Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan 13 Menit di SDL, Jokowi Disambut Meriah Ribuan Pengungsi Banjir Kalsel

Optimalkan Ibadah di Malam Lailatul Qadar

- Apahabar.com Senin, 20 Mei 2019 - 06:20 WIB

Optimalkan Ibadah di Malam Lailatul Qadar

Ilustrasi: Malam Lailatul Qadar . Foto-TribunJabar

apahabar.com, JAKARTA – Lailatul Qadar adalah malam yang dikabarkan Allah SWT sebagai malam kemuliaan. Dimana nilai keberkahan malam itu lebih baik daripada seribu bulan atau jika dikonversikan pada hitungan tahun.

Maka beribadah di malam ini lebih baik dari beribadah selama 83 tahun di dunia. Sungguh mulia dan begitu besar pahala dan ampunan  yang Allah berikan pada malam istimewa tersebut.

Baca Juga: Kajian Ramadan Bersama Guru Zuhdi: Memahami Pertolongan Allah

Seperti lansir dari Republika, selain itu, lailatul qadar juga merupakan malam dimana para malaikat  dan  malaikat  Jibril turun ke dunia menebarkan salam hingga terbit  fajar.  Secara tegas dan jelas Allah SWT menerangkan malam itu dalam firmanNya:

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (al-Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam  itu turun  malaikat-malaikat  dan  malaikat  Jibril  dengan izin Tuhannya untuk  mengatur  segala  urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (Qs. al-Qadar [97]: 1-5).

Sebab turunnya ayat (sabab  nuzul) di  atas telah diterangkan  dalam  sebuah  riwayat, bahwasanya Rasulullah menceritakan kepada para sahabat  bahwa  di  masa  lalu  ada  pemuda  Bani  Israil  yang berjihad  di  siang  hari  dan  beribadah  qiyamul  lail  di  malam  hari  selama  seribu  bulan  berturut-turut.

Baca Juga: Kajian Ramadan Bersama Guru Zuhdi: Dzat Allah SWT Bersifat Qiyamuhu Taala Binafsihi

Para sahabat pun berdecak kagum terhadap amalan pemuda bani Israil itu dan membayangkan betapa besar pahala orang itu. Namun Rasulullah Saw menyebutkan adanya pahala yang lebih besar dari itu, yakni amal ibadah seorang mukmin pada suatu malam yang disebut Lailatul Qadar.

Di  samping  itu  Lailatul  Qadar  juga  disebut  oleh  Allah  SWT  sebagai  malam  keberkahan  (lailatul mubârakah). Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.” (Qs. ad-Dukhân [44]: 3).

Diriwayatkan  oleh  Ahmad  dari  Ubadah  Ibn  Shamid:  Rasulullah  mengabarkan  kepada  kami  tentang lailatul qadar. Beliau berkata, “Dia berada di dalam bulan Ramadhan, di puluhan yang akhir,  malam 21,  23,  25,  27  atau  malam  29,  atau  di  akhir  malam  bulan  Ramadhan.  Barang  siapa  mengerjakan qiyam  pada  malam  itu  karena  imannya  kepada  Allah  dan  karena  mengharap  keridlaanNya,  niscaya diampunilah dosanya yang telah lalu dan dosa yang akan datang.”

Baca Juga: 5 Hal yang Dianjurkan ketika Berpuasa 

Melihat besarnya pahala pada malam kemuliaan itu, alangkah baiknya seorang muslim mengoptimalkan ibadah pada malam-malam yang telah Rasulullah kabarkan.

Editor: Syarif

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hikmah

Menelusuri Jejak Komunitas Muslim di Hong Kong
apahabar.com

Hikmah

Nasib Orang Saleh Tapi Gemar Mengeluh Jalani Hidup
apahabar.com

Hikmah

Ketika Rasulullah SAW Tak Berpaling Dibujuk Tinggalkan Islam
apahabar.com

Hikmah

Mukmin Harus Jadi Kuat, Begini Hadis Rasulullah
Doa Naik Pesawat

Hikmah

Ingat Tragedi Sriwijaya Air, Ini Doa Naik Pesawat
apahabar.com

Hikmah

Godaan Syahwat Besar, Pahala Menolaknya Lebih Besar Lagi
apahabar.com

Hikmah

Pelajaran Berharga Dari Sang Wali Allah Habib Basirih
apahabar.com

Hikmah

Pemuda Nias Masuk Islam, Ini Pesan Syekh Palestina Padanya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com