Dear Korban Banjir Kalsel, Posko untuk Gugat Gubernur Sahbirin Segera Dibuka! Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua”

Hilal di Banjarmasin Terhalang Awan

- Apahabar.com Minggu, 5 Mei 2019 - 19:08 WIB

Hilal di Banjarmasin Terhalang Awan

Ruhyatul hilal yang dipimpin Kepala Kantor Kementrian Agama Kalsel, Noor Fahmi itu dan disaksikan sejumlah ormas Islam, dilakukan di Bank Kalsel, Lantai 7, Minggu (5/5). Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Meski Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan 1 Ramadan 1440 Hijriah jatuh pada Senin (6/5), namun pemantauan hilal di Banjarmasin tak terlihat jelas karena terhalang awan.

Ruhyatul hilal yang dipimpin Kepala Kantor Kementrian Agama Kalsel, Noor Fahmi itu dan disaksikan sejumlah ormas Islam, dilakukan di Bank Kalsel, Lantai 7, Minggu (5/5).

Metode rukyat yakni aktivitas mengamati visibilitas hilal, yakni penampakan bulan sabit yang nampak pertama kali setelah terjadinya ijtimak (konjungsi).

Awalnya, matahari masih terlihat jelas sekitar pukul 17.00 Wita. Namun, ketika masuk Maghrib saat terbenamnya matahari pukul 18.18 Wita, tak terlihat bulan sabit karena matahari terlindung awan.

“Karena tertutupi awan mendung jadinya hilal tidak terlihat. Namun kondisi ini tetap kita sampaikan ke pemerintah pusat apapun hasilnya. Itu sebagai hasil mereka,” terang Noor Fahmi.

Tidak hanya Fahmi saja yang melihat langsung, sejumlah saksi yang hadir juga tak melihat tampak bulan sabit melalui teloskop.“Kami sarankan kita mengikuti metode hisab,” beber Fahmi.

Metode hisab merupakan  perhitungan secara matematis dan astronomis untuk menentukan posisi bulan dalam menentukan dimulainya awal bulan pada kalender Hijriyah.

Makanya, Fahmi tetap mengembalikan sepenuhnya kepada pemerintah pusat dalam menentukan awal bulan puasa.”Kita serahkan ketentuan awal bulan puasa ini kepada pemerintah pusat,” ujarnya.

Meskipun begitu, ia menghimbau masyarakat muslim khususnya di Kalsel agar bisa mengikuti kebijakan pemerintah pusat dalam menunjukkan awal Ramadhan 1440 H.

Baca Juga: Gerakan Perempuan GARBI Banjarmasin Jelang Ramadan

Baca Juga: Peziarah Ramai Jelang Ramadan, Petugas Ketiban Untung

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Gabungan LSM Desak Copot Kepala Dinas ESDM Kalsel
apahabar.com

Kalsel

PT Batulicin Enam Sembilan dan Yayasan Haji Maming Distribusikan 5.5 Ton Beras untuk Korban Banjir
apahabar.com

Kalsel

Mengintip Sepak Terjang Jurnalis Nanik Hayati, Moderator Debat Pilgub Kalsel Malam Ini
apahabar.com

Kalsel

PKB Peduli Bantu Anak Jalanan dan Kaum Dhuafa
apahabar.com

Kalsel

Update Kebakaran Sutoyo: Kerugian Miliaran, Penyebab Masih Misterius
apahabar.com

Kalsel

Bahaya Kebakaran Masih Mengintai, Potensi Kabut Asap Mulai Terlihat
apahabar.com

Kalsel

Pramuka Balangan Gelar Jambore Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Jokowi Singgah ke Stand BI Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com