Viral Jembatan Alalak II Patah Akibat Macet Parah, Cek Faktanya Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu

KSOP Pastikan Terdapat Kapal Navigasi dan KPLP Secara Gratis

- Apahabar.com Selasa, 21 Mei 2019 - 17:38 WIB

KSOP Pastikan Terdapat Kapal Navigasi dan KPLP Secara Gratis

Kapal untuk angkutan lebaran. Foto-apahabar.com/Muhammad Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Mengantisipasi penumpukkan penumpang kapal laut di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Banjarmasin menegaskan telah menyediakan tiga buah kapal untuk keadaan darurat (emergency) yang mengangkut penumpang secara gratis.

“Kita akan menyediakan dua kapal navigasi dan satu kapal KPLP Surabaya,” ucap Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Banjarmasin, Bambang Gunawan setelah memimpin kegiatan kesiapan dan pembukaan posko angkutan laut lebaran 2019, Selasa (21/5).

Baca Juga: Intip Besaran THR yang Disiapkan untuk Guru Honorer Banjarmasin

Kapal itu, kata dia, dipastikan akan mengangkut penumpang secara gratis. Khususnya bagi penumpang yang tak mendapatkan tiket mudik ke kampung halaman. Mengingat, kebijakan itu telah sesuai dengan arahan Menteri Perhubungan Republik Indonesia.

Selain kapal navigasi, sambung dia, tersedia juga kapal KPLP Surabaya. Sehingga secara keseluruhan terdapat tiga buah kapal yang akan diberangkatkan. Dengan tujuan mengantisipasi lonjakan penumpang atau untuk pemudik yang tak mendapatkan tiket ke Surabaya.

“Kapal negara ini disediakan hanya untuk mengantisipasi penumpang yang mudik idul Fitri yang tak terangkut kapal-kapal ke Surabaya. Sehingga kita keluarkan tiga kapal,” tegasnya.

Baca Juga: Pemkot Banjarmasin Minta Perusahaan Jangan Telat Bayar THR

Sementara itu, Kepala Distrik Navigasi Klas 2 Banjarmasin, Abdul Kasim mengatakan, pihaknya telah menyediakan dua buah kapal navigasi KN. Kunyit dengan kapasitas 120 orang. Sehingga apabila dua buah kapal, maka akan mengangkut sekitar 240 orang.

Kapal itu memiliki 24 kamar khusus Anak Buah Kapal (ABK). Jadi, penumpang yang akan naik hanya duduk saja di ruangan kapal. Kita tak mau ambil resiko. “Biasanya keadaan darurat tersebut akan terjadi pada H-1 sebelum lebaran,” tutupnya.

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Syarif

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ungkap Sabu 508 Kg, 42 Personel Ditresnarkoba Diganjar Penghargaan Kapolda Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Dibayangi Biarpet, Siswi di Tabalong Tetap Serius Ikuti Ujian Daring
apahabar.com

Kalsel

Masa Pandemi Covid-19, 9 Dokter Muda Tinggalkan HST
apahabar.com

Kalsel

Direktur RSUD Tanjung Positif Covid-19, Bupati: Bukan dari Pasien
apahabar.com

Kalsel

Ratusan Buruh dan Mahasiswa Geruduk DPRD Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Bagi 500 Paket Sembako, Fahrani Utamakan Kader Ansor dan Warga Terdampak Covid-19
Apahabar.com

Kalsel

Isu Save Meratus Mencuat, Konsesi PT MCM Masih Ada di HST
apahabar.com

Kalsel

Bangun Siring Muara Kelayan, Pedagang Beras Akhirnya Bersedia Lepas Lahan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com