Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah

Hasil Akhir Bhayangkara FC vs Barito 4-2, Kado Pahit Jacksen F Tiago

- Apahabar.com Selasa, 28 Mei 2019 - 22:27 WIB

Hasil Akhir Bhayangkara FC vs Barito 4-2, Kado Pahit Jacksen F Tiago

Infografis. Duel Bhayangkara FC vs Barito Putera. Foto-apahabar.com/Zul

apahabar.com, BEKASI – Sedianya pemain telah menyiapkan kado manis untuk pelatih Barito Putera, Jacksen F Tiago yang tepat hari ini berulang tahun ke-51 tahun, ketika menghadapi Bhayangkara FC di Shopee Liga 1 2019, Selasa (28/05/2019).

Tapi sayangnya, Rizky Pora dkk harus takluk 2-4 pada laga yang berlangsung di Stadion Patriot Chandrabhaga. Jacksen yang lahir di Rio de Janeiro, Brasil 28 Mei 1968 dipercaya Barito sebagai pelatih Mundari Karya pada awal 2017.

Baca Juga: Hasil Sementara Bhayangkara vs Barito Putera 3-1, Evan Dimas Penuhi Janji Sujud Syukur

Ia diharapkan dapat membawa Laskar Antasari juara kompetisi kasta tertinggi sepakbola dalam kontraknya tiga musim. Namun dua musim berlalu belum juga berhasil tercapai, hingga Liga 1 2019 pekan ke-3, kemenangan pun belum diraih, sehingga menimbulkan rasa pesimistis raihan itu tercapai.

Di musim pertama Jacksen hanya dapat membawa Barito di urutan ke-7 klasemen akhir. Prestasi itu menurun, karena Laskar Antasari hanya finish di peringkat 9 musim berikut.

Musim ini Jacksen menargetkan bisa menembus posisi 4 besar di putaran pertama. Dan musim kedua bisa meningkatkan posisi, hingga target juara tercapai.

Alih-alih menuju ke sana, tiga laga yang sudah dilalui, target lima poin hangus. Setelah bermain imbang 1-1 melawan Persija, lalu ditaklukkan Madura United 0-1, kini Barito harus kembali menelan kekalahan dari Bhayangkara FC 4-2.

Gol Bhayangkara lahir melalui Ramiro Fergonzi dan hattrick Favio Beck Jr. Sedangkan dua gol Barito lahir melalui Evan Dimas dan gol bunuh diri Herman Dzumafo.

Pada laga ini, Barito sudah tertinggal 3-1 di babak pertama. Lalu satu gol Bhayangkara dan Barito lainnya lahir di babak kedua.

Gol pertama Laskar Antasari di laga yang disaksikan langsung sang manajer Hasnuryadi Sulaiman ini dilesakkan oleh Evan Dimas Darmono menit ke-25.

Gol ini memperkecil ketinggalan Barito dari tuan rumah yang lebih dulu unggul melalui Flavio Beck Jr.

Gol pertama Flavio Beck Jr tercipta menit ke-14 lewat sebuah tembakan dari luar kotak penalti.

Serupa dengan gol kedua, namun prosesnya lewat tendangan bebas menit ke-22.

Kedua kubu tampil all out sejak menit awal laga.

Barito sempat membuat peluang emas, ketika Evan Dimas menerima umpan dari Rafael Silva menit ke-8.

Namun sayang tendangan Evan Dimas yang tinggal berhadapan dengan kiper lawan, Awan Setho Raharjo terlampu tinggi. Sehingga tidak tepat sasaran.

Untungnya Evan Dimas membayar lunas kegagalan itu menit ke-25. Melalui sebuah serangan melalui sayap kanan Bhayangkara, kerja sama Rafael Silva dan Rizky Pora berhasil dikonversi jadi gol oleh Evan Dimas.

Sesuai janjinya sebelum laga, mantan pemain Bhayangkara FC ini tak melakukan selebrasi gol berlebih. Usai memungut bola dari jalan Bhayangkara ia lanjut melakukan sujud syukur sebagai ungkapan keberhasilan menjebol tim yang pernah di bawanya jadi juara Liga 1 2017.

Namun sial bagi Barito lantaran harus kecolongan kembali di menit ke-44. Jelang laga usai, Bhayangkara menambah gol melalui sundulan Ramiro Fergonzi usai menerima tendangan sudut dari Flavio Beck Jr.

Pada laga ini Flavio Beck Jr benar-benar jadi momok mematikan Laskar Antasari. Pasalnya untuk ketiga kalinya pemain bernomor punggung 87 ini mampu merobek jala M Riyandi menit ke-65.

Lagi-lagi golnya lahir dari luar kotak penalti. Tendangan keras kaki kanannya bola meluncur deras di pojok kanan gawang M Riyandi.

Di babak kedua, Jacksen coba memaksimalkan serangan dengan memasukkan Samsul Arif yang menggantikan Frisca Womsiwor menit ke-61. Sebelumnya Jacksen telah mengeluarkan Dandi Maulana dengan memasukkan Nazar Nurzaidan menit ke-53.

Tak puas, Jacksen juga mengganti Lucas Silva yang dianggap tidak maksimal pada laga ini dengan memasukkan Nazarul Fahmi menit ke-81.

Sementara Bhayangkara memasukkan M Hariyanto menggantikan Dedi Setiawan menit ke-56 dan striker gaek Herman Dzumafo yang masuk menggantikan Ilham Udin Armaiyn menit ke-72. Selanjutnya pelatih Afredo memasukkan Rahmad Hidayat menggenatikan Ramiro Fergonzi guna memperkuat pertahanan Bhayangkara FC menit ke-77.

Sial bagi Bhayangkara, bukannya Herman Dzumafo masuk untuk menambah gol, justru malah ia memasukkan gol ke gawang sendiri.

Berawal dari tembakan sudut Samsul Arif menit ke-86, sekelumit perebutan bola terjadi di depan gawang Bhayangkara, namun derasnya lolos kemudian mengenai kepala Dzumafo hingga merobek jala Awan Setho.

Hingga tambahan waktu babak kedua usai, skor tidak berubah 4-2 untuk Bhayangkara FC.

Pada laga ini Barito kembali mempercayakan M Riyandi sebagai kiper utama.

Sementara ketidakhadiran Bayu Pradana akibat cedera digantikan Paulo Sitanggang. Sementara Gavin Kwan Adsit duduk di bangku cadangan.

Sementara, Bhayangkara FC menurunkan empat pemain asingnya Lee Yu Jun asal Korea, Flavio Beck Jr dan Ramiro Fergonzi serta sang kapten Anderson Salles.

Dengan hasil ini Barito kini menelan dua kekalahan dan satu kali imbang. Selanjutnya Barito akan menantang Persebaya di Gelora Bung Tomo, 15 Juni 2019.

Susun pemain

Bhayangkara FC:
Awan Setho Raharjo; Nurhidayat, Anderson Salles (c), Putu Gede, Fatchu Rohman; Lee Yu Jun, Flavio Beck Jr (’14, ’22, ’65), Nur Iskadar, Dedi S/M Hariyanto (’56); Ramiro Fergonzi (’44)/Rahmad Hidayat (’77), Ilham Udin Armaiyn/Herman Dzumafo (’72)/(OG/’86).

Pelatih: Afredo Vera

Barito Putera:

M Riyandi; Dandi Maulana Abdul Hak/Nazar Nurzaidin (’53), Arthur Vieira, Donny Monim, Ronny Beroperay; Rizky Pora (c), Evan Dimas Darmono (’25), Paulo Sitanggang, Prisca Womsiwor/Samsul Arif (’61), Lucas Silva/Nazarul Fahmi (’81); Rafael Silva.

Pelatih: Jacksen F Tiago.

Baca Juga: Sama-sama Cari Kemenangan Perdana, Berikut Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Barito

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Dianggap Pengkhianat, Begini Alasan Evan Dimas Pilih Barito
apahabar.com

Sport

Lukaku Yakin Inter Milan Raih Gelar Bersama Antonio Conte
apahabar.com

Sport

Menanti Duel Mike Tyson vs Roy Jones Jr, Terbayang Dahsyatnya
apahabar.com

Sport

Panaskan Derby Catalunya, Pique Klaim Hartanya Lebih Besar dari Espanyol

Sport

Live Mola TV! Timnas U19 Indonesia vs Makedonia, Elkan Baggott Starting Line-up, Link Live Streaming
apahabar.com

Sport

Real Madrid Tunjuk Zidane Gantikan Solari
apahabar.com

Sport

Arsenal Terancam Kehilangan Rob Holding
apahabar.com

Sport

Solskjaer: De Gea Kiper Terbaik di Dunia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com