Tim Paman Birin Blunder Ancam Polisikan Warga Soal Banjir Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin

Menguak Rahasia Rezeki

- Apahabar.com Sabtu, 18 Mei 2019 - 07:00 WIB

Menguak Rahasia Rezeki

Ilustrasi mencari rezseki. Foto-Tribunnews.com

apahabar.com, JAKARTA – Semua orang selalu berharap dan berdoa agar senantiasa mendapat rezeki yang melimpah. Namun, tak ada yang bisa mengetahui kapan, di mana, dan jumlah rezeki yang akan diperoleh. Hal ini di luar batas kemampuan akal dan rasio manusia.

Sang pemegang kendali dan pembagi rezeki bagi umat manusia hanyalah Allah SWT. Sang Khalik telah menentukan rezeki setiap anak Adam yang hidup di muka bumi ini. Ada yang mendapatkan limpahan rezeki, namun banyak pula yang pundi-pundi rezekinya terbatas.

Baca Juga: Ramadan, Kesempatan Mengevaluasi Diri

Seperti ditulis Republika, upaya manusia untuk mengais rezeki pun sangat beragam. Ada orang yang bisa meraup jutaan atau bahkan miliaran rupiah dalam sekali tanda tangan.

Namun, banyak pula orang yang bekerja berat hanya mendapatkan belasan hingga puluhan ribu. Malah, tak sedikit orang yang pulang ke rumahnya dengan tangan hampa.

Di balik setiap rahasia pasti terkandung hikmah. Syekh Muhammad Mutawwalli Sya’rawi, seorang tokoh yang piawai menafsirkan Alquran, dengan analisisnya yang tajam mencoba menuliskan hasil pemikiran dan renungannya terhadap satu dimensi utama manusia, yakni mencari rezeki.

Syekh menjabarkan hal ihwal rezeki yang kerap ditanyakan banyak pihak. Menteri Urusan Wakaf dan Al-Azhar Republik Arab Mesir pada 1976-1978 itu menulis kitab berjudul Tilka Hiya al-Arzaq.

Sebuah risalah sederhana yang berusaha menguak hikmah di balik sejumlah fenomena menarik soal pencarian rezeki.

Tokoh kelahiran Daqadus, sebuah desa di Provinsi Daqahlia, Republik Arab Mesir, memulai kitabnya dengan mengupas sebuah pertanyaan yang kerap dilontarkan anak Adam, Mengapa manusia ditakdirkan memiliki potensi dan kemampuan yang berbeda.

Bukankah jika berkehendak, Allah pasti jadikan mereka dengan kapasitas dan kualitas diri yang sama?

Menurut Syekh Sya’rawi, di balik perbedaan tersebut ada manfaat dan hikmahnya. Allah SWT hendak menunjukkan dengan adanya perbedaan itu umat manusia bisa saling melengkapi satu sama lain, sebagaimana malam yang membutuhkan siang, ujarnya.

Allah SWT berfirman dalam surah al-Lail [92] ayat 1-4: Demi malam apabila menutupi. Demi siang apabila terang-benderang. Demi penciptaan laki-laki dan perempuan. Sungguh usahamu memang beraneka macam. Menurut Syekh Sya’rawi, ayat itu menunjukkan bahwa laki-laki dan perempuan, lemah dan kuat, mempunyai tugas dan peranan masing-masing.

Sedangkan ayat keempat surah al-Lail, kata Syekh Sya’rawi, menunjukkan betapa usaha setiap manusia dalam menjemput rezeki amat beraneka ragam.

Bisa dibayangkan apa yang akan terjadi jika kemampuan tersebut sama rata, tak akan ada lagi orang yang mau berprofesi sebagai pembantu, guru, tukang kebun, petani, ataupun nelayan.

Syekh Sya’rawi menegaskan, dengan perbedaan itulah manusia saling melengkapi dan menguatkan.

Baca Juga: Jadikan Ramadan Bulan Pendidikan

Editor: Syarif

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hikmah

Ini Keistimewaan Lailatul Qadar
apahabar.com

Hikmah

Belajar Ketelitian pada Secangkir Kopi Guru Seman Mulya
apahabar.com

Hikmah

Rindu Ramadan
apahabar.com

Hikmah

Sejarah Bertaburan Muslimah Cerdik Pandai, Fatimah Contohnya
apahabar.com

Hikmah

Rukuk dan Keutamaan Mencari Fadhilah dan Ridhwan-Nya
apahabar.com

Hikmah

Jintan Hitam dan Pembuktian Medis Sabda Nabi Muhammad SAW
apahabar.com

Hikmah

Begini Cara Nabi Muhammad Memuliakan Asisten Rumah Tangga
Masa Iddah Perempuan dalam Islam, Berikut Perhitungannya

Hikmah

Masa Iddah Perempuan dalam Islam, Berikut Perhitungannya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com