Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri

Kebutuhan Listrik Kalsel Meningkat, Dewan Godok Raperda

- Apahabar.com Sabtu, 25 Mei 2019 - 14:31 WIB

Kebutuhan Listrik Kalsel Meningkat, Dewan Godok Raperda

Ilustrasi listrik. Foto-blogtuban.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Sesuai perkembangan, kebutuhan akan energi listrik terus mengalami peningkatan. Pemerintah pun mulai menatap kenyataan itu.

Atas dasar itu lah DPRD Kalsel membuat Panitia Khusus (Pansus) Rencana Umum Energi Daerah (RUED) sebagai jembatan untuk membentuk payung hukum peraturan daerah (perda) terkait ketenagalistrikan.

Sekadar diketahui, di Kalsel total kapasitas terpasang pembangkit tenaga listrik yang ada hingga 2014 adalah sekitar 729 Megawatt (Mw). Terdiri dari pembangkit PLN sekitar 567 MW, IPP sekitar 48 MW, PPU sekitar 60 MW, dan IO non BBM sekitar 55 MW.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) RUED, H Riswandi mengatakan, pihaknya kini sudah melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Barat (Jabar).  Provinsi ini adalah salah satu dari dua provinsi dari seluruh Indonesia yang sudah menerapkan pemanfaatan berbagai energi.

“Konsep yang di gunakan Jabar untuk memenuhi kebutuhan listriknya adalah dengan memanfaatkan berbagai sumber daya yang ada seperti bio disel, tenaga bayu atau angin, panas matahari dan lainnya,” kata Riswandi saat dihubungi apahabar.com, Sabtu (25/5).

Riswandi juga menjelaskan, saat ini sumber listrik terbesar di Jabar adalah pembangkit dari tenaga air. Seiring meningkatnya kebutuhan, Jabar juga memanfaatkan berbagai sumber energi lain.

Nah, harapannya pasca kunjungan kerja dari Jabar dan Jawa Tengah (Jateng), DPRD Kalsel bisa membuat Perda untuk meningkatkan energi ketenagalistrikan di daerah ini.

Untuk saat ini kesediaan Listrik di Kalsel masih ditopang pembangkit tenaga batu bara. Riswandi juga mengharapkan, selain batu bara Kalsel juga harus memanfaatkan tenaga Bayu, banas bumi, tenaga matahari dan lainnya.

Baca Juga: Bupati HSS Siap Lanjutkan Listrik Gratis untuk Musala

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Nyanyian Prajurit Kodim 1007/Banjarmasin Iringi Pelepasan Letkol Inf Nofid Arif
apahabar.com

Kalsel

7 Tips Parkir Kendaraan Saat Haul Sekumpul Guru Sekumpul
apahabar.com

Kalsel

Pemkab Tapin Berupaya Kembangkan Objek Wisata Daerah
apahabar.com

Kalsel

Banjir di Banua Lawas, Ratusan Rumah Terendam
apahabar.com

Kalsel

Demokrat Banjarmasin Sayangkan Langkah Calegnya Menggugat ke MK
apahabar.com

Kalsel

Andin Sofyannoor Bangun Rumah Aspirasi
apahabar.com

Kalsel

Status Siaga Bencana di Balangan Belum Dicabut, Posko BPBD Dialihkan 
apahabar.com

Kalsel

Tingkat Pendidikan Profesi Bidan Rendah, Gubernur Kalsel Janjikan Beasiswa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com