Pascabanjir Kalsel, Wamen LHK Siapkan 5 Aspek Pemulihan Lingkungan Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan

Jadikan Ramadan Bulan Pendidikan

- Apahabar.com Rabu, 15 Mei 2019 - 06:30 WIB

Jadikan Ramadan Bulan Pendidikan

Ilustrasi bulan Ramadan. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Tak terasa kita telah berada di bulan Ramadan. Dalam bulan istimewa ini umat Islam dididik menjaga jiwa raga mereka agar menjadi manusia unggul. Manusia yang mampu menjunjung tinggi akhlaqul karimah atau budi pekerti yang mulia terhadap sesama manusia. Manusia yang mampu meningkatkan kualitas dirinya agar menjadi orang yang bertakwa.

Ramadan adalah bulan pendidikan. Dalam Ramadan ini umat Islam dididik untuk mampu bersikap rahmah atau berkasih sayang, menahan diri dari kemarahan, serta menjaga kemaslahatan umum. Dalam QS. Al Hujurat ayat 1 Allah berfirman, ” Hanyalah kaum mukminin itu sesama mereka bersaudara, maka dari itu bertakwalah kalian semua dalam menjaga persaudaraan itu. Semoga dengan itu kalian akan mendapatkan rahmat dari Allah”.

Baca Juga: Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok

Dalam surat At-Taubah ayat 71 Allah juga berfirman, ” Dan orang-orang mukmin pria dan wanita sebagian mereka terhadap sebagian yang lainnya menyeru kepada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran serta menegakkan sholat dan menunaikan zakat. Mereka mentaati Allah dan Rasul-Nya, mereka itu adalah orang yang akan dirahmati Allah. Sesungguhnya Allah Maha mulia dan Maha Sempurna hikmah-Nya”.

Di bulan yang sangat mulia ini, umat Islam dididik untuk menjadi manusia yang bertakwa. Melalui puasa di bulan Ramadan, mereka diminta untuk mampu menahan hawa nafsunya, dan bukan hanya menahan lapar dan dahaga. Allah berfirman dalam Al-Qur’an surat Al Baqarah ayat 183, ” Hai orang-orang yang beriman telah diwajibkan kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian, semoga dengan itu kalian bertakwa”.

Seperti ditulis Kompasiana, untuk bisa mencapai derajat takwa tentu dibutuhkan sebuah pendidikan dalam menggapainya. Manusia yang mengaku beriman kepada Allah membutuhkan guru yang mampu membimbingnya ke jalan yang lurus, dan benar. Guru yang mampu menuntunnya menjadi manusia unggul di mata Allah.

Baca Juga: Hukum Puasa Ramadan bagi Pekerja Berat

Manusia unggul adalah manusia yang mampu meningkatkan kualitas dirinya dari tahun ke tahun. Puasa adalah salah satu cara untuk meningkatkan kualitas diri.

Dalam bulan Ramadan ini, sebenarnya umat Islam sedang menjadi kepompong, seperti ulat yang akan berubah menjadi kupu-kupu. Tentu harus ada proses tarbiyah atau pendidikan agar kepompong itu bisa berubah menjadi kupu-kupu yang berwarna indah. Eanak dipandang dan disukai siapa saja yang melihatnya.

Dari mulai bangun sahur, sampai waktu berbuka umat Islam diharapkan mampu mendidik diri menjadi manusia yang takwa dengan cara berpuasa. Setelah berbuka puasa, diharapkan pula mampu menambah ibadah sholat tarawih atau qiyamul lail di bulan Ramadhan.

Mengkaji Al-Quran bersama-sama dengan jamaah lainnya, dan berusaha mendapatkan malam lailatul Qadar. Malam yang lebih indah dari seribu bulan.

Dalam bulan ramadhan yang mulia ini, umat islam juga diperintahkan untuk berbagi kepada manusia lainnya, seperti anak yatim dan fakir miskin dengan cara menunaikan zakat sebelum hari raya Idul Fitri.

Baca Juga: Batalkah Puasa Orang yang Menyelam?

Ramadan adalah bulan pendidikan. Kenapa kita tak memanfaatkannya untuk merubah diri kita menjadi lebih baik dan kembali fitri?. Berusaha dengan sepenuh hati mengisi hari-hari di bulan yang istimewa ini dengan sesuatu yang bermakna hakiki, agar bisa mendapat Rahmat dari Ilahi Robbi.

Mari tekun belajar di bulan pendidikan ini agar mampu menjadi manusia unggul, dan berkualitas dengan selalu meningkatkan kualitas diri. baik dalam beribadah, maupun dalam bermuamalah.

Menjadi manusia yang mampu memberi tauladan yang baik dan disukai oleh semua. Seperti kupu-kupu indah yang berwarna-warni dan membuat mereka yang melihatnya terkagum-kagum dan memuji sang penciptaNya.

Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hikmah

Sedekah Bernilai Besar, Kyai Ma’ruf: Inilah Saatnya
apahabar.com

Hikmah

Percepat Pembayaran Zakat di Tengah Covid-19, Afdolkah?
apahabar.com

Hikmah

Sejarah Bertaburan Muslimah Cerdik Pandai, Fatimah Contohnya
apahabar.com

Hikmah

Saat Imam Ar-Razi Kaitkan Ampunan dengan Surga
apahabar.com

Hikmah

Membaca Alquran Suara Keras dan Lembut, Mana yang Lebih Baik?
apahabar.com

Hikmah

Hikmah di Balik Corona, Azan Diizinkan Mengalun di Jerman
apahabar.com

Hikmah

Apakah Keluarga di Dunia Akan Kembali Berkumpul di Akhirat?
apahabar.com

Hikmah

4 Keutamaan Salat Malam yang Jadi Kebiasaan Orang Saleh
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com