Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan

Mengharukan, Begini Cerita di Balik Longsor Pendulangan Kotabaru

- Apahabar.com     Minggu, 5 Mei 2019 - 15:06 WITA

Mengharukan, Begini Cerita di Balik Longsor Pendulangan Kotabaru

Pencarian korban di tempat terjadinya longsor masih diupayakan. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Bencana tanah longsor di Kotabaru yang menelan 4 korban jiwa pada Sabtu (4/5) kemarin, ternyata menyimpan cerita mengharukan. Berikut kronologis kejadiannya.

4 korban yang tertimbun di tempat pendulangan bernama Syahruni alias Unyut berusia 25 tahun asal Tapin. Kedua, Misdi berusia 35 tahun asal Tapin. Ketiga, Ali berusia 40 tahun asal Tapin dan terakhir Tatung berusia 40 tahun asal Tapin.

Baca Juga: Pendulangan di Kotabaru Longsor, 4 Orang Tertimbun

“Satu orang atas nama Syahruni sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ucap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotabaru, H. Rusian Ahmadijaya, Minggu (5/5).

Sementara, saat kejadian terdapat satu orang rekan Korban yang selamat. Yakni, atas nama Sugeng usia 35 tahun.

Kejadian berawal ketika 5 orang tersebut ingin memulai aktifitas pendulangan selepas istirahat siang. Namun belum sampai ke lokasi pendulangan, korban atas nama Syahruni terperangkap oleh longsoran kecil tanah dari tebing.

Melihat temannya dalam kesulitan, 4 rekan lainnya langsung berupaya menyelamatkan Syahruni.

Ketika proses penyelamatan itu-lah tiba-tiba terjadi longsoran tanah kedua yang lebih besar dibandingkan sebelumnya. Tanah dari ketinggian tebing sekitar 50 meter menimbun mereka. 4 orang terperangkap di dalamnya.

“Sementara Sugeng berhasil menyelamatkan diri dari musibah tersebut,” ungkap Rusian.

Sampai saat ini, sambung dia, masyarakat setempat masih melakukan proses evakuasi yang ada di lokasi pendulangan.

Adapun rencana yang akan dilakukan, yaitu melakukan asessment korban terdampak lewat Whatshap dan Handphone, berkoordinasi dengan aparat setempat dan instansi terkait, persiapan ke lokasi kejadian bencana tanah longsor dan persiapan bantuan peralatan tindakan evakuasi.

Sementara, kendala yang dialami, yakni jarak dari Polisi Sektor (Polsek) Sungai Durian ke Gunung Puncak cukup jauh. Yaitu, sekitar 15 Kilometer. Ironisnya, untuk sampai ke sana, mesti ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 4-5 jam.

Baca Juga: Banjir dan Longsor Menerjang, Aktivis Lingkungan Soroti Tambang Batu Bara

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Laporan Orang Tenggelam, Relawan dan Aparat Terjun ke Irigasi Sungai Sipai

Kalsel

Laporan Orang Tenggelam, Relawan dan Aparat Terjun ke Irigasi Sungai Sipai
apahabar.com

Kalsel

PDI Perjuangan Tanah Laut Serahkan APD untuk Tenaga Medis
apahabar.com

Kalsel

Sapi dari Presiden Tiba, Paman Birin: Beliau Maunya di Masjid Noor
apahabar.com

Kalsel

Waspada, Ada 200 Hotspot Berpotensi Menyulut Karhutla
apahabar.comj

Kalsel

Pengerjaan Siring Sungai Kemuning Hampir Selesai, PUPR Kota : Tinggal Pasang Bronjong
apahabar.com

Kalsel

Si-IMIN, Solusi Data Untuk Bantuan ABPD Batola
apahabar.com

Kalsel

Berlangsung Meriah, Malam Takbiran di Tapin Aman Terkendali
apahabar.com

Kalsel

Malam Ini PDAM Bandarmasih Matikan Distribusi Air Bersih, Ini Wilayah yang Terdampak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com