Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D Gandeng BW, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran Petahana Kalsel ke Bawaslu Duel Juventus vs Barcelona Liga Champions Malam Ini Tanpa Ronaldo vs Lionel Messi, Link Live Streaming SCTV!

Pimpinan Lembaga Survei Disebut Target Pertama Pembunuhan

- Apahabar.com Selasa, 28 Mei 2019 - 13:54 WIB

Pimpinan Lembaga Survei Disebut Target Pertama Pembunuhan

Karopenmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo saat jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (28/5/2019). Foto – Antara/Syaiful Hakim

apahabar.com, JAKARTA – Seorang pimpinan lembaga survei termasuk 4 tokoh nasional yang juga pejabat negara disebut polisi menjadi target pembunuhan. Dari lima orang target itu, pimpinan lembaga survei menjadi target pertama yang harus dibunuh pada aksi 22 Mei silam oleh enam tersangka pemilik senjata api ilegal.

“Jadi, pemimpin lembaga survei itu disuruh dihajar dulu. Nanti baru dikasih uang dan seluruh keluarganya ditanggung,” kata Karopenmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo saat jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Selasa (28/5/2019).

Dedi menduga pimpinan lembaga survei tersebut menjadi target upaya pembunuhan berkaitan dengan institusinya, di mana lembaga survei bisa menggiring opini publik lewat hasil survei.

“Ya, bisa jadi ke arah situ, mereka (pelaku) sudah analisis, mereka profesional,” kata Dedi.

Ia menyatakan pihaknya akan terus menelusuri siapa aktor intelektual dan penyandang dana dari rencana tersebut.

“Dari enam tersangka ada HK sebagai ‘leader’, HK ini dipesan oleh aktor intelektual, yang desain semua rencana, dan ada penyandang dana di atasnya,” kata Dedi.

Selain menyita berbagai jenis senjata api dan rompi antipeluru, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah mata uang asing dolar Singapura yang nilainya sekitar Rp 150 juta sebagai bagian dari janji pemberian uang.

Berikut keenam tersangka yang ditangkap polisi terkait dengan upaya kericuhan saat 22 Mei 2019.

HK, warga Bogor. Perannya leader mencari senjata api sekaligus mencari eksekutor dan memimpin tim turun pada aksi 21 Mei. Dia ada pada saat 21 Mei membawa revolver jenis taurus. HK yang menerima uang Rp 150 juta ditangkap Selasa (21/5) pukul 13.00 WIB di lobi Hotel Megaria, Menteng, Jakarta Pusat.

AZ, warga Ciputat Tangerang Selatan. Peran mencari eksekutor sekaligus eksekutor. Ditangkap Selasa (21/5) pukul 13.30 WIB di terminal 1 C Bandara Soekarno-Hatta.

IF, warga Kebon Jeruk Jakarta Barat. Perannya eksekutor menerima uang Rp 5 juta. Ditangkap Selasa (21/5) 20.00 WIB di pos Peruri Kantor Sekuriti KPBD Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

TJ, warga Cibinong. Peran sebagai eksekutor menguasai senpi rakitan mayer cold 22, senpi laras panjang mayer cold 22. Menerima uang Rp 55 juta. Ditangkap Jumat (24/5) 08.00 WIB di parkiran Indomaret Sentul, Citereup. TJ kita periksa urinenya positif methamphetamine dan amphetamine.

AD, warga Rawa Badak Utara, Koja, Jakarta Utara. Peran sebagai penjual 3 pucuk senpi. Satu rakitan jenis mayer, satu laras pajang, satu laras pendek, ke HK. Menerima uang Rp 26,5 juta. Ditangkap pada Jumat (24/5) 08.00 WIB di daerah Swasembada dan dia juga positif amphetamine, metamphetamine dan benzo.

AF alias Fifi (perempuan) warga Rajawali, Pancoran, Jakarta Selatan. Peran sebagai pemilik dan penjual senpi revolver taurus ke HK. Menerima uang Rp50 juta. Ditangkap Jumat (24/5) di Bank BRI Thamrin.

Baca Juga: Polisi Tetapkan 257 Tersangka Kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta

Baca Juga: Pasca Aksi 22 Mei, GMNI Kalsel Imbau Seluruh Elemen untuk Rekonsiliasi

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

UAS Bersama 10 Ribu Jemaah Bakal Peringati 14 Tahun Tsunami Aceh
apahabar.com

Nasional

Heboh Pernikahan Sedarah Warga Bulukumba di Balikpapan
apahabar.com

Nasional

Damkar Gagal Evakuasi Induk Kobra dari Plafon Rumah Warga
apahabar.com

Nasional

9.000 Cabang Bank Layani Tukar Uang Rp 75.000
apahabar.com

Nasional

Kecelakaan di Tol Cipali Kembali Memakan Korban
apahabar.com

Nasional

Telkomsel Jamin Jaringan Natal Dan Tahun Baru di Banjarmasin Bebas Gangguan
apahabar.com

Nasional

Mantan Bupati Garut Aceng Fikri Terjaring Razia di Hotel
apahabar.com

Nasional

Wapres: Tidak Ada Perbedaan Pernyataan BMKG dan BNPB
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com