Usai Kios Pasar Kuripan Dibongkar, Pemkot Banjarmasin Incar Ruko dan TPS Veteran BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin

Peringati Nuzulul Quran, Jokowi: Perkuat Semangat Kebangsaan

- Apahabar.com Rabu, 22 Mei 2019 - 10:27 WIB

Peringati Nuzulul Quran, Jokowi: Perkuat Semangat Kebangsaan

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla menghadiri peringatan Nuzulul Quran di Istana Negara, Selasa (21/5) malam. Foto - Republika

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar peringatan Nuzulul Quran, atau malam turunnya Alquran, di Istana Negara pada Selasa (21/5) malam. Dalam kesempatan itu, Jokowi menyebutkan pentingnya memperkuat semangat kebangsaan di antara banyaknya perbedaan.

Peringatan Nuzulul Quran yang juga dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan para duta besar negara sahabat ini diawali dengan pembacaan Alquran Surat Alhujurat ayat 13 yang memiliki arti mendalam tentang keberagaman. Pemilihan petikan Firman Allah SWT ini sesuai dengan tema peringatan Nuzulul Quran malam ini, yakni ‘Kebersamaan dalam Keberagaman dalam Perspektif Alquran’.

Presiden Jokowi menyebutkan, tema tentang keberagaman sengaja diambil untuk menegaskan bahwa Indonesia merupakan bangsa besar yang dibangun di atas banyak suku dan agama yang berbeda-beda. Peringatan Nuzulul Quran malam ini, ujar Jokowi, memiliki makna berlipat ganda bagi Indonesia. Selain makna keagamaan, Jokowi melihat Nuzulul Quran memberikan makna kebangsaan.

“Melalui peringatan Nuzulul Quran kita gali banyak inspirasi untuk teguhkan persatuan bangsa, untuk menahan ego kelompok, ego golongan, dan perkuat semangat kebangsaan,” ujar Jokowi dalam sambutan peringatan Nuzulul Quran di Istana Negara, Selasa (21/5) seperti dilansir Republika.

Dalam perjalanan berbangsa, ujar Jokowi, Indonesia telah melalui banyak ujian persatuan, persaudaraan, dan kerukunan. Namun seluruh ujian tersebut disebut justru memperkuat kemampuan masyarakat Indonesia dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.

“Dinamika kehidupan kadang menggoyang kekokohan Bhinneka Tunggal Ika. Tapi kita harus terus cari inspirasi teguhkan langkah perkokoh kerukunan. Inspirasi setiap sejarah bangsa, dan panduan dari Alquran dan kisah-kisah Rasul,” kata Jokowi.

Jokowi juga memaknai turunnya Alquran ke bumi sebagai pesan bagi manusia untuk meciptakan kebaikan, bukan justru membuat kerusakan. Masyarakat Indonesia, ujar dia, harus meneladani sikap Rasulullah SAW dalam membangun tatanan sosial baru yang menjadikan seluruh umat Islam berada dalam ikatan iman yang sama. Rasul, jelas Jokowi, juga berhasil menjadikan jazirah Arab menjadi sebuah bangsa besar berlandaskan suku yang beragam.

“Maka hari ini kita peringati Nuzulul Quran kita sedang peringati kenabian Rasul yang berhasil bangun tatanan sosial yang berhasil satukan suku bangsa yang berbeda-beda,” kata Jokowi.

Baca Juga: Polisi: Provokator Kericuhan dari Luar Jakarta

Baca Juga: Rusuh Jakarta Semalam, Anies: Ratusan Luka, 6 Meninggal Dunia

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kendaraan yang dikendarai jurnalis Metro TV Isfan Harun Ramadhan (23) usai menabrak truk sampah di Jalan Raya Bekasi, Cakung, Jakarta Timur, Ahad pagi (22/11)

Nasional

Tabrak Truk Sampah, Jurnalis Metro TV Tewas di Cakung
apahabar.com

Nasional

KBRI Beijing Imbau WNI di China Pulang ke Indonesia
apahabar.com

Nasional

Helikopter Angkut 3 WNA Jatuh di Lombok Tengah
apahabar.com

Nasional

Trump Prediksi Kematian Akibat Covid-19 di AS Bisa Capai 60 Ribu Jiwa
apahabar.com

Nasional

Kalsel Waspada ‘People Power’, Kapolda: Masyarakat Sudah Pintar, Tak Terpengaruh
apahabar.com

Nasional

Gaji Anggota Polri Naik, Berikut Besarannya
apahabar.com

Nasional

Kepala Bappenas: Perlu Dukungan DPR dan Undang-Undang untuk Pemindahan Ibu Kota
apahabar.com

Nasional

Polri: Habib Bahar Tersangka, Tidak Ditahan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com