7 Pemuda Diamankan Saat Demo di Banjarmasin, Polisi: Mereka Mabuk Sudah Minta Maaf, Sekda Tala Tetap Dipolisikan Live Streaming SCTV PSG vs Man United Liga Champions Malam Ini, Link Siaran Langsung Vidio.com Demo Setahun Jokowi di Banjarmasin: 5 Remaja Diamankan, Mahasiswa Respons Santuy Refleksi Setahun Jokowi-Ma’ruf, BEM Kalsel Ancam Demo Tiap Pekan

Mengenal Lebih Dekat Sahrani, Sosok Pengingat Sahur Bersuara Khas dari Martapura

- Apahabar.com Senin, 27 Mei 2019 - 14:54 WIB

Mengenal Lebih Dekat Sahrani, Sosok Pengingat Sahur Bersuara Khas dari Martapura

H Muhammad Sahrani. Foto-apahabar.com/AHC 06

Santap sahur di wilayah Kabupaten Banjar terasa lebih dramatis. Radio Masjid Al Karomah Martapura yang menjadi “Penentu” waktu imsak, kerap mengingatkan berapa menit waktu tersisa. Radio tersebut di putar di seluruh masjid dan musalla yang akan menggelar salat subuh di Kabupaten Banjar. Kendati familiar, tak banyak orang yang mengenal siapa pemilik suara khas tersebut.

Fida, MARTAPURA

Pemilik suara khas tersebut adalah H Muhammad Sahrani. Lelaki yang akrab disapa Ani ini telah menjalani profesi sebagai pengingat (waktu) sahur sejak tahun 1995.

“Sudah 24 tahun membangunkan orang sahur. Sejak tahun 1995,” ujarnya kepada apahabar.com di ruang kesekretariatan Masjid Al Karomah Martapura pada Senin (27/5/2019) siang.

Ani sebelumnya berprofesi sebagai pedagang ikan laut di Pasar Martapura. Lokasi pasar sendiri berdekatan dengan Masjid Al Karomah. Hingga kemudian, dia dipercaya sebagai muazzin dan tahrim subuh di masjid tersebut.

View this post on Instagram

Sahur-Sahur-Sahur . . . Warga wil. Martapura sepertinya biasa mendengar suara beliau neh! Sidin nih pank yang biasanya menggarak sahur buhan pian pian seberataan. Dari; @bunglon_hijau Follow: @Habargawian & @instakalsel #Wargabanua #instakalsel

A post shared by KLIK INFO BERITA BANJAR KALSEL (@wargabanua) on

Sebelum berangkat mengingatkan sahur, Ani terlebih dulu bersahur di kediamannya di Desa Melayu, Martapura. Selesai bersahur, dia pun mengayuh sepeda tuanya menuju Masjid Al karomah.

“Naik sepeda ontel ke masjid. Sekitar 8 menit sampai,” ucap Ani.

Kini, lelaki berumur 64 tahun itu dipercaya sebagai Sekretaris Masjid Al Karomah Martapura. Tugas yang dia tangani seputar permasalahan air dan laporan kehilangan.

Dengan profesi yang sekarang diembannya, Ani mengaku sangat bersyukur.

“Rejekinya lebih nyaman di sini. Dulu di tahun 2009 diberangkatkan Haji sama (mantan) Gubernur Rudy Arifin, alhamdulilah,” ucapnya.

Sementara itu, suara khas Ani yang terdengar ke punjuru wilayah Kabupaten Banjar sangat familiar di telinga masyarakat. Namun, sebagian besar masyarakat hanya mengenal suaranya.

Seorang warga Martapura bernama Apip mengaku kenal dengan suara pengingat sahur di setiap Ramadan itu. Namun dia tak pernah tahu siapa sosok dibalik suara itu.

“Saya tahu suara pengingat sahur itu. (saya mendengarnya) Sejak saya SD sampai sekarang. Tapi saya gak tahu siapa orangnya,” ujar Apip.

Begitulah, fakta tentang sosok di balik suara khas pengingat waktu sahur di Radio Masjid Al Karomah Martapura. Suaranya lebih dikenal dibanding sosoknya.

Belum lama ini, video sosok Ani saat mengingatkan waktu imsak viral di dunia maya, setelah diunggah akun Instagram Warga Banua. Unggahan tersebut hingga berita ini diturunkan  sudah menuai 116.374 viewer.

Baca Juga: Siapakah Muslim yang Boleh tidak Berpuasa Ramadan?

Baca Juga: 5 Hal yang Dianjurkan ketika Berpuasa 

Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kewalahan Tangani Sampah Durian, Petugas Kebersihan Banjarmasin Tambah Truk Pengangkut
apahabar.com

Kalsel

Bawaslu Banjar Rangkul Masyarakat Awasi Pilkada Serentak 2020
apahabar.com

Kalsel

Alami Luka Bakar, Polisi: Pemilik Kapal Syok
apahabar.com

Kalsel

Ada Sinyal Hujan Lokal Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Waswas Karhutla Tala, Kapolres Langsung Turun Tangan
apahabar.com

Kalsel

Komunitas Kalsel Peduli Bantu Petugas Pospam Nataru di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Toko Bangunan di Anjir, Polisi Amankan Kabel Kawat
apahabar.com

Kalsel

Belasan Tahun Mengabdi, Dokter Zainal Diganjar Mutasi ke Pulau Sembilan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com