Sstttt, Presiden Jokowi Mau Blusukan ke Banjir Kalsel Yuk Nyumbang, apahabar.com Buka Posko Peduli Banjir Kalsel Breaking News! Jalan Nasional Banjarmasin – Hulu Sungai Putus Lagi Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel BREAKING NEWS: Usai Pasukan Katak, Giliran Paskhas Mendarat di Kalsel

Ramadan di Madinah, Rahmat Andy Diperebutkan Warga

- Apahabar.com Selasa, 14 Mei 2019 - 12:08 WIB

Ramadan di Madinah, Rahmat Andy Diperebutkan Warga

Rahmat Andy ketika berada di halaman Masjid Nabawi. Foto-Istimewa

Apa yang kau rasakan, jika kamu merindukan seseorang di sepanjang hidupmu, lalu mendapatkan kesempatan datang ke kotanya untuk menemuinya? Begitulah yang dirasakan Rahmat Andy saat dia bertamu ke Madinah, mengunjungi Baginda Nabi tercinta, di bulan Ramadan pula.

Muhammad Bulkini, BANJARMASIN

Dapat bertemu dengan Ramadan adalah kebahagiaan tersendiri bagi umat Islam. Bagaimana jika di bulan suci ini diberikan kesempatan untuk mengunjungi Madinah, berziarah ke makam Baginda Nabi SAW? Tentu hal ini merupakan keberuntungan yang tak terperi.

Apalagi jika ziarah itu kemudian dilanjutkan dengan beribadah umrah. Karena Baginda Nabi SAW pernah bersabda, “Sesungguhnya umrah di bulan Ramadan seperti berhaji bersamaku”(HR Imam Bukhari). Hem, kita mungkin bisa berhaji kapan saja, tapi tidak sama seperti berumrah dengan Baginda tercinta.

Keberuntungan itu-lah yang dirasakan Rahmat Andy (42). Dia merasakan mengunjungi Madinah dan berziarah ke makam Nabi SAW di saat Ramadan.

“Merasakan berpuasa di Tanah Suci merupakan sesuatu yang luar bisa,” ujar Abah Hafi –akrab dia disapa-.

Penghulu di kota Banjarmasin itu sangat bersyukur dapat berada di Kota Madinah, yang merupakan tempat Rasulullah membina umat.

“Di Masjid Nabawi yang agung, kaum muslimin dari seluruh dunia berlomba melakukan ibadah. Begitu ramai orang-orang membaca Alquran di sana. Bahkan sambil berbaring pun ada yang membaca Alquran,” jelas Abah Hafi.

Lelaki kelahiran Barabai itu mengungkapkan, salah satu hal yang istimewa ketika menjalani puasa di Madinah adalah sambutan masyarakat kota itu menjelang berbuka puasa. Mereka menyambut siapa pun yang datang ke Masjid Nabawi setelah Salat Asar layaknya keluarga jauh yang datang bertamu.

“Selepas Salat Asar, Masjid Nabawi yang luas itu serasa sempit. Warga Madinah berebut menggelar tempat untuk membukakan orang-orang berpuasa. Tidak saja di bagian dalam, tapi juga di halaman, bahkan sampai ke jalan-jalan. Dan apabila kita datang ke masjid pada waktu itu, kita akan diperebutkan oleh mereka. Tangan kita ditarik-tarik agar duduk di tempat mereka,” kenang Abah Hafi.

apahabar.com

Suasana berbuka puasa di Masjid Nabawi sangat meriah. Foto-Istimewa

Usai berbuka, lanjut Abah Hafi, mereka dengan cekatan membereskan sisa-sisa makanan dengan waktu yang singkat. Sehingga jemaah bisa menggelar Salat Magrib berjemaah.

“Makanan yang disediakan untuk berbuka itu ditaruh di atas tikar plastik berukuran panjang. Setelah selesai tinggal digulung saja,” terangnya.

Abah Hafi menyebut, warga Madinah luar biasa dalam menyambut tamu-tamu Allah ketika Ramadan.

Di tahun 2016 lalu, sambung Abah Hafi, puasa di Tanah Suci berlangsung 14 hingga 15 jam lamanya. Namun baginya itu bukan kendala berarti.

“Selama 16 hari di Tanah Suci, hampir tidak ada kendala. Kita niatkan ibadah. Apalagi di tempat yang pahalanya dilipat-gandakan,” ucapnya.

Abah Hafi berkeinginan, kenangan itu bisa terulang lagi di tahun-tahun berikutnya.

“Mudah-mudahan ada yang kedua dan seterusnya,” harap Abah Hafi.

Baca Juga: Makanan Ini Disebut Bagus untuk Menjaga Tubuh Selama Puasa

Baca Juga: Mau Bantu Berbuka di Masjid Jami, Berikut Biayanya

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Habar

Berjalan Kaki dari Palangkaraya ke Martapura, Riduan Bingung Uangnya Tak Habis-Habis
apahabar.com

Habar

Menag: Persiapan Haji di Tanah Suci Beres, Amirul Hajj Belum Ditentukan
apahabar.com

Habar

Masjid di Amerika Dibuka, Jemaah Salat Harus Daftar Terlebih Dulu
apahabar.com

Habar

Mau Mengundang Ustadz Somad, Begini Alurnya
apahabar.com

Habar

Kemenlu: Soal Haji, Arab Saudi Belum Ambil Keputusan
apahabar.com

Habar

Mulawarman Peduli: Cerita Jemaah Haul Guru Sekumpul saat Menikmati Sajian Gratis Prajurit TNI
apahabar.com

Habar

Optimalkan Layanan, Saudi Libatkan Petugas Haji Musiman
apahabar.com

Habar

Lestarikan Tradisi Ulama, LDNU Banjar Gelar Kajian ‘Dakwah dengan Tulisan’
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com