2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel Cara Nonton Live Streaming El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Bein Sport & Vidio.com Malam Ini Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan

Polri: Aparat Bekerja Tak Sesuai SOP Akan Ditindak Tegas

- Apahabar.com Minggu, 26 Mei 2019 - 07:00 WIB

Polri: Aparat Bekerja Tak Sesuai SOP Akan Ditindak Tegas

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo (tengah) menunjukkan tangkapan layar kamera pengintai dalam video yang menampilkan sejumlah aparat melakukan tindakan keras saat menangani ricuh 22 Mei di Kampung Bali, Jakarta, Sabtu (25/5/2019). Foto – Antara/DEVI NINDY

apahabar.com, JAKARTA – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan menindak tegas polisi yang diketahui tidak bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP) dalam menangani kericuhan 22 Mei.

Dilansir Antara, hal tersebut merujuk pada beredarnya video viral, yang menunjukkan sejumlah anggota kepolisian melakukan tindakan keras terhadap pemuda.

Pemuda tersebut dinyatakan polisi secara resmi sebagai pelaku ricuh 22 Mei atas nama A alias Andri Bibir.

“Dari Mabes Polri sudah menurunkan Propam. Propam sudah bekerja juga meminta keterangan beberapa saksi terkait masalah video,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jendral Polisi Dedi Prasetyo, Sabtu (25/5/2019).

Ia menyebutkan, saksi terkait tindakan keras polisi, termasuk tersangka kericuhan Andri Bibir, juga sudah diinterogasi mengenai tindakan anggota kepolisian.

Brigjen Dedi berjanji Polri akan bersikap profesional dalam penegakan hukum terhadap anggota yang melakukan pelanggaran hukum, dan bekerja tidak sesuai dengan SOP.

“Nanti akan diperiksa dan akan ditindak secara tegas sesuai dengan ketentuan dan prosedur hukum yang berlaku di internal kepolisian,” ujarnya.

Sebelumnya, Brigjen Dedi menegaskan video viral tersebut merupakan hoaks. Sebab, video tersebut menggabungkan dua peristiwa yang berbeda.

Namun, ia tidak menampik kalau anggota Brimob mengepung Andri Bibir ketika hendak menangkap perusuh tersebut. Sebab saat itu, Andri hendak melarikan diri dari upaya penangkapan oleh anggota Brimob yang ada.

Terkait benar tidaknya tindakan penganiayaan turut dilakukan oleh anggota Brimob pada saat menangkap Andri Bibir, ia menyebutkan pihaknya kini tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Mantan Hakim MK: Narasi Bambang Widjojanto Berbahaya

Baca Juga: Ratusan TKI Dideportasi ke Kaltara 2 Hari Berturut-turut

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Polisi Klaim Situasi di Papua Barat Berangsur Kondusif
apahabar.com

Nasional

IPC Bertekad Jadi Pengelola Pelabuhan Kelas Dunia
apahabar.com

Nasional

Hadiah Rp445 Juta Pemenang Sayembara Penataan Monas

Nasional

Syekh Ali Jaber Diserang Orang Tak Dikenal Saat Isi Kajian di Lampung, Pelaku Dibekuk
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Diperkirakan Puncak Panen Beras Capai 5,62 Juta Ton
apahabar.com

Nasional

Momen Bagus Datangkan Presiden Jokowi ke Banua
apahabar.com

Nasional

Jual Keperawanan Rp19 Miliar untuk Hidup Layak
apahabar.com

Nasional

KPK Panggil Tiga Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Terkait Suap Meikarta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com