Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan 13 Menit di SDL, Jokowi Disambut Meriah Ribuan Pengungsi Banjir Kalsel

Makanan Dilarang Pakar Kesehatan Saat Anak Santap Sahur

- Apahabar.com Selasa, 7 Mei 2019 - 04:00 WIB

Makanan Dilarang Pakar Kesehatan Saat Anak Santap Sahur

Ilustrasi. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Mengajak anak berpuasa memang dianjurkan. Tapi, jangan sampai memaksa jika mereka belum mampu.

Sebagai latihan, anak bisa diajak ikut bersahur atau berbuka puasa bersama.

Baca Juga: Puasa Sembuhkan Maag? Ini Kata Dokter

Namun, orang tua baiknya lebih bijak dalam memilih makan buat mereka. Terutama ketika santap sahur.

Agar, kesehatan mereka tetap terjaga, baiknya orang tua memilih makan yang tepat.

Anak boleh mengkonsumsi makanan asam dan manis selama puasa. Namun, tak dilakukan jika perut anak kosong.

Sebab, menurut ketua PERGIZI Pangan Indonesia, Prof. Hardinsyah, MS, Ph.D, dikutip dari Haibunda.com, pencernaan anak bisa mengalami inflamasi atau terjadi pendarahan pada lambung.

“Kalau makanan yang serba ‘ter’ seperti termanis dan terasam, tentu boleh dimakan, tapi jangan saat perut kosong,” kata Hardin ini dalam acara ‘Media Briefing Gerakan Sosial Makan Bijak oleh Mylanta’ di Eat and Eat, FX Sudirman, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Anak-anak cenderung menyukai makanan manis, asam, dan cepat saji.

Padahal makanan jenis ini tidak sehat dan tidak dapat menahan rasa lapar.

Hamad Medical Corporation melansir saat sahur sebaiknya batasi jumlah makanan manis untuk anak. Karena, makanan manis biasanya berupa olahan karbohidrat.

“Hindari makanan yang mengandung karbohidrat olahan dalam bentuk gula dan tepung karena cepat dicerna tubuh, akibatnya anak cepat lapar. Selain itu, jauhi makanan berlemak seperti kue, biskuit, cokelat, dan permen,” ujar Dr. Attia Ibrahim, praktisi kesehatan di Primary Health Care Corporation Qatar.

Selama sahur, anak juga tidak dianjurkan mengonsumsi makanan yang digoreng dan minuman bersoda.

“Mungkin ada baiknya menghindari minuman yang mengandung kafein, seperti teh dan kola. Selain itu, hindari makanan yang digoreng karena kandungannya tidak dapat memenuhi gizi yang dibutuhkan anak saat berpuasa,” kata Ibrahim.

Ibrahim menyarankan lebih baik orang tua memenuhi kebutuhan cairan anak saat sahur.

Penting untuk memastikan anak tetap terhidrasi, karena kekurangan cairan akan menyebabkan sembelit dan dapat mengiritasi kandung kemih anak.

Baca Juga: 7 Cara Menyiasati Agar Tak Dehidrasi Saat Puasa

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Diduga Jadi Otak Peretasan Akun Twitter, Remaja 17 Tahun Diciduk Polisi
apahabar.com

Gaya

Suka Duka Nor Kader JKN di Barabai, Beratnya Ditinggal Pergi
apahabar.com

Gaya

Potret Amanda Manopo di Atas Ranjang, Aduhai Menggoda
apahabar.com

Gaya

Toyota Tarik Ribuan Prius dan Corolla Hybrid, Ada Apa?
apahabar.com

Gaya

Coffee Mocktail, Tren Baru Minuman Kopi Kekinian
apahabar.com

Gaya

Four Twenty dan Fiersa Besari Paling Ditunggu di Murjani
apahabar.com

Gaya

Xiaomi Bakal Rilis Redmi Note 9 Akhir Bulan Ini
apahabar.com

Gaya

Bamega Lounge dan Terrace, Tempatnya Para Eksekutif Muda Nongkrong
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com