Ngenes! Mau Tutup, Pengunjung Duta Mall Banjarmasin Malah Menurun H-1 Lebaran, Puluhan Pemudik Diputarbalik di Pos Penyekatan Tabalong! Buat Jalur Khusus Jemaah, Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin Gelar Salat Ied Hore! Remisi Lebaran Warga Binaan di Kalsel Diusulkan Bertambah, Segini Jumlahnya Pencarian Korban Longsor di Batu Bini HSS Kembali Dilanjutkan

Pejuang Demokrasi Meninggal Bertambah Jadi 438 Orang

- Apahabar.com Sabtu, 4 Mei 2019 - 18:53 WIB

Pejuang Demokrasi Meninggal Bertambah Jadi 438 Orang

Ilustrasi kegiatan anggota KPPS. Foto - detikcom

apahabar.com, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) meluncurkan data jumlah pejuang demokrasi atau petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia setelah mereka bertugas pada Pemilu 2019. Data paling mutakhir KPU, jumlah korban jiwa itu bertambah menjadi 438 orang.

“Data terakhir per jam 12.00 WIB bertambah menjadi 438 orang petugas KPPS meninggal dunia,” kata anggota KPU, Evi Novida Ginting, saat ditemui di sela rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara nasional Pemilu 2019, di Kantor KPU, Jakarta, seperti dilansir Antara, Sabtu (4/5/2019).

Baca Juga: Puluhan Ribu Pelanggar Terjaring Operasi Keselamatan Jaya 2019

Jumlah itu bertambah dari data sebelumnya pada Jumat (3/5/2019) pada pukul 19.00 WIB sebanyak 424 orang petugas KPPS meninggal dunia di berbagai daerah di Indonesia.

Petugas KPPS yang sakit, menurut Ginting, berjumlah 3.788 di seluruh Indonesia atau bertambah dari data sebelumnya sebanyak 3.668 orang.

KPU juga telah memberikan santunan serentak secara simbolis kepada perwakilan keluarga petugas KPPS yang meninggal dunia kemarin. Besaran santunan terbagi menjadi Rp36 juta per orang untuk meninggal dunia, cacat permanen Rp30.8 juta per orang, luka berat Rp16.5 juta per orang dan luka sedang Rp8.25 juta per orang.

Baca Juga: Pemilu 2019 di Kalsel, 8 KPPS Meninggal dan 64 Tumbang !

KPU menargetkan verifikasi petugas KPPS yang meninggal dan sakit selama bertugas selama Pemilu 2019 selesai sebelum 22 Mei 2019.

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Agenda Pemberantasan Korupsi Jalan di Tempat
apahabar.com

Nasional

Survei: Publik Nilai Erick Thohir Layak Jadi Tokoh Teladan
apahabar.com

Nasional

Polisi Masih Ngotot Periksa Vanessa Angel
apahabar.com

Nasional

Pernah Gagal, Pemerintah Pusat Mau Bangun Pabrik Gula di Kalsel
apahabar.com

Nasional

Mensos Tersangka Bansos, Berikut Hitungan Anggaran Penanganan Covid-19
Kronologi Lengkap Penangkapan Gembong Narkotika di Banjarmasin

Nasional

Kronologi Lengkap Penangkapan Gembong Narkotika di Banjarmasin
vaksin covid-19

Nasional

Menkes Akui Distribusi Vaksin Terhambat, Ternyata Ini Penyebabnya
apahabar.com

Nasional

Habibi, Gembong Narkotika asal Pelaihari Terancam Membusuk di Penjara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com