Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Pengamat Hukum Duga Penetapan Tersangka Makar Bernuansa Politik

- Apahabar.com Jumat, 10 Mei 2019 - 07:15 WIB

Pengamat Hukum Duga Penetapan Tersangka Makar Bernuansa Politik

Caleg DPR RI dari PAN Eggi Sudjana. Foto–Antara/Aji Cakti

apahabar.com, JAKARTA – Pengamat hukum pidana dari Universitas Parahyangan Agustinus Pohan, menduga adanya nuansa politik dalam penetapan Eggi Sudjana sebagai tersangka dugaan makar.

“Ada nuansa politik yang kental dalam hal ini (penetapan Eggi Sudjana sebagai tersangka),” ujar Agustinus, seperti dilansir Antara, Kamis (9/5/2019).

Agustinus mengatakan dugaan tersebut bukan tidak beralasan, karena beberapa waktu lalu sejumlah tokoh politik juga sempat dijadikan sebagai tersangka dugaan makar. Kendati demikian kasus-kasus tersebut dinilai Agustinus menguap begitu saja, seperti hanya menjadi bagian dari “bargain” politik.

“Jadi kalau ada yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan makar, ini bener nggak, atau hanya jadi ‘bargain’ politik saja,” ujar Agustinus.

Agustinus kemudian mengatakan bahwa penegakan hukum sebaiknya tidak dikaitkan dengan politik.

Polda Metro Jaya pada Kamis (9/5/2019) menetapkan pengacara sekaligus aktivis Eggi Sudjana sebagai tersangka dugaan makar terkait pernyataan ajakan people power yang dilakukannya menyusul hasil hitung cepat Pilpres 2019.

Peningkatan status Eggi jadi tersangka tersebut dilakukan pada Rabu (8/5) setelah penyidik melakukan gelar perkara.

Eggi dijerat dengan Pasal 107 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP juncto Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946.

Sebelumnya, Eggi Sudjana dilaporkan oleh caleg PDIP Dewi Ambarawati alas Dewi Tanjung ke Polda Metro Jaya atas tuduhan makar. Dewi melaporkan Eggi berkaitan dengan beredarnya video berisi Eggi menyerukan people power dalam sebuah orasi.

Atas pernyataan people power itu, Eggi juga dilaporkan oleh Supriyanto yang mengaku sebagai relawan dari Jokowi-Ma’ruf Center (Pro Jomac), ke Bareskrim Polri pada Jumat (19/4). Laporan Supriyanto teregister dengan nomor LP/B/0391/IV/2019/BARESKRIM tertanggal 19 April 2019 dengan tuduhan penghasutan.

Baca Juga: Terkait Penetapan Tersangka Bachtiar Nasir, Ahli Hukum: Bukan Kriminalisasi Selama Ada Bukti

Baca Juga: Tanggapan Dewan Kalsel Terkait Ibu Kota Baru

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Beda Pandangan Soal Teriakan ‘Jokowi Wae’ Saat Prabowo di Surabaya
apahabar.com

Nasional

Ratusan Pedagang Dadakan Menjamur di Kawasan Sekumpul

Nasional

Cerita Dokter di Natuna Saat Dinyatakan Positif Covid-19 hingga Berhasil Sembuh

Nasional

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab Tiba di Indonesia, Tagar #WelcomeBackIBHRS Trending Topic!
apahabar.com

Nasional

Sodomi Belasan Murid SD, Guru Honerer Ini Ditangkap
apahabar.com

Nasional

Cacar Monyet Mirip Cacar Lainnya, Simak Gejala Awalnya
Hebat, Nenek 97 Tahun di Brasil Sembuh dari Covid-19

Nasional

Hebat, Nenek 97 Tahun di Brasil Sembuh dari Covid-19
apahabar.com

Nasional

Menkopolhukam Klaim Pungli di Layanan Publik Berkurang 
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com