Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan 13 Menit di SDL, Jokowi Disambut Meriah Ribuan Pengungsi Banjir Kalsel

Pindah Ibu Kota Negara, Jokowi: Gunung Mas Kalteng Penuhi Syarat Luas Lahan

- Apahabar.com Rabu, 8 Mei 2019 - 18:11 WIB

Pindah Ibu Kota Negara, Jokowi: Gunung Mas Kalteng Penuhi Syarat Luas Lahan

Presiden Joko Widodo saat mengunjungi kawasan di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah pada Rabu (8/5/2019). Foto – Biro Pers-Setpres/Rusman

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo menilai Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah (Kalteng), memenuhi kriteria menjadi kawasan Ibu Kota negara dari sisi luas lahan.

“Kalau dari sisi keluasan, di sini mungkin paling siap. Mau minta 300 ribu hektare ya siap di sini. Kalau kurang masih tambah lagi juga siap,” kata Presiden di lokasi peninjauan yang berada di kawasan Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalteng, seperti dilansir Antara, Rabu (8/5/2019)

Presiden menyambangi “kawasan segitiga” yang menjadi calon wilayah ibu kota yakni Kota Palangkaraya, Kabupaten Katingan, dan Kabupaten Gunung Mas di Kalteng.

Wilayah di antara kota dan kabupaten tersebut sebelumnya disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sebagai calon ibu kota baru.

Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno pernah memiliki visi untuk menjadikan salah satu wilayah di provinsi itu, yakni di Kota Palangka Raya, sebagai ibu kota.

Menurut Presiden, terdapat alasan khusus dari Presiden Soekarno memilih Palangkaraya sebagai lokasi calon ibu kota.

“Beliau dulu memilih kemungkinan kan juga pasti ada alasan-alasan khusus dan alasan besar. Itu yang juga dilihat. Enggak mungkin sebuah keputusan disampaikan tanpa sebuah argumentasi data dan fakta lapangan yang matang,” ujar Jokowi dalam siaran pers dari Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin diterima Antara di Jakarta.

Presiden menilai kawasan tersebut memiliki resiko bencana yang kecil. Namun dia menjelaskan untuk pembangunan kesiapan infrastruktur harus dibangun dari awal.

Kunjungan Presiden ke sejumlah calon ibu kota dilakukan untuk mendapatkan gambaran awal mengenai kelayakan wilayah-wilayah itu.

Nantinya, tim khusus akan kembali berkunjung untuk melakukan kajian dan kalkulasi mengenai kelayakannya sebelum pada akhirnya diambil keputusan.

“Saya ini ke lapangan hanya satu (tujuan), mencari ‘feeling-nya’. Biar dapat ‘feeling-nya’. Kalau sudah dapat ‘feeling-nya’ nanti kalkulasi dan hitung-hitungan dalam memutuskan akan lebih mudah. Kalau ke lokasi saja belum, dapat ‘feeling’ dari mana,” ujar Presiden.

Sejumlah pejabat yang turut hadir mendampingi Presiden yakni Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala BPN Sofyan Djalil, Staf Khusus Presiden Sukardi Rinakit, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, dan Bupati Gunung Mas Arton Dohong.

Baca Juga: Terkait Pemindahan Ibu Kota, Presiden Jokowi Tinjau Sejumlah Lokasi di Kalteng

Baca Juga: Jokowi Sebut Infrastruktur Kaltim Sudah Siap

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Cegah Indikasi Penimbunan Masker dan Antiseptik, Polres Banjarbaru Intens Lakukan Pengawasan
apahabar.com

Nasional

Longsor Tambang Emas di Banjarbaru
apahabar.com

Nasional

Gubernur: Penyalahguna Narkoba Jateng Capai 300.000 Orang
apahabar.com

Nasional

Helikopter Jadi Pilihan Angkutan Mudik, Berikut Tarifnya
apahabar.com

Nasional

BI Terbitkan Aturan QR Code Standar Indonesia
apahabar.com

Nasional

Mampukah Mobil Esemka Tembus Pasar Ekspor?
apahabar.com

Nasional

Jokowi Tanggapi Usul Mempercepat Pertemuan dengan Prabowo
apahabar.com

Nasional

Suhu Minus 5 derajat Celsius, Ratusan WNI di Helsinki Rayakan Pemilu 2019
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com