Salah Tulis, Perbaikan Plang Nama SDN di Banjarmasin Tunggu Dana BOS Cair Bawa Pesan Damai ke Ukraina-Rusia, Jokowi Dianggap Layak Raih Nobel Diguyur Hujan Berjam-Jam, Sejumlah Kawasan di Banjarbaru Tergenang Banjarmasin Terendam Lagi, Masyarakat Diminta Waspada Air Kiriman! Banjarbaru Terendam, Sejumlah Warga Dievakuasi

PNS Dapat THR, Ribuan Guru Honorer Kalsel Gigit Jari

- Apahabar.com     Rabu, 22 Mei 2019 - 14:10 WITA

PNS Dapat THR, Ribuan Guru Honorer Kalsel Gigit Jari

Ilustrasi guru honorer. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Dinas Pendidikan (Disdik) Kalsel memastikan 5.543 guru honorer tak mendapat tunjangan hari raya (THR) hari besar keagamaan. Mereka umumnya mengajar di tingkat SMA/SMK atau sekolah luar biasa (SLB).

“Anggaran kami masih belum ada. Tidak tahu kalau di Badan Keuangan Daerah (Bakueda) Kalsel,” ucap Kadisdik Kalsel, Yusuf Effendi kepada apahabar.com, Rabu (22/5).

Baca Juga: Puskesmas Libur di Idul Fitri, Ketua YLK: Pikirkan Nasib Pasien

Pemprov Kalsel, kata dia, hanya menganggarkan gaji honorer selama 12 bulan, yakni dari Januari hingga Desember. Sehingga, di bulan ke-13 atau ke-14, maka pihaknya tak bisa memberikan tunjangan tersebut. “Kalau bulan ke-13 dan ke-14 tak ada anggaran,” tegasnya.

Kondisi sekarang, sambung dia, tak sama seperti dulu. Beberapa tahun sebelumnya, penganggaran untuk guru honorer di tingkat provinsi bisa dilakukan secara bertahap, yakni per enam bulan. Kemudian dapat dianggarkan melalui APBD-Perubahan.

“Namun, untuk sekarang penganggaran guru honorer harus satu tahun penuh,” ujar dia.

Mengacu Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016, pembayaran THR mesti tepat waktu. Sesuai Permenaker, maka hak karyawan itu wajib diberikan tujuh hari sebelum lebaran.

Jadi, tegas dia, kalau bayarnya 7 hari sebelum Hari Raya disebutnya terlalu mepet. Sedangkan di bawah 7 hari terlambat. Bisa kena denda 5 persen dari yang seharusnya dibayarkan. Terlebih, kalau tidak bayar, bisa kena sanksi administrasi.

Sebelumnya, pemerintah pusat memastikan tahun ini tenaga pengajar atau guru dengan status non Pegawai Negeri Sipil (PNS) tak mendapatkan THR. THR hanya diberikan kepada guru dengan status PNS.

Saat ini terdapat 736 ribu guru honorer yang ada di Indonesia. Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2018, pemerintah pusat hanya memberikan THR kepada PNS, TNI/Polri, dan pensiunan.

Baca Juga: Bagi-Bagi Sembako di Banjarmasin Utara, Caleg Dituntut 3 Bulan Penjara

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kapolres Balangan, AKBP Zaenal Arifin bersama jajarannya menyampaikan press release kinerja di akhir tahun 2021, Senin (27/12). Foto-Hendry

Tak Berkategori

Tahun Ini Polres Balangan Berhasil Tekan 23 Persen Tindak Kriminal

Tak Berkategori

Simpan Ganja di Rumah, Seorang Musisi Ternama Ditangkap Polres Metro Jakarta Barat
apahabar.com

Tak Berkategori

Sambut Silaturahmi IPNU-IPPNU, Pengajar Manbaussa’adah; ke-NU-an akan Jadi Mata Pelajaran
apahabar.com

Tak Berkategori

Dirawat di Bapelkes, 6 Pasien Covid-19 dari Batola Sembuh
apahabar.com

Tak Berkategori

Rakor Pilkada Bersama Forkopimda, Sekda Banjar Tekankan Protokol Covid-19
apahabar.com

Tak Berkategori

Baru 5 Kelurahan Kirim Kotak Suara di Banjarmasin Tengah
apahabar.com

Tak Berkategori

Budi Gunadi ‘Depak’ Terawan dari Posisi Menkes, Netizen Bereaksi
apahabar.com

Tak Berkategori

Pemko Banjarmasin Lelang Jabatan 3 Kadis, Terbuka Untuk Umum
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com