Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan

Makanan Ini Disebut Bagus untuk Menjaga Tubuh Selama Puasa

- Apahabar.com Senin, 13 Mei 2019 - 14:42 WIB

Makanan Ini Disebut Bagus untuk Menjaga Tubuh Selama Puasa

Pasta. Foto-good food

apahabar.com, JAKARTA – Pasta bisa dimasukkan ke dalam daftar makan yang harus disantap di bulan Ramadan. Makanan ini selain lezat, disebut-sebut kaya akan nutrisi yang dapat menjaga tubuh tetap bugar dan sehat selama berpuasa.

Apa saja nutrisi yang terkandung pada pasta?

Seperti dilansir dari Republika yang mengutip dari Berkeley Wellness, makanan yang berasal dari Italia tersebut kaya akan karbohidrat kompleks, protein, dan rendah lemak. Oleh sebab itu, pasta bisa menjadi makanan yang sangat bergizi, terutama jika terbuat dari gandum.

Pasta gandum juga menawarkan kadar thiamin, riboflavin, niasin, folat, besi, dan selenium yang baik. Pasta dibuat dari campuran air dan tepung atau semolina. Semolina adalah jenis tepung yang terbuat dari durum, gandum musim semi yang keras dengan kandungan protein tinggi dan warna emas.

Baca Juga: Mau Bantu Berbuka di Masjid Jami, Berikut Biayanya

Semakin banyak semolina yang terkandung dalam pasta, semakin banyak protein yang disediakannya, meskipun protein dari pasta tidak lengkap. Ketika telur ditambahkan ke pasta, pasta kemudian akan memberikan lemak dan kolesterol makanan, serta nutrisi lain yang ada dalam telur.

Pasta juga mengandung gluten, protein yang terbentuk ketika air dan tepung terigu dicampur. Protein yang sama yang memberikan elastisitas adonan roti.

Orang dengan penyakit celiac atau sensitivitas terhadap gluten mungkin alergi terhadap gandum dan produk gandum. Siapa pun yang diet ketat gluten harus menghindari pasta gandum.

Sejak 1998, semua produk biji-bijian olahan di Amerika Serikat telah diperkaya dengan asam folat. Misalnya, 1 cangkir pasta yang dimasak mengandung sekitar 100 mikrogram asam folat, yang merupakan 25 persen dari asupan harian yang direkomendasikan.

Penelitian menunjukkan bahwa asam folat yang digunakan untuk membentengi makanan, serta suplemen, sebenarnya lebih baik diserap oleh tubuh daripada vitamin yang ditemukan secara alami dalam makanan.

Banyak orang menganggap pasta sebagai makanan penggemukan, yang merupakan mitos berulang. Makan makanan kaya karbohidrat dalam jumlah sedang tidak merangsang nafsu makan atau menyebabkan penyimpanan lemak dalam tubuh.

Namun, jika anda makan porsi yang terlalu besar atau menenggelamkan pasta anda ke dalam saus daging yang tebal atau saus berbasis krim atau keju, maka hal itu memang dapat berkontribusi pada penambahan berat badan.

Baca Juga: Bersuami Orang Kanada, Nisa Selalu Rindu Ramadan di Banjar

Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Mengenal Prof Dr Manan Embong, Pembawa Puluhan Pusaka Rasulullah ke Martapura

Habar

Mengenal Prof Dr Manan Embong, Pembawa Puluhan Pusaka Rasulullah ke Martapura

Habar

VIDEO: Habib Umar bin Hafidz Peduli Kebakaran di Kalimantan
apahabar.com

Habar

PCNU Banjar Ambil  Sikap Tegas Jelang Pilkada 2020; Netral
apahabar.com

Habar

Langgar PSBB, Polres Bogor Terapkan Hukum Baca Alquran
apahabar.com

Habar

MUI Padang Serahkan ‘Provokator’ pada Penegak Hukum
apahabar.com

Habar

Saudi Minta Tunda Kontrak Layanan, Kemenag RI: Bukan Tunda Rencana Haji!
apahabar.com

Habar

Masjidil Haram Dijaga Ketat, Jemaah Umrah Tak Bisa Leluasa
apahabar.com

Habar

Ponpes Darussalam Memulai Tahun Ajaran Baru Tepat di Hari Istimewa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com