Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

KPK Telusuri Sumber Pemberi Gratifikasi ke Bowo Sidik

- Apahabar.com Sabtu, 4 Mei 2019 - 22:11 WIB

KPK Telusuri Sumber Pemberi Gratifikasi ke Bowo Sidik

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. Foto - Edunews.id

apahabar.com, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelurusi dugaan sumber pemberi gratifikasi kepada anggota Komisi VI DPR RI Bowo Sidik Pangarso (BSP) terkait penggeledahan di ruang kerja anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Muhammad Nasir, Sabtu (4/5/2019)

“Kami sedang menelusuri siapa saja pihak-pihak yang diduga sebagai sumber dari gratifikasi tersebut, jadi lebih dalam konteks menelusuri dugaan sumber atau dugaan pemberi gratifikasi untuk tersangka BSP,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Sabtu.

Baca Juga: Para Tersangka OTT KPK di Balikpapan Diterbangkan ke Jakarta

Adapun penggeledahan itu dilakukan mulai sekitar pukul 11.00 WIB sampai 13.00 WIB.

“Tentu itu bagian dari upaya menelusuri, memverifikasi dan juga melihat lebih lanjut apakah di sana ada barang bukti atau tidak yg relevan dengan perkara ini. Memang dugaan pemberian gratifikasinya terjadi sudah beberapa waktu yang lalu sehingga kemudian bisa diubah bentuk dan lain-lain,” ucap Febri.

Dari penggeledahan di ruang Muhammad Nasir itu, tim KPK tidak menyita apapun.

“Tadi saya pastikan pada tim, setelah penggeledahan dilakukan karena kami tidak menemukan dokumen-dokumen atau barang-barang lain yang relevan dengan pokok perkara ini, maka secara “fair” tentu KPK juga tidak boleh melakukan penyitaan terhadap benda-benda tersebut,” tuturnya.

Baca Juga: KPK Tetapkan Hakim PN Balikpapan Tersangka Kasus Suap

Menurut Febri, sampai saat ini telah diidentifikasi setidaknya ada tiga sumber dana gratifikasi yang diterima oleh Bowo Sidik. Namun, ia belum bisa menjelaskan lebih lanjut siapa saja pihak yang memberikan gratifikasi kepada Bowo Sidik tersebut.

“Siapa saja tentu belum bisa disampaikan karena proses ini masih dalam tahap penyidikan tetapi beberapa kegiatan yg dilakukan akhir-akhir ini oleh penyidik itu adalah bagian dari upaya menelusuri dan melakukan verifikasi terkait dengan sumber dana gratifikasi tersebut,” ujar Febri.

Selain kasus gratifikasi, Bowo Sidik juga telah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap pelaksanaan kerja sama pengangkutan bidang pelayaran antara PT Pupuk Indonesia Logistik (PILOG) dengan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK).

Baca Juga: Polisi Bekasi Pastikan Hanya 1 Terduga Teroris yang Tewas

Adapun pengangkutan itu untuk kepentingan distribusi pupuk PT Pupuk Indonesia.

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

8 Ciri akan Terjadi Tsunami
apahabar.com

Nasional

Pertamina Siapkan Tambahan Avtur di 12 Bandara Embarkasi Haji
apahabar.com

Nasional

Setelah 4 Jam, Kebakaran di Tomang Jakarta Padam, 250 Rumah Terbakar
apahabar.com

Nasional

Hari Ini Terakhir Penukaran 4 Pecahan Uang Lama
apahabar.com

Nasional

Pinangki Akui Cerita Pertemuan dengan Djoko Tjandra ke Sesama Jaksa
apahabar.com

Nasional

Viral! Air Laut di Bawah Jembatan Suramadu ‘Terbelah’
apahabar.com

Nasional

Masyarakat Diminta Hindari Pesisir Pantai Selat Sunda Radius 1 Km
apahabar.com

Nasional

Garang di Lapangan, Ratusan Polisi India Terinfeksi Covid-19 
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com