Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri

Ratusan TKI Dideportasi ke Kaltara 2 Hari Berturut-turut

- Apahabar.com Sabtu, 25 Mei 2019 - 19:26 WIB

Ratusan TKI Dideportasi ke Kaltara 2 Hari Berturut-turut

ILUSTRASI tenaga kerja wanita. Foto-Liputan6.com

apahabar.com, NUNUKAN – Sebanyak 315 tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal yang bekerja di Negeri Sabah dipulangkan ke Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, selama dua hari berturut-turut oleh Pemerintah Malaysia, sejak Kamis hingga Jumat (24/5).

Data yang diperoleh dari Balai Pelayanan, Penempatan dan Perlindungan TKI (BP3TKI) Nunukan pada Kamis sebanyak 155 orang dan Jumat sebanyak 160 orang. Masing-masing berasal dari wilayah kerja Konsulat Jenderal RI Kota Kinabalu (87) dan KRI Tawau (73).

Dilansir Antara, Plh Kepala BP3TKI Nunukan, Arbain, menuturkan, pemulangan dilakukan setelah mereka menjalani hukuman selama berbulan-bulan di penjara Negeri Sabah.

Dari 315 TKI ilegal yang dipulangkan itu masing-masing 227 laki-laki, 76 perempuan, lima anak laki-laki dan tujuh anak perempuan.

Kedatangan TKI ilegal ini langsung ditangani oleh petugas kepolisian, TNI dan imigrasi serta kesehatan pelabuhan di Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan.

Selanjutnya, didata dan diwawancara oleh petugas imigrasi setempat terkait dengan pelangaran dan dokumen keimigrasian yang dimiliki selama bekerja di Negeri Sabah.

Setelah itu, kata Arbain, diserahkan kepada BP3TKI setempat untuk ditampung sementara di penampungan Rusunawa di Jalan Ujang Dewa Kelurahan Nunukan Selatan.

Berdasarkan hasil pendataan oleh aparat kepolisian, tidak memiliki dokumen sama sekali berangkat ke Negeri Sabah sebanyak 72 orang, memiliki paspor tanpa perpanjangan masa berlaku (17) dan kasus kriminal (1). Kemudian, memilih tinggal mencari pekerjaan di Kabupaten Nunukan sebanyak 71 orang dan pulang ke kampung halamannya (17).

Baca Juga: Aparat Masih Lakukan Pengamanan Ketat di Wilayah Gedung MK

Baca Juga: Kominfo: Medsos yang Tak Saring Hoaks Akan Diberi Sanksi

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Tiga Penyu Mati di Pulau Pari Akibat Sampah
apahabar.com

Nasional

Ali Day, Pernikahan Massal di Cina Tetap Digelar Saat Pandemi
apahabar.com

Nasional

Banyak Tak Percaya Data Covid-19, KSP: Pemerintah Tak Mungkin Bohong
apahabar.com

Nasional

Catet, Wisata di Togean Belum Dibuka Imbas Covid-19
apahabar.com

Nasional

Pemilu 2019, Telkomsel Catat Kenaikan Trafik di Empat Daerah
apahabar.com

Nasional

Andai Ibu Kota ke Kalimantan, Repnas: Kalsel Berpotensi Kembangkan Wisata Religi
apahabar.com

Nasional

Termasuk dari Kalsel, Jokowi Kukuhkan 8 Anggota Paskibraka Nasional 2020
apahabar.com

Nasional

Bawaslu: Dukungan JMSI Dibutuhkan untuk Pilkada Bermartabat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com