Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas Tapin Berpotensi Tinggi di Sektor Energi Terbarukan, Pertanian, dan Parawisata

Ini Tanggapan Warganet Terhadap Penangkapan Koordinator IT BPN

- Apahabar.com Minggu, 26 Mei 2019 - 18:25 WIB

Ini Tanggapan Warganet Terhadap Penangkapan Koordinator IT BPN

Akun Twitter milik Koordinator IT BPN Mustofa Nahrawardaya yang sempat menulis berita bohong terkait Kericuhan 21 s.d. 22 Mei di Jakarta, beberapa waktu lalu. Foto – Sugiharto Purnama

apahabar.com, JAKARTA – Pengguna media sosial (Twitter) memberikan sejumlah respons terhadap penangkapan Koordinator Relawan IT Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Mustofa Nahrawardaya, oleh polisi pada Minggu sekitar pukul 03.00 WIB.

Selain tagar #TangkapMustofaNara yang sempat menjadi trending topik pada hari Sabtu (25/5), warganet juga menuliskan komentar langsung pada kedua akun Twitter milik Mustofa, yakni @AkunTofa dan @TofaLemonTofa.

“Selamat berlebaran memakai baju koko warna oranye,” tulis pemilik akun @the_clownz, seperti dilansir Antara.

“Sudah salah enggak tahu salah, itu namanya fasiq, bahkan kesalahan sendiri enggak tahu. Memang harus #TangkapMustofaNahra dan sebagai pembelajaran agar tahu,” tulis pemilik akun @Kenziekanzia.

“Akhirnya dijemput para penegak hukum. Bravo Polri, sigap & tegas,” tulis pemilik akun @Clustonit.

Selain tanggapan soal penangkapan tersebut, beberapa warganet juga ada yang menuliskan komentar terkejut. Mereka menyampaikan rasa prihatin atas kasus yang menimpa politikus PAN tersebut.

“Turut prihatin Bang. Saya dengar Bang Toha dicocok polisi,” tulis pemilik akun @AdiPramono.

“Bung @AkunTofa, semoga Anda baik-baik saja. Kaget dapat kabar pagi ini,” tulis pemilik akun @RamdlaniSubhan.

Sebelumnya, Mostofa ditangkap polisi lantaran diduga menyebarkan kabar bohong tentang Harun, seorang remaja yang tewas dalam kerusuhan 21 sampai dengan 22 Mei di Jakarta.

Dia disangka melanggar Pasal 45 Ayat (2) juncto Pasal 28 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Selain itu, Pasal 14 ayat (1) dan (2) atau Pasal (15) UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Baca Juga: Pelaku Curanmor dan Penadahnya Dibekuk

Baca Juga: Main Judi Remi di Hutan, Polisi Tangkap 3 Warga HST

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Hari Ini Sidang Putusan Hercules Digelar
apahabar.com

Hukum

BREAKING NEWS! Dua Pelaku Pembunuhan di Pasar Kasbah Banjarmasin Ditangkap
apahabar.com

Hukum

Ops Antik 2019, Polresta Banjarmasin Gulung Puluhan Budak Narkotika
apahabar.com

Hukum

Kuras Isi ATM Hingga Rp79 Juta, Pelaku Hipnotis Dibekuk
apahabar.com

Hukum

Bisnis Sabu 2 Orang Resepsionis Penginapan di Kabupaten Banjar Terbongkar
apahabar.com

Hukum

Anggota Polsek Halong Ringkus Pelaku Penganiayaan Terhadap Efendi
apahabar.com

Hukum

Bertarif Rp 3 Juta, Wanita Diduga PSK Diamankan Satpol PP Tanbu
apahabar.com

Hukum

14 Orang Diamankan Saat Pesta Sabu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com