H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel Polda Kaltim Gagalkan Peredaran Sabu 6 Kg di Samarinda dan Balikpapan Banjarmasin Resmi Perpanjang Tanggap Darurat Banjir, Kecamatan Timur Terparah! Resmi! Banjarmasin Berlakukan Pembatasan Transisi Mulai Hari Ini Dear Korban Banjir Kalsel, Posko untuk Gugat Gubernur Sahbirin Segera Dibuka!

Pejuang Demokrasi Berguguran, Massa Tuntut KPU Kalsel Beri Tali Asih

- Apahabar.com Kamis, 9 Mei 2019 - 18:40 WIB

apahabar.com, BANJARMASIN –  Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan diri Forum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalsel berdemo di depan kantor KPU Kalsel, Jalan Ahmad Yani, Km 3,5, Banjarmasin Timur Kamis (9/5) sore.  

Aksi sempat diwarnai aksi saling dorong dengan polisi. Mereka hadir mengenakan almamater berbagai universitas dan perguruan tinggi Kalsel.

Pantauan apahabar.com, massa meminta agar KPU memberikan tali asih atau santunan kepada ratusan KPPS yang meninggal di penjuru tanah air.

“Tolong petugas KPPS Kalsel yang meninggal harap diberikan santunan. Karena mereka mempunyai keluarga dan ahli waris. Ini sangat memalukan karena tidak ada yang memberikan tali asih,” ujar Koordinator Lapangan M Ghulam Reza.

Baca Juga: Demo di KPU Kalsel Diwarnai Aksi Saling Dorong

Mahasiswa asal Uniska ini mengatakan para pejuang demokrasi yang gugur mesti mendapat  santunan yang layak. Namun kenyataan, sampai kali ini tidak ada satu pun santunan dari pihak penyelenggara KPU.

Selain itu, mereka juga meminta KPU untuk bersikap adil, dan jujur menyikapi isu kecurangan dalam pemilu serentak 2019.

“Kami juga menuntut agar pemilu menjaga demokrasi. Jurdil dan bersih. Hentikan (dugaan) kecurangan yang dilakukan KPU. Kita tak memihak siapa-siapa, tapi kita mau jurdil siapa lagi yang kita minta selain Bawaslu,” paparnya.

Menanggapi itu, Komisioner KPU Kalsel, Edy Ariansyah telah menentukan besaran santunan untuk KPPP meninggal, sakit dan dalam perawatan karena melaksanakan pesta demokrasi lima tahunan ini.

Bahkan ia mengungkapkan bahwa pemilu  serentak kali ini tidak ada kecurangan apapun. KPU, Bawaslu dan DKPP berjuang bersama sama untuk mengawal pesta demokrasi bersih dan jujur.

Aksi demonstrasi sejumlah mahasiswa yang hendak menuju kantor KPU Kalsel di Jalan Ahmad Yani, Km 3,5, Banjarmasin Timur Kamis (9/5) diwarnai aksi saling dorong.  Mereka sempat tertahan di tengah perjalanan. Sampai berita ini diturunkan, puluhan mahasiswa itu harus berhadapan dengan barikade polisi.

Lantas, sejumlah mahasiswa memilih teriak ingin masuk kepada sejumlah polisi yang berjaga. Tak mau kalah, polisi terus menekan massa menjauh dari beberapa langkah ke belakang.

Salah satu orator massa mengatakan mereka hanya ingin bergerak menuju kantor KPU untuk melakukan diskusi bersama penyelenggara pemilu itu.

“Kita hanya ingin ke kantor KPU untuk menyampaikan aspirasi kami, biarkan kami lewat,” kata dia.

Beruntung, Komisioner KPU Kalsel Edy Ariansyah datang memenuhi panggilan mahasiswa mampu meredam situasi yang mulai panas.

Baca Juga: Terkait Penetapan Tersangka Bachtiar Nasir, Ahli Hukum: Bukan Kriminalisasi Selama Ada Bukti

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz F

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Gerak Cepat, Tim Penanganan Bencana di Batola Evakuasi Korban Banjir
apahabar.com

Kalsel

Pelayanan Kesehatan Calon Haji Banjarmasin Dialihkan ke RS Sultan Suriansyah
BPJS Banjarmasin Ngaku Minus Pendapatan Sumber Iuran Peserta

Kalsel

BPJS Banjarmasin Ngaku Minus Pendapatan Sumber Iuran Peserta
apahabar.com

Kalsel

Jony Pink, Pengrajin Cobek Limbah Kayu Asal Tala Bertahan di Tengah Gerusan Zaman
apahabar.com

Kalsel

Tamu Bupati Tapin Wajib Cek Suhu Tubuh 
apahabar.com

Kalsel

Salah Satu Penopang Padi Kalsel, Alsintan di Batola Masih Terbatas
apahabar.com

Kalsel

Tilap Puluhan Juta dan Ngaku Bisa Hilang, Dukun Palsu di Banjarbaru Diciduk
apahabar.com

Kalsel

Resmi, Paman Birin Terima SK PAN untuk Pilkada Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com