Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin Menengok Kondisi Pengungsi Banjar di Kota Idaman Banjarbaru

Pemohon Sengketa Hasil Pemilu Bertambah

- Apahabar.com Kamis, 23 Mei 2019 - 09:57 WIB

Pemohon Sengketa Hasil Pemilu Bertambah

Ilustrasi Mahkamah Konstitusi. Foto-Jawapos.com

apahabar.com, JAKARTA – Jumlah pemohon sengketa hasil Pemilu Legislatif (Pileg) di Mahkamah Konstitusi (MK) bertambah. Hingga Kamis pukul 08.00 WIB, bertambah tiga pemohon untuk perkara di tingkat DPR/DPRD.

Tiga pemohon itu berasal dari; Partai Keadilan Sejahtera dari daerah pemilihan (dapil) Provinsi Kalimantan Barat, Partai Keadilan Sejahtera dengan dari dapil Provinsi Sumatera Utara, serta Partai Kebangkitan Bangsa dari dapil Provinsi Jawa Tengah.

Sebelumnya pada Rabu (22/5) seorang calon legislator dari Dewan Perwakilan Daerah Maluku Utara menjadi pendaftar pertama pengajuan permohonan sengketa Pileg di MK.

“Ini adalah pendaftar pertama, sementara pada hari ini caleg atau partai politik lainnya masih berkonsultasi untuk syarat pengajuan sengketa Pileg terlebih dahulu,” ujar Sekretaris Jenderal MK Guntur Hamzah di Gedung MK Jakarta, dikutip apahabar.com dari Antara, Kamis (23/5)

Pemohon dari DPD Maluku Utara tersebut bernama Ikbal HI Djabid yang mendaftar pada pukul 13.38 WIB.

Sementara untuk partai politik yang datang ke MK untuk berkonsultasi mengenai syarat pengajuan permohonan sengketa Pileg hingga Kamis (23/5) pukul 09.00 WIB sudah lebih dari 20 pemohon.

Guntur mengatakan 24 jam pertama hingga 24 jam kedua sejak KPU mengumumkan hasil rekapitulasi Pemilu, biasanya belum banyak Parpol yang mendaftar untuk perkara sengketa Pileg.

Menurut Guntur syarat-syarat pembuatan permohonan bukanlah hal yang mudah, apalagi membutuhkan sejumlah persyaratan berupa berkas-berkas yang harus dilengkapi, hingga pendaftaran tersebut resmi diregistrasi oleh MK.

“Jadi 24 jam ketiga atau pada hari Jumat pukul 01.46 WIB baru ramai pendaftaran sengketa Pileg,” kata Guntur.

Kendati demikian Guntur menyatakan sejak KPU mengumumkan hasil rekapitulasi pada Selasa (21/5) dini hari pukul 01.46 WIB, Mahkamah sudah siap menerima pendaftaran sengketa Pileg hingga Jumat (24/5) pukul 01.46 WIB.

“Itu adalah tugas dan kewajiban kami sesuai dengan apa yang sudah diamanatkan, sehingga ketika KPU sudah mengumumkan hasil rekapitulasi maka kami juga sudah harus siap,” pungkas Guntur.

Baca Juga: Joko Widodo Minta Segala Perselisihan Pemilu Diselesaiakan Melalui MK

Sumber: Antara
Editor: Fariz F

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

MHM Ingin Karyawan UMKM Kena PHK Diikutsertakan Program Kartu Prakerja

Nasional

Putus Rantai Covid-19, FKPPI Gerakan Nasional Bermasker
apahabar.com

Nasional

Keren! TNI, BIN dan Tim Riset Unair Berhasil Temukan Obat Covid-19
apahabar.com

Nasional

Tradisi Rutin Jelang Ramadan, Megawati Ziarah Makam Bung Karno
apahabar.com

Nasional

Djoko Tjandra Ditangkap di Malaysia!
apahabar.com

Nasional

Polisi Buru Guru Ngaji Pelaku Bom Bunuh Diri Medan
apahabar.com

Nasional

Warganet China Boikot Drama Thailand karena Konten Corona
apahabar.com

Nasional

Jelang Munas I, JMSI Gelar Lomba Baca Puisi Virtual
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com