Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB

Hilal di Banjarmasin Terhalang Awan

- Apahabar.com Minggu, 5 Mei 2019 - 19:08 WIB

Hilal di Banjarmasin Terhalang Awan

Ruhyatul hilal yang dipimpin Kepala Kantor Kementrian Agama Kalsel, Noor Fahmi itu dan disaksikan sejumlah ormas Islam, dilakukan di Bank Kalsel, Lantai 7, Minggu (5/5). Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Meski Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan 1 Ramadan 1440 Hijriah jatuh pada Senin (6/5), namun pemantauan hilal di Banjarmasin tak terlihat jelas karena terhalang awan.

Ruhyatul hilal yang dipimpin Kepala Kantor Kementrian Agama Kalsel, Noor Fahmi itu dan disaksikan sejumlah ormas Islam, dilakukan di Bank Kalsel, Lantai 7, Minggu (5/5).

Metode rukyat yakni aktivitas mengamati visibilitas hilal, yakni penampakan bulan sabit yang nampak pertama kali setelah terjadinya ijtimak (konjungsi).

Awalnya, matahari masih terlihat jelas sekitar pukul 17.00 Wita. Namun, ketika masuk Maghrib saat terbenamnya matahari pukul 18.18 Wita, tak terlihat bulan sabit karena matahari terlindung awan.

“Karena tertutupi awan mendung jadinya hilal tidak terlihat. Namun kondisi ini tetap kita sampaikan ke pemerintah pusat apapun hasilnya. Itu sebagai hasil mereka,” terang Noor Fahmi.

Tidak hanya Fahmi saja yang melihat langsung, sejumlah saksi yang hadir juga tak melihat tampak bulan sabit melalui teloskop.“Kami sarankan kita mengikuti metode hisab,” beber Fahmi.

Metode hisab merupakan  perhitungan secara matematis dan astronomis untuk menentukan posisi bulan dalam menentukan dimulainya awal bulan pada kalender Hijriyah.

Makanya, Fahmi tetap mengembalikan sepenuhnya kepada pemerintah pusat dalam menentukan awal bulan puasa.”Kita serahkan ketentuan awal bulan puasa ini kepada pemerintah pusat,” ujarnya.

Meskipun begitu, ia menghimbau masyarakat muslim khususnya di Kalsel agar bisa mengikuti kebijakan pemerintah pusat dalam menunjukkan awal Ramadhan 1440 H.

Baca Juga: Gerakan Perempuan GARBI Banjarmasin Jelang Ramadan

Baca Juga: Peziarah Ramai Jelang Ramadan, Petugas Ketiban Untung

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kondisi Puluhan Nakes Terpapar Covid-19 di Banjarbaru Stabil
apahabar.com

Kalsel

MHM: Tak Ada Politik Dinasti di Pilkada Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Jalani Sidang, 8 Warga Tak Bermasker di Banjarmasin Pilih Bayar Denda
apahabar.com

Kalsel

Merasa Dianaktirikan, Gaji Tunjangan Guru di Banjar Terendah
apahabar.com

Kalsel

Belasan Rumah Ludes di Pekapuran, Semalam 2 Kebakaran Landa Banjarmasin
Kemenag Disarankan Hanya Berangkatkan 2 Persen Lansia Musim Haji 2020

Kalsel

Kemenag Disarankan Hanya Berangkatkan 2 Persen Lansia Musim Haji 2020
apahabar.com

Kalsel

Minibus Guru Danau Mengalami Kecelakaan di Kandangan
apahabar.com

Kalsel

Bawaslu HSS Copot Paksa APK Caleg
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com