Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Pekan Ketiga Ramadan, Harga Gula Kristal Kalsel Berangsur Turun

- Apahabar.com Jumat, 24 Mei 2019 - 13:14 WIB

Pekan Ketiga Ramadan, Harga Gula Kristal Kalsel Berangsur Turun

Harga gula kristal yang berangsur turun dipengaruhi oleh permintaan pasar. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Memasuki pekan ketiga Ramadan, harga gula kristal di Banjarmasin berangsur turun. Dari Rp12.300 per Kilogram (Kg) menjadi Rp11.700.

“Penurunan harga seiring dengan menurunnya permintaan pasar,” ucap Ketua Koperasi Arumanis, H. Aftahuddin kepada apahabar.com, Jumat (24/5) siang.

Penurunan, kata dia, menjadi hal yang lumrah ketika pertengahan bulan suci Ramadan. Aftahuddin memprediksi kenaikan permintaan pasar akan gula kristal putih terjadi pada H-7 hingga H+10 lebaran.

Adapun untuk gula merah, kata dia, masih berada di harga Rp15 ribu/Kg. Harga itu tak beranjak sejak awal Ramadan.

Diakuinya, permintaan gula kristal putih sempat mengalami peningkatan mencapai 10-15 persen dibandingkan bulan biasanya. Baik gula rafinasi maupun kristal. Bahkan, termasuk gula merah.

“Termasuk juga juga merah. Bahkan, satu bulan hampir kurang lebih 100 ton untuk pengambilan gula merah di Kandangan,” ucap Aftahuddin beberapa waktu lalu.

Adapun untuk konsumsi gula kristal putih, kata dia, dinilai masih cukup aman. Walaupun saat ini belum memasuki masa giling pada Juni dan Juli nanti.

“Insyaallah harga juga tak terlalu jauh daripada HET yang ditentukan oleh pemerintah,” cetusnya.

Adapun untuk HET produksi yang pernah dicanangkan oleh Presiden Jokowi, kata dia, sekitar Rp10,500. Mungkin untuk HET konsumsi akan dinaikan sekitar Rp14 ribu.

Khusus stok gula rafinasi, sambung dia, Kalsel diberikan jatah oleh pemerintah sebanyak 2 ribu ton/bulan dengan kebutuhan sekitar 5 ribu ton/bulan.

“Tapi kita bagi-bagi lah. Kalau seluruh UMKM kita berikan gula rafinasi, jelas tak cukup. Jadi, UMKM itu mau masuk anggota koperasi atau tidak,” ujarnya mengakhiri.

Baca Juga: Tak Hanya Jelang Ramadan, Ini Penyebab Kenaikan Harga Gula

Baca Juga: Jelang Lebaran, Bulog Jamin Stok Bapok Kalsel Aman

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Indonesia Bakal Punya Pabrik Roda Kereta
Relaksasi Kredit Dampak Covid-19, OJK: Debitur Mampu Jangan Ambil Kesempatan

Ekbis

Relaksasi Kredit Dampak Covid-19, OJK: Debitur Mampu Jangan Ambil Kesempatan
apahabar.com

Ekbis

Jelang Akhir Tahun, Disperindag Banjar Pastikan Komoditas Pangan Stabil
apahabar.com

Ekbis

Pengadaan Barang dan Jasa Diusulkan Dipersingkat
apahabar.com

Ekbis

Hebatnya Pupuk Baru Petrokimia Gresik, Tingkatkan Panen Padi hingga 3 Ton Per Ha
apahabar.com

Ekbis

Selasa Pagi, Rupiah Loyo ke Level Rp 14.338 per Dolar AS
apahabar.com

Ekbis

Aktivitas Pesawat Kaltara Naik, Jumlah Penumpang Malah Turun
apahabar.com

Ekbis

Terpapar Corona, Rupiah Pagi Ini Kembali Melemah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com