Biang Kerok Banjir Kalsel, Ternyata Tak Cuma Tambang dan Sawit Presiden Jokowi Blusukan ke Banjir Kalsel, Nih Agendanya Esok Blusukan Batal, Denny Minta Evakuasi Korban Banjir Kalsel via Udara Banjir Kalsel, Mayat Mengapung Kembali Ditemukan di Banjar Sstttt, Presiden Jokowi Mau Blusukan ke Banjir Kalsel

Kabar Baik..!! Layanan BPJS Gratis Sentuh HST

- Apahabar.com Sabtu, 11 Mei 2019 - 17:09 WIB

Kabar Baik..!! Layanan BPJS Gratis Sentuh HST

Ilustrasi peserta BPJS. Foto-Istimewa

apahabar.com, BARABAI – Masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Tengah kini bisa berobat secara gratis melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Barabai.

Syaratnya cukup mudah, calon peserta hanya wajib memiliki Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

“Dan minimal satu tahun berjalan sudah bisa menjadi peserta PBI (Peserta Bantuan Iuran) APBD,” jelas Kepala BPJS Cabang Barabai, Sugiyanto, kepada apahabar.com di Barabai, Sabtu (11/5).

Lantas, bagaimana dengan yang belum memiliki?

Tenang, kata Sugiyanto, syaratnya cukup bawa kartu tanda penduduk alias KTP asli HST untuk pendaftaran.

“Yang sudah memilik KIS jika memiliki tunggakan, dilunasi dulu baru bisa beralih ke peserta PBI APBD,” kata Sugiyanto.

BPJS telah bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HST melalui Universal Health Coverage (UHC). Penandatanganan kerja sama dilakukan auditorium Kantor Bupati HST, Jumat (10/5) kemarin.

Dengan UHC tersebut, kata Sugiyanto, peserta JKN ataupun pemegang KIS dengan mudah berobat di manapun dan kapan pun. Dengan syarat tempat berobat terdaftar di BPJS.

“Karena UHC ini sifatnya nasional. Jadi mudah bagi pemegang KIS untuk berobat. Selama Pemkab HST bekerja sama UHC, masyarakat HST bisa terus berobat gratis,” kata Sugiyanto.

apahabar.com

Bupati HST, HA Chairansyah (lima dari kanan) dan Kepala BPJS Cabang Barabai, Sugiyanto, usai penandatanganan kerja sama pelaksanaan UHC di auditorium Kantor Bupati HST, Jumat (10/5) kemarin.(empat dari kanan). BPJS Barabai for apahabar.com.

Saat itu, Bupati HST, HA Chairansyah mengatakan program UHC dari PBI APBD tersebut hanya melayani kelas 3. Tidak bisa diganti atau naik kelas perawatan. Kalaupun mau naik ke kelas 1 atau 2, bisa keluar dulu dari UHC. Kemudian menjadi peserta mandiri.

“Kalau orang punya uang tentu ingin memilih kelas perawatan yang lebih. Jadi warga itu harus keluar dari UHC. Kalau pun tidak ya tetap ditanggung dengan kelas perawatan kelas tiga. Baik miskin dan kaya semuanya tercover,” jelas Chairansyah.

Adapun untuk pembayaran UHC, Chairansyah, mengakui, Pemkab HST belum memiliki anggaran. Bahkan, dalam APBD murni belum dianggarkan.

“Sesuai aspirasi dari DPRD HST yang berkomitmen siap menyetujui anggaran. Maka dari itu, pembayaran UHC nanti akan menggunakan APBD perubahan,” katanya Chairansyah.

Baca Juga: BPJS dan Pemkab HST Tekan Kerjasama UHC 

Baca Juga: Kejar Persyaratan BPJS, KARS Lakukan Percepatan Akreditasi Rumah Sakit

Reporter: AHC 11
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Kalsel

WASPADA! Aksi Tipu Polisi Gadungan Jasa Pembuatan SIM di Banjarmasin

Kalsel

Covid-19 Tanbu 162 kasus, Tambahan Hari ini dari Angsana
apahabar.com

Kalsel

Ibnu Sina Sambut Baik SMSI Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Kompak Edarkan Sabu, Kakak Beradik Ini Ditangkap
apahabar.com

Kalsel

Polsek Marabahan Kota Lakukan Sosialisasi Peraturan Bupati Batola
apahabar.com

Kalsel

Jadi Favorit Warga Banua, Budidaya Ikan Haruan Dinilai Penting untuk Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Guru Zuhdi Imam Salat ID di Masjid Jami Banjarmasin  
Kakek Basri

Kalsel

Viral Pengeroyokan Kakek di Banjarbaru, Perburuan Pelaku Terancam Dihentikan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com