Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Mengintip Busana Kolaborasi Ria Miranda dan CottonInk

- Apahabar.com Sabtu, 11 Mei 2019 - 08:00 WIB

Mengintip Busana Kolaborasi Ria Miranda dan CottonInk

Koleksi terbaru Ria Miranda x CottonInk untuk Hari Raya. Foto-republika.co.id

apahabar.com, BANJARMASIN – Menyatukan ide dari dua brand yang memiliki perbedaan diakui Desainer busana Muslimah Ria Miranda cukup rumit. Pasalnya, CottonInk bermain di baju-baju basic, sedangkan Ria terkenal dengan sentuhan embroidery dan drapery.

Sebagai titik temu, Ria setuju untuk lebih banyak memakai bahan katun, rayon, dan viscose. Bahan-bahan tersebut sebelumnya, tidak pernah dipakai Ria.

“Koleksi ini bisa buat sehari-hari, juga buat Lebaran. Jadi buat awal Ramadan sampai Lebaran ada semua. Kebetulan ada 30 artikel juga,” ungkap Ria seperti dikutip apahabar.com dari Republika pada Jumat (10/5/2019).

Baca Juga: Tetap Tampil Cantik saat Puasa, Berikut Tips Ala Beauty Advisor 

Creative Director CottonInk, Carline Darjanto, mengakui kolaborasi bersama Ria tentu ada tantangannya. Mereka harus memikirkan cara terbaik menggabungkan dua identitas brand sehingga cocok untuk semua pelanggan.

“Ria kuat di print, motif cantik, detail berbeda. Sementara kami tidak pernah main print begini. Biasanya main simple abstrak,” jelasnya.

Enam print karya Ria kemudian diperkaya untuk menyelipkan sisi khas CottonInk. Menurut Carline, baju karya Ria cocok dipakai di kesempatan tertentu, misalnya arisan dan terlebih saat Lebaran.

“Tapi enggak bisa buat jemput anak,” ujar Carline.

Di antara hasil kolaborasi Ria dan CottonInk, ada beberapa baju yang lebih dominan ciri khas CottonInk. Motif garis dan siluet santai lebih pas untuk busana sehari-hati.

“Menjembatani ide CottonInk dan Ria Miranda,” kata Carline.

Ria menjelaskan, kreasinya dengan CottonInk mengambil tema besar koleksinya, yaitu tentang cinta. Dari cinta, menurut Ria, ada turunan kisah romantis yang melahirkan tema “Kasmaran”.

“Kasmaran” dibuat terinspirasi dari cinta dan keindahan lukisan klasik dari era Dinasti Ming. Lukisannya sarat makna dan lembut. Koleksi ini mengusung tema Yansa yang dalam bahasa Mandarin berarti warna.

“Ornamen di sana dituangkan ke motif. Ada beberapa drapery yang mengambil dari cerita baju-baju disana.

Baca Juga: Memilih Makanan Sahur agar Tetap Bugar selama Berpuasa, Berikut Tipsnya

Kenapa Cina diambil untuk koleksi Ramadhan dan Lebaran? Ria mengatakan, ia ingin sesuatu berbeda. Ia menawarkan warna-warna pastel dan perpaduan navy blue dan pastel.

“Tak hanya ornamen Arab yang menarik untuk dijadikan motif print, ornamen Cina juga bisa,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Ketahui 3 Bahaya Narkotika pada Otak
apahabar.com

Gaya

Resep Bubur Gunting Khas Banjar, Manis dan Gurih
apahabar.com

Gaya

Diversifikasi Pangan Ubi Kayu dan Kelor Menjadi Mie Mocaf
apahabar.com

Gaya

Tips Bagi Memelihara Ikan Koi Hingga Menguntungkan
apahabar.com

Gaya

Ramadan, Novotel Banjarmasin Airport Sediakan Kuliner Nusantara
apahabar.com

Gaya

Oppo Ungkap Jeroan Kamera Reno4 F
apahabar.com

Gaya

Tidur Sehat Selama Puasa
apahabar.com

Gaya

Samsung Hadirkan Warna Baru Galaxy A51 dan A71
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com