ga('send', 'pageview');
Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI Isu Save Meratus Mencuat, Konsesi PT MCM Masih Ada di HST Nih, Hasil Swab Wali Kota Banjarmasin Usai Bertemu Nadjmi Adhani




Home Kalsel

Kamis, 2 Mei 2019 - 16:42 WIB

Jelang Ramadan, Bupati Pastikan Harga Stabil di Hulu Sungai Selatan

Redaksi - apahabar.com

Bupati HSS, H Achmad Fikry didampingi Sekda H Hubrianyah, meninjau Pasar Kandangan untuk memantau ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadhan, Kamis (2/5/2019). Foto-apahabar.com/AHC 01

Bupati HSS, H Achmad Fikry didampingi Sekda H Hubrianyah, meninjau Pasar Kandangan untuk memantau ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadhan, Kamis (2/5/2019). Foto-apahabar.com/AHC 01

apahabar.com, KANDANGAN – Bupati Hulu Sungai Selatan, H Achmad Fikry meninjau langsung ketersediaan dan stabilitas harga sembako di pasar Kandangan pada Kamis (2/5/2019).

Tujuan peninjauan tersebut dimaksudkan untuk melakukan pengawasan terhadap stok kebutuhan pokok, melakukan pengecekan harga, sekaligus untuk mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok di pasaran.

Dari hasil tinjauan tersebut, Bupati belum menemukan adanya kenaikan harga kebutuhan pokok secara drastis di Pasar Tradisional, Kandangan.

Kendati demikian, ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, seperti beras Banjar (lokal), gula, bawang putih, dan bawang merah.

Baca juga :  Megahnya Balai Kota Banjarmasin Jelang HUT RI Ke-75, Berapa Biayanya?

Baca Juga: Polda Kalsel Gelar Pengobatan Gratis di Alalak

Achmad Fikry menyebutkan, alasan naiknya harga tersebut diketahuinya, karena beras lokal belum panen. Penurunan harga justru pada beras dari luar atau jawa.

“Jadi, masyarakat tinggal memilih beras apa yang masyarakat mau. Salah satu komoditas yang drastis naik adalah gula, termasuk bawang merah dan putih. Sedangkan untuk harga daging dan ikan, masih tetap stabil,” ujarnya.

Langkah Pemerintah Daerah selanjutnya, sambung Achamd Fikry, akan  terus memantau kondisi harga di Pasar Kandangan. Apabila harga masih mahal, seperti gula atau pun yang lainnya, maka Pemerintah Daerah akan bekerjasama dengan Bulog untuk diadakan operasi pasar yang akan dikhususkan untuk masyarakat yang tidak mampu.

Baca juga :  Covid-19 di Tanbu, Pasien Positif Kembali Bertambah

Kendati demikian, pihaknya juga akan selektif dalam pelaksanaannya nanti, jangan sampai orang yang membeli itu untuk dijual kembali.

“Kita jaga harga bahan pokok ini agar rakyat bisa menjalankan ibadah selama Ramadhan dengan nyaman,” katanya seusai meninjau pasar.

Baca Juga: Harga Elpiji di Banjarmasin Tembus Rp 35 Ribu

Reporter: AHC 01
Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

Kalsel

Korban Kebakaran di Jalan Veteran Butuh Pasokan Makanan
apahabar.com

Kalsel

Ada Apa dengan KPU Kalsel? Pengamat: Ini Tidak Wajar!
apahabar.com

Kalsel

Mengintip Progres Jembatan Pulau Bromo Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Sidak ke HBI, Petugas Sindir Pengelola Nashville Pub
apahabar.com

Kalsel

Update Karhutla Kalsel 2019: Sudah Hanguskan 4.419,15 Hektar 
apahabar.com

Kalsel

Terkait Anggaran Pilkada 2020, Ini Kata Sekdaprov Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Peringati Hari Koperasi, Bupati Banjar: Pengurus Harus Jujur
apahabar.com

Kalsel

Debu PT Talenta Digugat Warga Marabahan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com