Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi! OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

Rupiah Diperkirakan Melemah Pasca Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi

- Apahabar.com     Selasa, 7 Mei 2019 - 11:35 WITA

Rupiah Diperkirakan Melemah Pasca Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi

Ilustrasi Uang Dolar. Foto-Kumparan/Aditia Noviansyah

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (7/5/2019), diperkirakan akan melemah usai rilis data pertumbuhan ekonomi kuartal I-2019.

Dilansir Antara, pada pukul 9.47 WIB, rupiah melemah 11 poin atau 0,08% ke posisi Rp 14.309 per dolar AS dibandingkan hari sebelumnya Rp 14.298 per dolar AS.

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih di Jakarta, Selasa (7/5/2019), mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Kuartal I-2019 tercatat 5,07% (tahun ke tahun/yoy), di bawah ekspektasi konsensus analis 5,2% (yoy).

“Dengan kinerja di bawah perkiraan ini tampaknya sulit untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 2019 sesuai asumsi APBN 2019 sebesar 5,3%. Kami perkirakan pertumbuhan ekonomi tahun 2019 sebesar 5,14%,” ujar Lana.

Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Stabil di Tahun Politik

Kinerja pertumbuhan ekonomi di kuartal I-2019 relatif datar dibandingkan kuartal I-2018 yang tercatat 5,06% (yoy). Secara kuartalan, ekonomi kuartal I-2019 tumbuh negatif 4,52% (kuartal ke kuartal/qtq), menurun dibandingkan kuartal I-2018 yang sebesar minus 0,51% (qtq).

Dari sisi lapangan usaha, sektor jasa-jasa memberikan andil pertumbuhan yang tertinggi diikuti sektor industri manufaktur, dan sektor perdagangan. Sedangkan dari sisi pengeluaran, sumber pertumbuhan utama berasal dari konsumsi rumah tangga, diikuti dengan investasi, dan net ekspor.

“Pengeluaran pemerintah melalui hajatan pemilihan umum tampaknya tidak cukup kuat mendorong pertumbuhan ekonomi bahkan melambat dibandingkan andil pada Q4-2018, tetapi lebih tinggi dibandingkan andilnya pada Q1-2018,” kata Lana.

Lana memprediksi rupiah hari ini berpotensi melemah menuju kisaran antara Rp 14.300 per dolar AS hingga Rp 14.330 per dolar AS.

Baca Juga: Rupiah Melemah Seiring Koreksi Mata Uang Asia

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Tarif Bagasi Lion Air Berbeda-beda, Simak Daftarnya
apahabar.com

Ekbis

Intip Strategi BI Bawa Rupiah Lebih Kuat dari Rp 14.500/US$
apahabar.com

Ekbis

Bos Inalum: Tak Perlu Khawatir Larangan Ekspor Nikel!

Ekbis

Akhir Pekan, Rupiah Kembali Diprediksi Melemah
Per Hari Ini, Harga Pertamax di Kalsel Jadi Rp 9.200

Ekbis

Per Hari Ini, Harga Pertamax di Kalsel Jadi Rp 9.200
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Rabu Pagi Bergerak Menguat
apahabar.com

Ekbis

Demo Berhenti, Rupiah Langsung Menguat

Ekbis

Pertamina Bantah LPG 3Kg di Kalimantan Selatan Langka
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com