Ribuan Warga Terdampak Banjir Mengungsi di Masjid Al-Karomah Martapura Bantu Evakuasi Korban Banjir, Pemprov Kalteng Kirim Relawan ke Kalsel Legislator Kalsel: Banjir Dahsyat dan Longsor Akibat Alih Fungsi Hutan Meski Cedera, Messi Tetap Ingin Main di Final Piala Super Spanyol Bantu Korban Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan

Pedagang Ayam di Banjarmasin Keluhkan Kenaikan Harga

- Apahabar.com Senin, 6 Mei 2019 - 20:51 WIB

Pedagang Ayam di Banjarmasin Keluhkan Kenaikan Harga

Kenaikan harga ayam pada hari pertama Ramadan 1440 H dikeluhkan sejumlah pedagang ayam di Pasar Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Riyadh

apahabar.com, BANJARMASIN – Harga daging ayam potong di Kota Seribu Sungai, Senin (6/5), mengalami lonjakan di hari pertama Ramadan 1440 H, dikeluhkan oleh sejumlah pedagang.

“Harga ayam naik hingga Rp7.000-Rp9.000/kilogram (Kg), dari Rp21 ribu sekarang bisa Rp29.000-Rp30.000/Kg,” kata Mus, penjual ayam di Pasar Lama Banjarmasin.

Baca Juga: H1 Ramadan, Harga Bawang Putih di Banjarmasin Makin Menggigit !

Begitu juga dengan Susi. Sebelum Ramadan, harga ayam di tempatnya Rp22.000/Kg, kini menjadi Rp30.000/Kg.

“Ayam mahal hari ini, naiknya 8 ribuan dek dari harga beberapa hari yang lalu,” tuturnya.

Apahabar.com mencoba memantau ke pasar yang berbeda, yaitu Pasar Antasari Banjarmasin yang barangkali harga ayam tidak mengalami kenaikan.

Ternyata setelah ditelusuri harga ayam di pasar bilangan Banjarmasin Tengah itu mengalami kenaikan yang signifikan.

“Aku jual Rp30.000/Kg kalau hari ini, soalnya naik dari beberapa hari yang lalu yaitu dari harga Rp22.000/Kg,” ungkap Munayah

“Kalau yang lebih besar yang lebih se-kilo lebih mahal lagi dek, ada yang Rp60 ribu,” lanjutnya.

Setali tiga uang dengan Munayah, seorang pedagang ayam yaitu Rahmah juga mengeluh.

“Mahal betul ayam, rugi aku dek serasa mau berhenti saja berjualan. Aku dapat harga Rp30.000/kg tapi hanya bisa terjual Rp29.000/kg,” keluh Rahmah.

“Kasian kalau pedagang-pedangang kecil lain yang kaya aku ini, tidak ada untungnya jualan,” dia melanjutkan.

Rahmah berharap segera ada langkah strategis dari pemerintah bisa menekan tingginya kenaikan harga ayam.

“Mudahan bisa cepat turunnya jadi normal lagi harganya, soalnya kasian juga masyarakat yang membeli kalo terlalu mahal,” tutup Rahmah.

Baca Juga: Tak Hanya Jelang Ramadan, Ini Penyebab Kenaikan Harga Gula

Reporter: AHC07
Editor: Fariz F

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Mitsubishi Sebut Avanza Bukan Pesaing Berat Xpander Tahun Depan
apahabar.com

Ekbis

Produksi Ayam Kaltim Capai 95 Persen
apahabar.com

Ekbis

2019, Penyaluran Pupuk Bersubsidi Petrokomia Gresik Berkurang

Ekbis

Dampak Pandemi, Tunggakan BPJS Kesehatan di Kota Ini Capai Rp 240 Miliar

Ekbis

UMKM Pemula Wajib Tahu, Ini Kiat Sukses Jualan Online
apahabar.com

Ekbis

Stimulus AS Pupus, Wall Street Berakhir Turun
Investor Luar Negeri

Ekbis

UU Cipta Kerja Makin Menarik bagi Investor Luar Negeri
apahabar.com

Ekbis

Sempat Anjlok, Harga Cabe di Marabahan Bergerak Naik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com