Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel BREAKING NEWS: Usai Pasukan Katak, Giliran Paskhas Mendarat di Kalsel Meletus! Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 Kilometer Edan! 2 Pria Pembawa Sabu 11 Kg Tertangkap di Duta Mall Licin, Bos Travelindo Terduga Penipu Jemaah DPO Sejak Tahun Lalu

Kejar Persyaratan BPJS, KARS Lakukan Percepatan Akreditasi Rumah Sakit

- Apahabar.com Selasa, 7 Mei 2019 - 14:33 WIB

Kejar Persyaratan BPJS, KARS Lakukan Percepatan Akreditasi Rumah Sakit

Ilustrasi pelayanan kesehatan di rumah sakit. Foto–Antara/Kahfie kamaru

apahabar.com, JAKARTA – Ketua Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Sutoto mengatakan KARS telah melakukan percepatan pada proses akreditasi rumah sakit (RS), agar RS dapat mengejar atau memenuhi persyaratan BPJS Kesehatan untuk menjalankan program Jaminan Kesehatan Nasional.

Sutoto saat dihubungi di Jakarta, Selasa (7/5), mengatakan KARS mempercepat penerbitan hasil akreditasi segera setelah rumah sakit selesai dilakukan survei dan penilaian.

“Misalnya yang sebelumnya hasil penilaian baru bisa keluar seminggu setelah disurvei, sekarang begitu selesai harus langsung keluar karena ini sifatnya mendesak,” kata Sutoto seperti dilansir Antara.

Dia menjelaskan saat sumber daya manusia (SDM) KARS berupa surveyor mencapai 700 orang lebih.

Sutoto menegaskan bahwa KARS melakukan percepatan proses akreditasi rumah sakit namun tanpa mengurangi kualitas penilaian.

Dia menjelaskan tidak semua yang menjalani proses akreditasi langsung lulus, beberapa rumah sakit gagal dalam penilaian pertama namun bisa lulus setelah melakukan perbaikan.

Hingga saat ini terdapat 2.110 rumah sakit yang sudah terakreditasi di Indonesia dan sebanyak 715 RS belum terakreditasi baik yang telah bekerja sama atau belum bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

BPJS Kesehatan menyebutkan jumlah rumah sakit yang bekerja sama dan terakreditasi telah meningkat dibanding tahun lalu hingga mencapai 87,8 persen menyusul akreditasi menjadi persyaratan untuk menyelenggarakan program Jaminan Kesehatan Nasional.

Deputi Direksi Bidang Jaminan Pembiayaan Kesehatan BPJS Kesehatan Budi Mohammad Arief menyampaikan sisa 12,2 persen atau 271 rumah sakit yang belum terakreditasi memiliki waktu hingga 30 Juni untuk menyelesaikan proses akreditasi agar dapat melanjutkan kerja sama dengan BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan program JKN kepada masyarakat.

Baca Juga: Tingkatkan Kualitas, MSC BPJS Barabai Hadir di Lokasi Strategis

Baca Juga: KPPN Tanjung Buka Layanan Terpadu BPJS Cabang Barabai

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Dewi Persik Pukau Ribuan Masyarakat Kalsel, Paman Birin Ajak Dukung Jokowi
apahabar.com

Nasional

25 Tahun Telkomsel: Memaknai Konsistensi Melayani Negeri
apahabar.com

Nasional

Budi Mayat dalam Koper Bawa ‘Banyak Uang’, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
apahabar.com

Nasional

Usai Sri Mulyani, Giliran Eks Gubernur Sulsel ke Istana
apahabar.com

Nasional

Bersamaan! Jokowi Pidato Kemenangan, Prabowo Pidato Penolakan
BPPTKG

Nasional

BPPTKG: Material Gunung Merapi Gugur Sejauh Ratusan Meter
apahabar.com

Nasional

Pulihkan Ekonomi Nasional, Pemerintah Gelontorkan Puluhan Triliun ke 12 BUMN
apahabar.com

Nasional

Trending Twitter Gilang dan Bungkus, Fetish Kain Jarik Berkedok Riset
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com