Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Kesal, Pengunjung Sidang Interupsi Hakim di PN Banjarmasin

- Apahabar.com Kamis, 9 Mei 2019 - 17:02 WIB

Kesal, Pengunjung Sidang Interupsi Hakim di PN Banjarmasin

Pengunjung sidang menginterupsi hakim Pengadilan Negeri Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Eddy

apahabar.com, BANJARMASIN – Aksi nyeleneh seorang pengunjung bikin heboh para peserta sidang di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin, Kamis (9/5) siang.

Di tengah jalannya siang, perempuan berhijab hitam ini mendadak menginterupsi hakim saat jaksa hanya menuntut terdakwa penggelapan sepeda motor pidana penjara 1,6 tahun.
Usut punya usut, wanita tersebut bernama Rahmi (40). Rupanya korban penggelapan para terdakwa.

“Saya keberatan pak hakim. Saya tidak terima,” teriak ibu beranak dua itu.

Rahmi menilai tuntutan yang diberikan jaksa penuntut umum (JPU) Indah Lestari terlampau ringan. Tidak sebanding dengan penderitaan selama sepeda motor satu satunya milik Rahmi itu raib, dibawa kabur terdakwa.

Baca Juga: Polres Tanah Bumbu Musnahkan Ratusan Gram Sabu

“Maaf ibu, saya hakim hanya mengadili terdakwa. Untuk tuntutan silakan ibu berkomunikasi dengan bu jaksa,” ucap hakim Aris Bawono yang memimpin persidangan.

Tak puas dengan jawaban hakim, perempuan asli Jawa Timur itu kemudian mencecar jaksa dengan sejumlah pertanyaan. Bahkan ia meminta terdakwa untuk mengganti sepeda motor jenis Honda Vario miliknya itu.

“Ayo balikin motor saya. Dasar tidak tau diri kamu. Hidupmu sudah kami tanggung, malah balasannya motor kami dibawa kabur,” ujarnya dengan logat jawa.

Rahmi bercerita, awal petaka yang dialaminya itu terjadi pada Agustus 2018 silam. Saat itu ia membantu terdakwa Syamsudin dengan memberinya pekerjaan sebagai penjual pentol di kawasan pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

“Waktu itu keluarga kami kasihan mas. Dia meminta kerja. Karena sama-sama dari Jawa ya kami bantu,” tutur Rahmi kepada apahabar.com.

Tidak hanya diberi pekerjaan, terdakwa juga selama dua bulan tinggal di rumah Rahmi.

“Padahal dia makan dan tidur di rumah kami secara gratis. Tapi kok tega teganya ya dia berbuat seperti ini. Hingga kini kami belum mampu membeli sepeda motor lagi,” tuturnya sambil terisak.

Ia pun berharap, majelis hakim PN Banjarmasin memberi hukuman yang seberat-beratnya kepada terdakwa.

Meski ia sadar, pencari keadilan seperti dirinya acap kali tidak diperhitungkan oleh aparat.

“Semoga bapak hakim berkenan melebihi hukuman di atas tuntutan jaksa,” harapnya.

Baca Juga: Maling Helm Terpantau CCTV Pemko Banjarmasin

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Macan Bamega Beraksi, Pelaku-Penadah Ranmor di Kotabaru Ditangkap
apahabar.com

Hukum

Kembali Tak Hadir, Profesionalitas Saksi Ahli Kasus Pencabulan Dipertanyakan
apahabar.com

Hukum

Komplotan Pencuri Kabel PJU di Tanbu Diringkus Petugas, 1 Masih DPO
apahabar.com

Hukum

Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup!
apahabar.com

Hukum

Demi Cicilan Mobil, Satpam di Banjarbaru Bobol Belasan Ruko!
apahabar.com

Hukum

Melihat Polisi Datang, Fauzi Gugup dan Buang 2 Paket Sabu ke Tanah
apahabar.com

Hukum

Tim Gabungan Polda Kalteng Buru Komplotan Pencuri Uang Pengusaha Walet
apahabar.com

Hukum

Buron Setahun, Pembunuh di Pendulangan Emas Kotabaru Tertangkap!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com