Menteri Siti Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel, Bukan Tambang dan Sawit Selain Surat Miskin, Berikut Syarat Pengobatan Gratis Korban Banjir di Banjarmasin Hingga Hari ke-10 Memori CVR Sriwijaya Air Belum Ditemukan UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan

Mahalnya Tiket Pesawat Hambat Pertumbuhan Ekonomi

- Apahabar.com Sabtu, 11 Mei 2019 - 07:15 WIB

Mahalnya Tiket Pesawat Hambat Pertumbuhan Ekonomi

Ilustrasi bandara. Foto-Thinkstockphotos.com

apahabar.com, JAKARTA – Melambungnya harga tiket pesawat diseniy berpotensi melambatkan pertumbuhan nasional. Hal itu karena ada berbagai kinerja sektor perekonomian yang dirasakan terdampak akibat meningkatnya harga tiket penerbangan.

“Salah satu faktor yang berperan besar dalam melambatnya pertumbuhan ekonomi itu adalah adanya kenaikan harga tiket pesawat,” kata peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Assyifa Szami Ilman seperti ditulias Republika.

Menurutnya, kenaikan harga tiket pesawat cukup tinggi itu perlu segera diatasi. Karena sektor transportasi udara berperan tidak hanya untuk mendorong mobilitas manusia antar daerah di negara kepulauan. Namun, yang juga sama pentingnya terhadap sektor pariwisata.

Baca Juga: Petugas KPPS yang Meninggal Jadi 469 Orang

Ilman mengingatkan bahwa bukan rahasia apabila sektor pariwisata tumbuh, maka tingkat konsumsi di daerah tersebut juga akan kuat. Ia juga menuturkan bahwa beberapa daerah di Indonesia yang bergantung besar terhadap sektor pariwisata pun juga terkena dampak dari kenaikan harga tiket pesawat akhir-akhir ini. Sehingga akhirnya akan memengaruhi pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.

“Pertumbuhan PDRB di Bali dan Nusa Tenggara saja, yang notabene menjadi tempat pariwisata utama, itu memiliki tingkat pertumbuhan sebesar 4,64 persen atau masih di bawah capaian nasional,” katanya.

Dengan demikian, menurut dia, maka kenaikan tiket pesawat tentunya memiliki hubungan terhadap performa sektor pariwisata. Selain itu, ujar dia, arus mudik yang akan mendatang juga pasti akan dipengaruhi dengan harga tiket pesawat yang berlaku.

“Sehingga penting bagi pemerintah untuk terus memperbaiki struktur pasar dan struktur harga di sektor transportasi udara tersebut,” ujarnya.

Baca Juga: Jokowi Hanya Unggul di Kotabaru

Sebagaimana diwartakan, pertumbuhan ekonomi pada Q1 2019 berada di angka 5,07 persen. Sedangkan, target target pertumbuhan ekonomi yang digagas pemerintah adalah sebesar 5,3 persen pada 2019.

Editor: Syarif

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Nasional

Indonesia Tembus 5 Besar Produsen Produk Halal Dunia
Covid-19

Nasional

Hoaks Penanaman Chip Pelacak Warga yang Divaksin Covid-19
apahabar.com

Nasional

Mobil Rp 1,3 T, Ini Alasan KPK Tak Libatkan Dewan Pengawas
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Buat Terobosan Atasi Covid-19, Jangan Datar-datar Saja
apahabar.com

Nasional

Hadapi Karhutla, Kalsel Bentuk Satgas Doa hingga Salat Minta Hujan
apahabar.com

Nasional

Iran: Keamanan AS di Timur Tengah dalam Bahaya
apahabar.com

Nasional

PDIP Kalsel Targetkan Kemenangan Jokowi-Ma’ruf di Kalsel Mencapai 55 Persen
apahabar.com

Nasional

Terbongkar, Sosok Pemilik Ratusan Miras Selundupan di Landasan Ulin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com