Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Masyarakat Singkawang Diimbau Tak Terpancing Isu Aksi 22 Mei

- Apahabar.com Kamis, 23 Mei 2019 - 11:07 WIB

Masyarakat Singkawang Diimbau Tak Terpancing Isu Aksi 22 Mei

Ilustrasi. Foto-suara.com

apahabar.com, PONTIANAK – Masyarakat Kota Singkawang diimbau tidak terpancing dan dapat menahan diri dengan maraknya isu-isu yang tersebar di media sosial mengenai aksi 22 Mei yang dilakukan sejumlah warga terkait hasil penetapan KPU RI di beberapa daerah Indonesia.

“Mari bersama kita jaga diri kita, keluarga kita, lingkungan kita dan masyarakat kita untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban sehingga hal-hal yang terjadi di luar, tidak dijadikan motivasi kita untuk ikut serta dalam aksi yang serupa,” kata Asisten Pemerintah Kota Singkawang, Hery Apriyadi, Kamis.

Masyarakat Singkawang diimbau untuk tidak percaya dengan berita-berita Hoaks serta menyebarkan informasi-informasi yang belum jelas kebenarannya. Karena UU ITE sudah sangat jelas akan menjerat masyarakat apabila salah dalam memanfaatkan media sosial.

“Intinya jangan sampai terpancing terhadap hal-hal yang dapat memancing emosional masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, di bulan suci Ramadan sekarang ini hendaknya dijadikan sebagai momen pembentukan diri untuk tahan terhadap berbagai ujian yang diberikan oleh Allah supaya menjadi orang-orang yang bertakwa.

“Di bulan yang penuh rahmat dan ampunan ini sebaiknya dimanfaatkan untuk ke hal-hal yang dapat meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah dalam rangka pembebasan diri dari api neraka,” ajaknya.

Sebelumnya, Kapolres Singkawang, AKBP Raymond M Masengi juga mengimbau kepada masyarakat Singkawang untuk tidak ikut-ikutan dalam aksi 22 Mei yang marak diembuskan ke media sosial menjelang diumumkannya hasil rekapitulasi perhitungan KPU RI.

“Sesuai instruksi Bapak Kapolri, kita bersama TNI sudah mengambil langkah-langkah terkait dengan adanya isu aksi tersebut,” kata Raymond.

Langkah-langkah yang diambil adalah melakukan upaya preventif dan preemtif. Yang mana langkah ini juga merupakan protap yang harus disiapkan untuk masyarakat Kota Singkawang.

“Tapi saya yakin dan percaya jika masyarakat Singkawang tidak terpengaruh dengan maraknya isu tersebut. Apalagi pesta demokrasi sekarang ini sudah berakhir. Maka sudah waktunya masyarakat kembali bekerja sesuai dengan profesinya masing-masing,” ujarnya.

Raymond juga berpesan, kepada masyarakat Singkawang untuk tidak mudah terpengaruh dengan berita-berita yang belum pasti diketahui kebenarannya.

“Saya juga mengimbau ke masyarakat khususnya pengguna media sosial untuk tidak menyebarluaskan berita-berita yang dapat memancing situasi Kamtibmas di Kota Singkawang sehingga dapat membuat Singkawang tidak kondusif lagi,” pesannya.

Baca Juga: Polisi Tetapkan 257 Tersangka Kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta

Baca Juga: Warga Sebut Perusuh di Slipi Bukan Penduduk Setempat

Sumber: Antara
Editor: Fariz F

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalbar

Musim Hujan, Warga Pontianak Waspada ‘Kencing Tikus’
apahabar.com

Kalbar

Demo Anti-Omnibus Law di Kalbar Ricuh, Pendemo Ada yang Positif Covid-19
apahabar.com

Kalbar

Gubernur Sutarmidji Target Kalbar Segera Bebas Pungli
apahabar.com

Kalbar

Lima Orang Utan Dilepasliarkan di TN Bukit Baka-Bukit Raya
apahabar.com

Kalbar

Halalbihalal Terancam Imbas Covid, Wali Kota Pontianak: Jangan Lama-Lama di Masjid
apahabar.com

Kalbar

Mulai Hujan, Titik Panas di Kalbar Berangsur Turun
apahabar.com

Kalbar

Demo Tolak Omnibus Law Besok, Polda Kalbar Larang Anak SD-SMA Terlibat
apahabar.com

Kalbar

Positif Covid-19 di Kalbar Jadi 70 Orang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com