Ribuan Warga Terdampak Banjir Mengungsi di Masjid Al-Karomah Martapura Bantu Evakuasi Korban Banjir, Pemprov Kalteng Kirim Relawan ke Kalsel Legislator Kalsel: Banjir Dahsyat dan Longsor Akibat Alih Fungsi Hutan Meski Cedera, Messi Tetap Ingin Main di Final Piala Super Spanyol Bantu Korban Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan

Harga Bahan Pokok Naik, Tim Satgas Pangan Sidak Pasar

- Apahabar.com Kamis, 9 Mei 2019 - 15:27 WIB

Harga Bahan Pokok Naik, Tim Satgas Pangan Sidak Pasar

Suasana sidak pasar oleh Tim Satgas Pangan Tanah Bumbu di Kecamatan Satui. Foto-MC Tanbu

apahabar.com, BATULICIN – Naiknya harga sejumlah kebutuhan pokok saat bulan Ramadan direspon cepat oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

Melalui Tim Satgas Pangan Kabupaten Tanah Bumbu, pemerintah daerah langsung melakukan monitoring sekaligus melakukan sidak harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional.

Menurut Kepala Disdagri Tanbu, H Deny Harianto, dalam monitoring tersebut pihaknya menyampaikan agar para pedagang tidak menaikkan harga secara sepihak.

“Kami sudah sosialisasikan kepada para pedagang agar harga kebutuhan pokok tidak dinaikkan seenaknya. Alhamdulillah, mereka bisa terima,” ujarnya, kepada apahabar.com, Kamis (9/5/2019).

Pada, Selasa (07/05/2019) kemarin, Tim Satgas Pangan Tanah Bumbu sudah melakukan monitoring di Pasar Sudan Raya, Kecamatan Satui.

Setelah itu, Tim Satgas Pangan juga akan memantau harga kebutuhan pokok di Kecamatan Sungai Loban, Mantewe, Kusan Hulu, Karang Bintang, Kusan Hilir, Batulicin, Kuranji, dan terakhir Kecamatan Simpang Empat. Monitoring tersebut berakhir pada 22 Mei 2019.

“Hari ini kami juga menggelar rapat bersama Tim Satgas Pangan Tanah Bumbu untuk mengantisipasi kenaikan harga barang kebutuhan pokok, baik saat puasa maupun saat menyambut Hari Raya Idul Fitri,” katanya.

Baca Juga: Pemkab Tanbu Gelar Safari Ramadan ke Desa Jombang, Warga Minta Jalan Diperbaiki 

Baca Juga: Ada Kampung Ramadan di Tanah Bumbu

Sebelumnya, Kabid Perdagangan H Akhmad Heriansyah, mengungkapkan beberapa komoditas yang mengalami kenaikan di pasar tersebut, antara lain lombok merah dan bawang putih.

Bahan pokok yang sebelum Ramadan dijual dengan harga Rp40 ribu saat ini dijual Rp50 ribu sampai Rp60 ribu per kilogram.

“Ini terjadi akibat kurangnya pasokan dari daerah penghasil. Apalagi bawang putih merupakan komoditas impor,” katanya.

Pemerintah pusat rencananya akan mengeluarkan kebijakan untuk mengimpor bawang putih. Kalimantan Selatan, kata Heriansyah, akan mendapatkan jatah 105.000 ton. Dengan cara itu, diharapkan kondisi pasar kembali normal.

Sementara untuk kebutuhan pokok lainnya, ia menyebut juga ada kenaikan, tapi masih wajar. Ia berharap peran Satgas Pangan Tanah Bumbu dapat melakukan pengawasan, penertiban dan penindakan apabila ada pedagang yang bermain melakukan penumpukan barang.

Baca Juga: Dinas Pariwisata Tanah Bumbu akan Berikan Ruang Berkreasi untuk Komunitas Seni

Baca Juga: Eksistensi Mappanre Ri Tasi dan Masa Depan Pariwisata Tanah Bumbu

Reporter: Puja Mandela
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Jelang Pemilu, ASN Tanbu Diminta Tetap Netral
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Lomba Kuliner Nusantara, Perkenalkan Kue Tradisonal ke Masyarakat
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Warga Segumbang Bisa Mengurus Dokumen Kependudukan di Kantor Desa
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Ini Strategi Dinas PUPR Tanbu Agar Kabel PJU Tak Dicuri Maling
Balai Bahasa

Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Terima Kunjungan dari Balai Bahasa Pemprov Kalsel
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Mesra, Trio Pemimpin Tanbu Tutup MTQ Nasional di Mantewe
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Banjir di Sungai Loban Surut, Pengungsi Kembali ke Rumah
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Polres Tanbu Suguhkan Makan Sahur untuk Relawan Posko
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com