Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Ramadan, Budi Waseso: Harga Telur Sulit Dikendalikan

- Apahabar.com Senin, 6 Mei 2019 - 10:03 WIB

Ramadan, Budi Waseso: Harga Telur Sulit Dikendalikan

Direktur Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Budi Waseso dalam perayaan ulang tahun ke-52 Perum Bulog, di Jakarta, Sabtu (27/4/2019). Foto - Antara/Indra Arief Pribadi

apahabar,com, JAKARTA – Direktur Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Budi Waseso mengatakan harga telur ayam, baik telur ayam kampung maupun telur ayam negeri, sulit dikendalikan menjelang Ramadan dan Lebaran 2019.

Fluktuasi harga telur lebih kuat ketimbang harga kelompok daging, seperti daging ayam, daging sapi, dan daging kerbau.

“Kemungkinan telur. Tapi kita sudah berusaha, karena peternak ayam petelur sudah siap juga,” kata Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso usai menghadiri acara di Kementerian BUMN, Jakarta, seperti dilansir Antara, Minggu (5/5/2019).

Lebih lanjut, Budi menjelaskan Bulog sudah kerja sama dengan para peternak telur ayam. “Kita sudah membeli mereka. Sudah pesanlah. Tapi kita mintanya untuk produksi bulan ini,” kata Budi Waseso.

Terkait operasi pasar, Budi menjelaskan bahwa belum ada rencana operasi pasar besar-besaran, sebab menurutnya harga dinilai masih bisa dikendalikan.

Baca Juga: Meski Ayam Naik, Harga Telur Ayam Masih Aman

Baca Juga: Harga Telur Ayam di Banjarmasin Turun, Pedagang Antasari: Stok Melimpah

Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengungkapkan bahwa pasokan sembilan bahan pokok (sembako) menjelang bulan puasa sudah mencukupi.

“Secara umum sembilan bahan pokok semuanya sudah siap,” kata Budi Waseso (Buwas).

Buwas menyampaikan hal itu seusai menghadiri rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo membahas Persiapan Menghadapi Idul Fitri.

“Apalagi beras, sekarang sudah 2,1 juta ton, gula sudah banyak, jagung masih, jadi minyak kita punya stok 2 juta sekian, jadi sudah mumpuni lah,” kata Buwas.

Dengan kecukupan suplai bahan pangan tersebut, operasi pasar, menurut Buwas, belum diperlukan.

“Sementara ini tidak ada operasi pasar, kalau lihat saja gejolak nanti harga naik karena kebutuhan banyak, kita langsung turunkan operasi untuk intervensi. Daging ayam sudah punya banyak, daging kerbau sudah punya banyak, tinggal nunggu perintah nanti, begitu ada kenaikan yang signifikan yang meresahkan masyarakat, ya kita turunkan,” ungkapnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan, Harga Ayam Naik, Telur Stabil

Baca Juga: Harga Sembako Naik di Pasar Paringin, Warga Mengeluh

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Pemindahan Ibu Kota Perlu Dukungan Politik
apahabar.com

Nasional

Pengungsi Banjir Jakarta Tersisa 1.539 Jiwa
apahabar.com

Nasional

Pemilu 2019; Kedai Ini Gratiskan Seporsi Kudapan Untuk Pelanggan Yang Tidak Golput
apahabar.com

Nasional

Hari Ini Jokowi Resmikan Jalan Tol Layang Japek
apahabar.com

Nasional

11.866 WNI di Brunei Darussalam Telah Gunakan Hak Pilihnya
apahabar.com

Nasional

KPU Gelar Rapat Validasi Surat Pemilu 2019
apahabar.com

Nasional

Jokowi Soroti 4 Hal Ini dalam Pelaksanaan PSBB
apahabar.com

Nasional

Berkeliaran di Pemukiman, Kini Macan Tutul Lereng Lawu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com