Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel BREAKING NEWS: Usai Pasukan Katak, Giliran Paskhas Mendarat di Kalsel Meletus! Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 Kilometer Edan! 2 Pria Pembawa Sabu 11 Kg Tertangkap di Duta Mall Licin, Bos Travelindo Terduga Penipu Jemaah DPO Sejak Tahun Lalu

Para Tersangka OTT KPK di Balikpapan Diterbangkan ke Jakarta

- Apahabar.com Sabtu, 4 Mei 2019 - 19:42 WIB

Para Tersangka OTT KPK di Balikpapan Diterbangkan ke Jakarta

Dari operasi tangkap tangan (OTT) di Balikpapan, Kaltim, KPK mengamankan seorang hakim, panitera muda, dan dua orang pengacara. KPK mengamankan duit sekitar Rp 100 juta yang diduga terkait suap dalam penanganan kasus penipuan di persidangan. Foto-Liputan6.com

apahabar.com, BALIKPAPAN – Enam dari tujuh orang yang diciduk dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan, sudah diterbangkan ke Jakarta untuk diperiksa intensif di kantor KPK.

Dilansir Antara, pada Sabtu (4/5) pagi, dengan pengawalan ketat para tersangka dibawa ke Bandara Sepinggan dari tahanan Direktorat Reserse Kriminal Kepolisian Daerah Kalimantan Timur. Mereka diikutkan penerbangan Garuda Indonesia GA 561 dan GA 563 pada pukul 06.26 Wita.

Mereka ini adalah hakim pada PN Balikpapan atas nama Kayat, panitera Fachrul Azami, dan petugas keamanan (satpam) PN Balikpapan Supriyanto. Kemudian ada pengacara Jhonson Siburian dan Daniel Manurung serta staf Rosa Isabela. Satu lagi adalah warga atas nama Sudarman yang ditangkap di rumahnya dengan dugaan keterlibatan kasus yang sama.

“OTT dimulai Jumat sekira pukul 17.30 di PN Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman,” tutur Kepala Bidang Humas Polda Kaltim Komisaris Besar Polisi Ade Yaya Suryana. Gedung PN Balikpapan ini bertetangga dengan Kejaksaan Negeri Balikpapan, dan tak jauh dari situ Markas Brimob Polda Kaltim dan Sekolah Polisi Nasional (SPN).

Dalam OTT ini, di satu ruangan di PN Balikpapan, KPK turut menyita uang sebesar Rp100 juta. Uang ini diduga sebagai uang yang diberikan untuk menyuap hakim guna membebaskan terdakwa dari hukuman dalam satu kasus tanah di Balikpapan. KPK kemudian menyegel ruangan ini.

Sebelumnya Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menyatakan, mereka yang diamankan tersebut diduga terlibat dalam penanganan kasus penipuan dokumen tanah yang sidangnya tengah digelar di Pengadilan Negeri Balikpapan.

“Hakim disuap dengan permintaan membebaskan terdakwa,” ujar Laode. Sebelum OTT ini, juga kuat diduga sudah pernah terjadi aktivitas serupa.

“Jadi kuat dugaan bukan yang pertama kali,” kata Humas KPK Febri Diansyah pada kesempatan terpisah.

Hakim Kayat sebelum ini menyidangkan kasus yang cukup menarik perhatian, yaitu kasus pencemaran Teluk Balikpapan oleh tumpahan minyak. Hakim Kayat menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp15 milar kepada nakhoda kapal MV Ever Judger Zhang Deyi.

Selain sebagai pengacara, Jhonson Siburian juga dikenal sebagai aktivis lembaga swadaya masyarakat National Corruption Watch (NCW). Satu hal yang menjadi perhatian NCW adalah kasus-kasus tumpang tindih kepemilikan lahan di Balikpapan. Bukan kebetulan, Sudarman adalah pengusaha properti, dan menjadi terdakwa dalam kasus penipuan dokumen tanah tersebut, sementara Jhonson adalah pengacaranya.

Baca Juga: Seorang Hakim di Balikpapan Terjaring OTT KPK

Baca Juga: Money Politics Masa Tenang, Wabup Paluta Terjaring OTT

Baca Juga: KPK Tetapkan Hakim PN Balikpapan Tersangka Kasus Suap

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabr.com

Nasional

Pos TNI Diserang KKSB, Seorang Tentara Tewas
apahabar.com

Nasional

Kisah Hidup Nunung, Dari Panggung Hiburan Hingga Terjerat Narkoba
apahabar.com

Nasional

Polisi Amankan Bahan Kimia dari Rumah Terduga Pelaku Bom Kartasura
apahabar.com

Nasional

Wiranto Diserang, Legislator Kalsel di Senayan Pertanyakan Pengamanan Menteri
apahabar.com

Nasional

Gempa 5,7 SR Guncang Mataram
apahabar.com

Nasional

Tertangkap di Kolong Rumah, Pelaku Pencabulan Anak Dihajar Massa
KPK

Nasional

KPK Periksa 2 Mantan Pejabat Badan Informasi Geospasial
apahabar.com

Nasional

Sultan Kasepuhan Cirebon Arief Natadiningrat Wafat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com