Porsche 356 Speedster Masuk Garasi Raffi Ahmad, Spesifikasinya Gahar Ini 5 Strategi Indef Selamatkan Perekonomian Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global Pembelaan Lengkap Wahid: Minta Bebas hingga Tak Sita Semua Hartanya Hotel Aria Barito dan Armani: Fasilitas Berbintang Alat Damkar Kelas Melati IPW Desak Kapolda Kalsel Copot AKBP AB Dkk
agustus

Pemerintah Tetapkan Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Turun Hingga 16%, Berlaku 15 Mei 2019

- Apahabar.com     Selasa, 14 Mei 2019 - 11:54 WITA

Pemerintah Tetapkan Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Turun Hingga 16%, Berlaku 15 Mei 2019

Ilustrasi pemesanan tiket pesawat. Foto – mediakonsumen.com

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah tetapkan tarif batas atas tiket pesawat turun antara 12% sampai 16% dengan penurunan sebesar 12% akan dilakukan pada rute-rute ramai seperti rute-rute di daerah Jawa.

Dilansir CNNIndonesia, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berjanji akan menerbitkan aturan terkait perubahan tarif batas atas tiket pesawat dalam waktu dua hari ke depan atau tepatnya pada Rabu, (15/5/2019).

“Kementerian Perhubungan akan menentukan tarif batas atas baru dengan rentang 12-16%, khususnya untuk layanan premium (full service),” ungkap Budi, Senin (13/5).

Dalam rangka menerbitkan aturan tersebut, pemerintah harus melakukan sosialisasi kepada pemangku kepentingan.

“Kami akan coba sekuat tenaga, agar dalam dua hari bisa diselesaikan dan efektif,” tegasnya.

Budi menuturkan pihaknya sudah memberi kesempatan kepada maskapai tanah air untuk menyediakan tarif yang terjangkau bagi masyarakat dalam dua bulan terakhir.

Baca Juga: Tiket Pesawat Mahal, Penumpang Kapal Laut Melonjak 300 Persen

Namun, kesempatan waktu tersebut tidak dimanfaatkan oleh para maskapai yang tetap memberlakukan tarif tiket pesawat di level tinggi. Alhasil, hal itu berdampak pada melesunya aktivitas di sektor pariwisata dan perhotelan.

“Kami juga sempat dapat masukan dari Menteri Pariwisata (Arief Yahya) soal dampak kepada pariwisata dan perhotelan. Mereka berharap tarif terjangkau bisa ada,” ungkapnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menegaskan diperlukan sinergi antara Kementerian / Lembaga dan Badan Usaha terkait untuk terus mendukung evaluasi industri penerbangan nasional secara berkala, sehingga potensi masalah atau isu dapat senantiasa diidentifikasi lebih awal.

“Dengan demikian, kondisi industri penerbangan, khususnya pada pelayanan penumpang udara, dapat berjalan dengan lebih baik dan stabil,” tegas dia.

Turut hadir pada rakor, antara lain Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir, Deputi Bidang Koordinasi Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Wahyu Utomo.

Lalu, Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survey, dan Konsultan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Gatot Trihargo, Deputi Bidang Perekonomian Sekretariat Kabinet Satya Bhakti Parikesit, Komisaris Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Sahala Lumban Gaol.

Baca Juga: Tiket Pesawat Mahal, Pemudik di Kalsel Pilih Naik Kapal

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Lama Buron, Pembobol Toko Ponsel di Barabai Akhirnya Diringkus Polisi
apahabar.com

Tak Berkategori

Penuh Batu Permata, Bumi Super Baru Ditemukan Ilmuwan Eropa
Kiky Saputri

Tak Berkategori

Bisa Beli Rumah Dua Lantai, Ini Perjalanan Karier Komedian Kiky Saputri Sampai Moncer
Catcalling Banjarmasin

Tak Berkategori

Dipanggil ‘Beb’ Lalu Emoji Love, Kala Dosen di Banjarmasin Catcalling Mahasiswinya Sendiri
apahabar.com

Tak Berkategori

Gebrak Masker, TP PKK Kota Banjarbaru Blusukan Bagi Masker Gratis ke Masyarakat
Haji Isam

Tak Berkategori

Tak Hanya Haji Isam, SILO Juga Lirik Smelter Kalsel di Kotabaru
apahabar.com

Tak Berkategori

Sempat Alami Paksaan, Penculik Siswi di Banjarbaru Diduga Pelaku Tunggal
Pemadaman Massal

Tak Berkategori

Blak-blakan YLK Soal Pemadaman Massal Intai Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com