Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Ketika Pejabat Pemkot Banjarmasin Rame-Rame Balikan Duit Korupsi KONI

Jelang Ramadan, Permintaan Gula di Kalsel Capai 15 Persen

- Apahabar.com Jumat, 3 Mei 2019 - 12:16 WIB

Jelang Ramadan, Permintaan Gula di Kalsel Capai 15 Persen

Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Jelang Ramadan 1441 Hijriah, permintaan gula di pasaran mulai meningkat. Jika dibanding bulan lalu, kali ini kebutuhannya mencapai 15 persen.

Menariknya, gula ini bukan hanya jenis rafinasi maupun kristal, tapi juga termasuk gula merah.

apahabar.com

Ketua Koperasi Arumanis, H Aftahuddin. Foto-apahabar.com/Robby

“Termasuk juga merah. Bahkan, satu bulan hampir kurang lebih 100 ton untuk pengambilan gula merah di Kandangan,” ucap Ketua Koperasi Arumanis, H Aftahuddin disela kegiatan Diseminasi Laporan Perekonomian Indonesia 2018 bertempat di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kalimantan Selatan, Jumat (03/05/2019).

Adapun untuk konsumsi gula kristal putih, kata dia, dinilai masih cukup aman. Walaupun saat ini belum memasuki masa giling. Mengingat, masa giling dilaksanakan pada Juni dan Juli nanti.

“InsyaAllah harga juga tak terlalu jauh daripada HET yang ditentukan oleh pemerintah,” cetusnya.

Baca Juga: Triwulan I 2019, Sumber Pajak Reklame Banjarmasin Terendah

Baca Juga: Jelang Ramadan, Harga Ayam Naik, Telur Stabil

Posisi harga gula masih sama seperti biasanya. Saat permintaan tinggi, maka hukum ekonominya harga pun ikut naik. Pada saat ini, di tingkat eceran Rp13 ribu.

Adapun untuk HET produksi yang pernah dicanangkan oleh Presiden Jokowi, kata dia, sekitar Rp10.500. Mungkin untuk HET konsumsi akan dinaikan sekitar Rp14 ribu.

Khusus stok gula rafinasi, sambung dia, Kalsel diberikan jatah oleh pemerintah sebanyak 2 ribu ton per bulan dengan kebutuhan sekitar 5 ribu ton per bulan.

“Tapi kita bagi-bagi lah. Kalau seluruh UMKM kita berikan gula rafinasi, jelas tak cukup. Jadi, UMKM itu mau masuk anggota koperasi atau tidak,” tutupnya.

Baca Juga: Jalur Gemuk, Garuda Buka Rute Penerbangan Banjarmasin-Balikpapan

Baca Juga: Kuatir Mahal, Pesanan Tiket Pesawat di Kalsel Meningkat

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Soal Kenaikan Tagihan Listrik, Berikut Penjelasan Kementerian BUMN
apahabar.com

Ekbis

Aksi Pelaku Bom Medan Buat Driver Ojol Resah
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Selasa Pagi Menguat, Namun Berpotensi Melemah Hari Ini
apahabar.com

Ekbis

Awal Ramadan, Penjualan Perlengkapan Muslim Masih Stabil
apahabar.com

Ekbis

Telkomsel Raih Penghargaan Frost & Sullivan Awards 2019
apahabar.com

Ekbis

3 Hal yang Harus Anda Pahami tentang Volatilitas Perdagangan
apahabar.com

Ekbis

Petani Kalbar Optimistis B30 Buat Harga Sawit Menanjak
apahabar.com

Ekbis

Bank Indonesia Sebut Kalsel Alami Inflasi di Agustus 2020
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com