Jokowi Telepon Gubernur Soal Banjir Kalsel, Gak Kebalik Pak? Breaking News: Respons Jokowi Atas Banjir di Kalsel, Segera Kirim Perahu Karet Tak Ucapkan Dukacita, Habib Banua Tantang Presiden ke Kalsel Warga Banjiri IG Presiden Jokowi: Kalsel Juga Berduka Pakkk!!! Pecah Rekor Lagi! Kasus Covid-19 Indonesia Tambah 12.818 Hari Ini

Puskesmas Libur di Idul Fitri, Ketua YLK: Pikirkan Nasib Pasien

- Apahabar.com Rabu, 22 Mei 2019 - 13:37 WIB

Puskesmas Libur di Idul Fitri, Ketua YLK: Pikirkan Nasib Pasien

ilustrasi, puskesmas tutup. Foto-patas.id

apahabar.com, BANJARMASIN – Warga Kota Banjarmasin dipastikan tidak mendapatkan pelayanan kesehatan di Idul Fitri 1440 Hijriah. Aturan kebijakan ini berlaku selama 24 jam di semua Puskesmas di bawah  naungan Dinas Kesehatan Banjarmasin.

“Jadi selama libur bersama perlahan kesehatan di Puskesmas tetap buka dengan sistem petugas jaga, kecuali pada hari raya karena itu masuk tanggal merah,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi kepada apahabar.com, Rabu (22/5).

Di cuti bersama (di luar hari Idul Fitri), sambung Machli, pelayanan kesehatan puskesmas akan tetap buka selama 24 jam dengan menggunakan sistem petugas jaga yang telah dijadwalkan. Pelayanan buka sejak pukul 07:30 Wita di hari Senin sampai Jumat.

Kemudian, kata Machli, pelayanan akan libur di hari H Idul Fitri dan akan dilanjutkan setelah Idul Fitri.

Aturan mengenai libur Idul Fitri ini berdasarkan keputusan pemerintah sebanyak 4 hari dari tanggal 3-7 Juni 2019.

“Sesudah Idul Fitri, Puskesmas akan kembali memberikan pelayanan kesehatan kepada warga Banjarmasin,” ujarnya.

Liburnya pelayanan Puskesmas saat Idul Fitri ini, mendapat respon dari Ketua Yayasan Layanan Konsumen (YLK), Dr Akhmad Murjani.

Dia menerangkan bahwa yang namanya pelayanan kesehatan baik puskesmas atau rumah sakit tidak ada yang tutup. Meskipun masuk Hari Raya, minimal puskesmas perawatan yang ada rawat inap harus tetap buka.

“Pelayanan tidak boleh tutup, dan kalau tutup puskesmas. Bagaimana pasien yang jatuh sakit banyak, atau perlu pertolongan cepat, bahkan harus di rujuk ke rumah sakit, siapa yang bertanggung jawab,” tegasnya.

Makanya ia memberi saran Dinkes Kota untuk memetakan minimal masing-masing kecamatan di wilayah Banjarmasin.

“Kita berharap Kadinkes kota yang baru tidak mengambil langkah kebijakan yang tidak sejalan dengan undang-undang kesehatan, terkait pelayanan kesehatan di puskesmas, pelayanan kesehatan terjaga, sama dengan melindungi konsumen,” ungkapnya.

Jika pelayanan puskesmas tutup pada Hari Raya, baginya ini sudah tidak lazim. Sebab ini menyangkut hajat dan kemaslahatan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, mengingat puskesmas adalah pelayanan premier yang sangat dekat dengan masyarakat.

“Tentu kalau ada yang sakit diagnosanya harus dari puskesmas dulu, terkecuali gawat dan darurat, misalnya kecelakaan di jalan raya, bisa langsung ke rumah sakit,” bebernya.

Baca Juga: Kepala Puskesmas Batulicin Ungkap Penyebab Stunting

Baca Juga: Terbakar, Pelayanan Puskesmas Kayutangi Lumpuh Total

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tembus Seribu Kasus, Kini Tersisa 6 Pasien Covid-19 di Balangan

Kalsel

Buntut Pemanggilan Awak Media, Puluhan Jurnalis Surati Bawaslu Kalsel

Kalsel

Kabar Baik, 32 Warga Tanah Bumbu Sembuh dari Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Mulai Rekapitulasi Perhitungan Hasil Suara Tingkat Kecamatan
apahabar.com

Kalsel

Di Banjarmasin, Denda Tak Pakai Masker Masih di Angan-Angan

Kalsel

Antisipasi Tahun Baru, Personel SAR Kalsel Siaga 24 Jam
apahabar.com

Kalsel

Banjarbaru Banjir, Ini Data Sementara Warga Terdampak
Banjarbaru

Kalsel

Jelang Pilwali Banjarbaru, 3.773 Surat Suara Dimusnahkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com