Akhirnya! Honorer Puskesmas se-Banjarmasin Bakal Segera Gajian Siram Wajah Petugas dengan Air Cabai, Tahanan BNN Kabur Brakkkk!! Mobil Relawan Kebakaran di Banjarmasin Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas Duduk Perkara Viral Pencurian RX King di Kelayan, Warga Sempat Salah Tangkap! Keluarga Tolak Otopsi, Pria Paruh Baya di Kasbah Banjarmasin Diduga Meninggal Lantaran Sakit

Polisi: SPDP Prabowo Ditarik Karena Belum Saatnya

- Apahabar.com Selasa, 21 Mei 2019 - 13:48 WIB

Polisi: SPDP Prabowo Ditarik Karena Belum Saatnya

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono memberikan pernyataan pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (20/5). Foto – Antara/Ricky Prayoga

apahabar.com, JAKARTA – Polda Metro Jaya menyatakan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) terkait kasus dugaan makar tersangka Eggi Sudjana dengan terlapor Prabowo Subianto, ditarik kembali karena belum saatnya untuk menerbitkan SPDP.

Dilansir Antara, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menyebut SPDP yang dikirimkan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta itu, belum saatnya diterbitkan karena perlu dilakukan penyelidikan terlebih dahulu asal muasal terbit SPDP tersebut.

“Setelah dianalisis, SPDP itu belum saatnya kami belum melakukan penyelidikan asal mulanya, yakni keterangan para tersangka (kasus makar), itu masih diproses di deputi yang lain, makannya SPDP itu kita tarik,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (21/5/2019).

SPDP tersebut, Argo menjelaskan, adalah hasil dari keterangan tersangka kasus dugaan makar, Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma dalam pemeriksaan mereka.

“Artinya itu hanya kata dari para tersangka yang menyebut nama, jadi kita perlu lakukan penyelidikan terlebih dahulu keterangan tersebut. Maka SPDP yang ada tersebut kita tarik. Atau belum waktunya atau tidak saatnya dan tidak perlu memberi SPDP saat ini,” ucap Argo.

Argo menyampaikan penyidik masih perlu melakukan penyelidikan lebih mendalam mengenai keterangan Eggi dan Lieus itu dengan melakukan cek silang keterangan mereka dengan alat bukti lain sehingga SPDP tersebut ditarik hari ini.

“Namun yang ditarik SPDP-nya Pak Prabowo saja, yang lain tetap dalam proses,” katanya dalam pesan singkatnya.

Baca Juga: Mau Ikut People Power di Jakarta, Puluhan Laskar FPI Kalsel Diamankan

Baca Juga: Jelang 22 Mei, Wawali Banjarmasin Tolak Gerakan People Power

Sebelumnya beredar SPDP terkait kasus dugaan makar tersangka Eggi Sudjana. Dalam SPDP tertanggal 17 Mei 2019 itu, disebutkan bahwa penyidik Polda Metro Jaya mulai menyidik kasus dugaan makar dengan tersangka Eggi Sudjana yang dilakukan bersama terlapor lainnya, di antaranya Prabowo Subianto.

“Diberitahukan bahwa pada tanggal 17 Mei 2019 telah dimulai penyidikan yang diduga perkara tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara/makar dan/atau menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat dan/atau menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar berlebihan atau yang tidak lengkap, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 KUHP dan/atau Pasal 110 KUHP jo Pasal 87 KUHP dan/atau Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) dan/atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, diketahui terjadi pada tanggal 17 April 2019 di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dan/atau tempat lainnya dengan tersangka DR H Eggi Sudjana, yang diduga dilakukan secara bersama-sama dengan terlapor lainnya,” tulisan dalam surat SPDP yang diterima pada Selasa (21/5) di mana Prabowo juga dicantumkan sebagai terlapor.

Baca Juga: GP Ansor Banjarbaru Tolak Aksi People Power

Baca Juga: Warning NU Kalsel Soal People Power, Haris: Mending Doa di Rumah

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Tahanan Bak Kelelawar, Komisi III: Pidana Ringan Nggak Usah Ditahan
apahabar.com

Nasional

Bawaslu Temukan Puluhan Surat Suara Tercoblos di Barabai..!!
apahabar.com

Nasional

Daftar Kekayaan Menteri Baru Jokowi: Sandiaga Uno Teratas
apahabar.com

Nasional

Jusuf Kalla Perkirakan Covid-19 di Indonesia Baru Bisa Selesai 2022
apahabar.com

Nasional

Hari Pertama 2019, Talaud Sudah 2 Kali Diguncang Gempa
apahabar.com

Nasional

JPU Hadirkan Saksi Mahkota Dalam Persidangan Nunung
apahabar.com

Nasional

Erdogan Cabut Jam Malam Parsial di Turki
apahabar.com

Nasional

Aliansi Relawan Jokowi Siap Kawal Pelantikan Presiden-Wakil Presiden 2019-2024
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com