulkan wajah positif dari jajaran BPK se-Kota Banjarmasin. Selama duduk sebagai Dandim, ia telah banyak mendengar keluhan masyarakat terkait tingkah laku petugas BPK.

“Kita ingin merubah pola pikir masyarakat yang menanggapi BPK kurang baik. Jadi kita ingin mendorong sisi baiknya, dengan menggelar konvoi dengan rapi dan mengikuti anjuran berlalu lintas.

Baca Juga: Kemenag Kalsel Masukkan 71 Calon Haji Cadangan

Dia kembali menegaskan bahwa petugas BPK bukanlah sesuatu yang menakutkan. Mereka sangat mudah diatur. Makanya, dengan kegiatan ini diharapan bisa masuk dalam jajaran event pariwisata religi Kota Banjarmasin tahun 2020.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Mulai Februari, Pameran Pusaka Rasulullah di Martapura Digelar 20 Hari
apahabar.com

Kalsel

Tengahi Sengketa PT. BIB dan LMMD, Pemkab Tanbu Bentuk Tim Terpadu
apahabar.com

Kalsel

Gerak Cepat, Feri Pembawa Ambulans di Kotabaru Langsung Didisinfektan
apahabar.com

Kalsel

Tracking Klaster Gowa Kembali Jaring 3 Positif Covid-19 di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Hanya Dalam Sehari, Dua Truk Renggut Nyawa Kades dan Ojek
apahabar.co.

Kalsel

Polda Kalsel Gelar Tes Psikologi Tahap II Penerimaan Tamtama Polri 2020
apahabar.com

Kalsel

Geger, Sesosok Mayat Membusuk di Komplek Perkebunan Sawit PTPN XIII Pelaihari
apahabar.com

Kalsel

Pemkab Batola Berbagi 16 Sapi Kejutan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com