Motif Pembunuhan Dipocong di Tabat HST Terungkap, Polisi Tetapkan 4 Tersangka Masih Didera Covid-19, Denny Indrayana Tetap Perjuangkan PSU yang Jujur dan Adil Seluruh Tempat Wisata di Jaro Tabalong Ditutup Saat Idulfitri Ingin Pukul Ibunya, Seorang Adik di Telaga Langsat HSS Tikam Kakak hingga Tewas Pasca-satu Masjid di Balikpapan Terpapar Covid-19, Perum Bumi Nirwana Dijaga Ketat Petugas

Lewat Vicon, Habib Banua Dicecar Puluhan Pertanyaan

- Apahabar.com Rabu, 22 Mei 2019 - 16:03 WIB

Lewat Vicon, Habib Banua Dicecar Puluhan Pertanyaan

Habib Banua (kanan) didamping Denny Indrayana saat melaporkan Adhariani atas dugaan pencemaran nama baik di Direktorat Reserse Kriminal Umum, Polda Kalsel, Jumat (10/5). apahabar.com/Ahya Firmansyah

apahabar.com, BANJARMASIN – Nama anggota DPD RI, Habib Abdurrahman Bahasyim alias Habib Banua ikut terseret dalam laporan Adhariani terkait dugaan politik uang.

Lantaran sedang berada di Malaysia, Habib Banua yang semestinya memenuhi panggilan Bawaslu, memberikan keterangan melalui video conference atau vicon.

Vicon ditonton jajaran Bawaslu, Kejaksaan dan Kepolisian di Kantor Bawaslu Kalsel, Rabu (22/5) siang.

Pantauan apahabar.com, proses klarifikasi tersebut memakan waktu tiga jam, atau sejak pukul 10.00-13.00.

Proses tersebut guna mengetahui sejauh mana keterlibatan Habib Banua dalam tudingan politik uang yang dilaporkan Adhariani.

Disebutkan terlapor diduga membagi bagikan uang di Desa Sungai Andai, Banjarmasin Utara saat masa tenang kampe, 14 April lalu.

Kedua terlapor adalah Caleg Partai Demokrat Ahmad Herru Kurniawan dan Habib Ahmad Bahasyim. Nama terakhir merupakan adik Habib Banua.

Habib Banua, kata Komisioner Bawaslu Kalsel, Azhar Ridhanie berstatus saksi dalam laporan tersebut.

Namun Azhar menerangkan pada mekanisme Bawaslu ada form laporan bahwa mereka: Habib Banua, Ahmad Herru Kurniawan dan Habib Ahmad Bahasyim, merupakan satu paket membagikan uang pada masa tenang kampenya.

“Diklarifikasi Habib Banua ini karena dalam proses kajian barang bukti ada terlihat dia ikut serta dengan kedua rekannya. Jadi perlu kami kroscek lagi, karena berbeda dengan terlapor yang lain,” katanya.

Selanjutnya, pihaknya menyampaikan bahwa semua terlapor tersebut jika terpenuhi objeknya maka masuk waktu pembahasan menyeluruh.

“Besok terakhir masuk 14 hari kerja setelah dilaporkan Adhariani. Dari sana masuk pembahasan kedua dengan Gakkumdu yang menentukan hasilnya,” katanya.

Azhar menerangkan dalam proses klarifikasi, pihaknya mencecar sebanyak 35 pertanyaan kepada Habib Banua.

Baca Juga: Diperiksa Bawaslu Kalsel, Habib Ahmad Dicecar Puluhan Pertanyaan

Baca Juga: Bawaslu Didesak Usut Tuntas Kasus Politik Uang Habib Banua

Baca Juga: Kapolda Kalsel Temui Habib Banua, Ada Apa?

Baca Juga: Dipolisikan Habib Banua, Adhariani: No Comment, Puasa

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz F

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hotel

Kalsel

Jika Permintaan Tak Dipenuhi, Karyawan Desak Pemerintah Cabut Izin Hotel Grand Mentari Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Gema Takbir Boleh Digaungkan, Asalkan?

Kalsel

Geger Ibu Muda di Kintap Tala Tewas dengan Luka Menganga di Leher
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Fitnes Yoga Club, Polisi: Korsleting Listrik
bahan pokok

Kalsel

AHY Sebar Bapok ke Korban Banjir Tala
apahabar.com

Kalsel

Carut-marut Regulasi, Akar Polemik Pembongkaran Baliho di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Positif Covid-19 di Tanbu Naik Drastis, Simpang Empat Tertinggi
apahabar.com

Kalsel

Dini hari, Dua Rumah di Balangan Rata dengan Tanah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com